99 Day'S

99 Day'S
Bagus kalau begitu



“ Selamat pagi Akila ” ujar Jazztin


“ Selamat pagi juga, ini sarapan buat kamu sudah siap ” ujar Akila


“ Sini sini aku yang pakaikan ” tambah Akila dengan membantu Jazztin menggunakan dasinya di sela sela memakaikannya Akila berkata


“ Dari dulu kamu tidak pernah berubah, selalu saja tidak bisa memasangkan dasi dengan benar ” ujar Akila dengan tersenyum


Setelah selesai memasangkan dasinya, Jazztin pun segera memakan sarapan dan menuju ke kantor, sebelumnya dia diberi tau ayahnya kalau ada sesuatu yang ingin dia bicarakan dengan dirinya, Jazztin pun berpamitan kepada Akila dan langsung pergi menuju kantor, setibanya di sana Jazztin langsung menuju keruangannya dan bertemu dengan ayahnya


“ Pagi, ayah ” ujar Jazztin menyapa ayahnya


“ Pagi juga Jazztin, duduklah sebentar lagi dia akan datang ” ujar ayahnya Jazztin


“ Iya ” ujar Jazztin


"Siapa sih yang di maksud sama ayah? " batin Jazztin


Tidak butuh waktu lama tiba tiba ada seseorang yang masuk keruangan Jazztin dan berkata


“ Selamat pagi, maaf aku terlambat ” ujar seseorang tersebut


Jazztin dan ayahnya yang mendengar suara seseorang pun langsung menoleh melihat siapa yang datang


“ Nana ” ujar Jazztin dengan terkejut


“ Oh, Jazztin ” ujar Elina


“ Kalian sudah saling mengenal satu sama lain ” ujar ayahnya Jazztin


“ Iya yah, dia temen aku pas aku sedang kuliah di Amerika ” ujar Jazztin


“ Bagus kalau begitu ” ujar ayahnya Jazztin


“ Bagus bagaimana maksud ayah? ” tanya Jazztin


“ Karna mulai sekarang, Elina akan jadi sekretaris kamu, kalau kalian sudah saling mengenal kan ayah tidak perlu repot repot mengenalkan kalian ” ujar ayahnya Jazztin


“ Oh, begitu ” ujar Jazztin


“ Iya Tuan, terimakasih ” ujar Elina


“ Jangan memanggilku tuan, panggil aja om ” ujar ayahnya Jazztin


“ Baik Tuan, oh maaf maksudku Om ” ujar Elina


Setelah pertemuan tersebut Elina berpamitan kepada Jazztin bahwa dia akan pergi ke ruangannya, mereka pun kembali ke pekerjaan mereka masing masing


Hari semakin gelap dan para karyawan lainnya pun juga sudah pulang, ada juga yang sedang lembur sampai tengah malam, Jazztin juga sedang merapikan dokumen dokumen di mejanya dan bersiap siap untuk pulang, sebelum dia pulang, dia sempat ke ruangan Elina


“ Nana ” ujar Jazztin sambil membuka pintu ruangan Elina


“ Iya ” ujar Elina menjawab panggilan Jazztin


“ Kenapa belum pulang? ” tanya Jazztin


“ Sebentar lagi aku akan pulang, aku selesaikan ini dulu ” ujar Elina


“ Aku akan menunggumu disini ” ujar Jazztin


“ Tidak usah, kamu pulang saja dan istirahat ” ujar Elina


“ Tapikan… ” ucapan Jazztin yang terpotong oleh ucapannya Elina


“ Kamu tenang aja, aku bawa mobil sendiri ” ujar Elina menatap Jazztin dengan tersenyum


“ Baiklah kalau begitu, aku pulang duluan, bye Na ” ujar Jazztin


“ Bye, hati hati dijalan ” ujar Elina sedikit berteriak


“ Iya ” ujar Jazztin


PENGUMUMAN


Sebelum itu Selamat Tahun Baru bagi semua orang, disini saya akan mengumumkan bahwa jadwal update saya rubah menjadi hari Kamis dan Jum'at pada pukul 06.00 WIB, dan terimakasih kepada semua orang yang telah membaca novel saya dan saya minta maaf jika novelnya kurang menarik atau ada kesalahan, di tahun ini saya berharap semua orang mendapatkan apa yang kalian inginkan dan semoga virus corana cepat hilang dan kita semua bisa melanjutkan aktivitas seperti biasanya, jangan lupa tetap pakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan kalian, sekian dari saya ndh_widia


Happy New Year Everyone