99 Day'S

99 Day'S
Pertemuan Kembali



Dan dia juga mencoba untuk menempis perasaannya kepada Jazztin dia tidak ingin karena perasaanya kepada Jazztin akan menghancurkan pertemanan mereka.


“ Bolehkah aku mengatakan sesuatu kepadamu Na? ” ujar Jazztin


“ Boleh mau ngomong apa? ” tanya Elina


“ Maafkan aku karna dulu aku telah menolak cintamu, jika kamu ingin kita bisa memulainya sekarang, dan aku juga akan mencoba mencintaimu ” ujar Jazztin sambil memegang tangan Elina


“ Jazztin, sudahlah masa lalu tidak usah dibahas lagi, dan aku tidak ingin memaksamu untuk mencintaiku kalau kamu tidak bisa, biarlah kita tetap seperti ini, kamu tenang saja aku tidak apa apa kok ” jelas Elina


“ Maafkan aku ” ujar Jazztin


“ Udahlah jangan dibahas lagi ok ” ujar Elina


“ Iya ” ujar Jazztin sambil tersenyum dan mengusap tangan Elina


Jazztin juga menceritakan semua masalahnya kepada Elina, dan selalu meminta saran kepada sahabatnya tersebut, dia juga mencerikan tentang kehidupannya semasa di Indonesia dan juga tentang dirinya dan Akila, Jazztin mencerikan semuanya kepada Elina, Jazztin sudah menganggap Elina sebagai saudaranya sendiri begitu


pula dengan Elina.


Dan tiba tiba saja Elina memutuskan untuk ke Australia, setelah keberangkatan Elina ke Australia tidak selang waktu lama Jazztin memutuskan juga untuk kembali ke Indonesia dan dia selalu mencoba untuk menghubungi sahabatnya tersebut untuk sekedar menanyakan kabarnya disana tapi tidak ada jawaban sama sekali dari Elina, setelah itu Jazztin dan Elina kehilangan kontak selama 1 tahun ini, dan tiba tiba Jazztin di kejutkan dengan kedatangannya di Indonesia.


“ Jazztin ” ujar seseorang tersebut dan berlari memeluk Jazztin


Jazztin tersenyum gembira dan menerima pelukan seseorang tersebut


“ Sudah lama menungguku? ” tanya Jazztin kepada seseorang di depannya


“ Tidak, kamu tenang aja ” ujar Elina


“ Ini buat kamu ” ujar Jazztin sambil memberikan sebuah buket bunga kepada Elina


“ Ya sudah ayo, langsung pulang kerumah atau jalan jalan dulu ” ujar Jazztin


“ Jalan jalan dulu, sudah lama kita tidak jalan jalan berdua ” ujar Elina


“ Baiklah ayo, biar aku aja yang bawa koper kamu ” ujar Jazztin


Mereka pun jalan jalan bersama menghabiskan waktu berdua, dan tanpa di sadari hari sudah menjelang malam, mereka pun memutuskan untuk pulang, Jazztin mengantarkan Elina kerumahnya, sesampainya di sana Elina langsung turun dan Jazztin membantunya untuk menurunkan kopernya dari bagasi mobil milik Jazztin


“ Hati hati dijalan ok, jangan ngebut ” ujar Elina


“ Iya Nana ” ujar Jazztin


Setelah itu Jazztin pun pulang ke apartementnya, disana dia melihat Akila yang sedang asyik dengan acara kesukaannya di televisi, Akila yang melihat Jazztin pulang pun langsung menanyakan sebuah pertanyaan kepada Jazztin


“ Mau aku siapkan makan malam? ” tanya Akila


“ Tidak usah, tadi aku juga sudah makan diluar ” ujar Jazztin


“ Baiklah ” Akila


Setelah mendengar jawaban Akila, Jazztin pun langsung pergi kekamarnya dan membersihkan dririnya, setelah selesai dia pun menemui Akila di ruang keluarga dan menonton televisi bersama sampai larut malam, dan mereka pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke kamar mereka masing masing.


Pagi hari pun tiba Akila bersiap siap, dan setelah selesai bersiap siap dia pun langsung ke dapur dan membuat sarapan untuk Jazztin, karena Jazztin akan mulai mengurus perusahaan milik ayahnya, di saat Akila sudah selesai menyiapkan sarapannya Jazztin, Akila melihat Jazztin yang sedang menuruni tangga dengan pakaian yang sangat rapi


“ Selamat pagi Akila ” ujar Jazztin


“ Selamat pagi juga, ini sarapan buat kamu sudah siap ” ujar Akila


“ Sini sini aku yang pakaikan ” tambah Akila dengan membantu Jazztin menggunakan dasinya di sela sela memakaikannya Akila berkata