ZeeVanya

ZeeVanya
Bab 71 Sweet ending



Acara berjalan dengan lancar, Zee terus menatap bangga pada istri kecilnya yang berhasil memenangkan kehormatan sebagai gaun terpilih oleh beberapa desainer dan disetujui oleh pemegang saham kampus Paris university dan akan di produksi secara masal.


Hal ini menjadikan Vanya sebagai salah satu murid Junior yang berprestasi dan mampu mengangkat levelnya lebih tinggi sejajar dengan para senior lainnya.


Setelah itu menjelang tengah malam, panitia acara sudah menyiapkan sebuah pesta kembang api yang akan di gelar di lapangan utama kampus.


Seluruh murid dan penghuni kampus berkumpul, beberapa tamu kehormatan duduk di podium khusus agar tidak berdesakan dengan para murid.


Zee dan Vanya ? mereka tidak ikut bergabung karena saat ini Zee lebih memilih membawa Vanya pergi ke suatu tempat.


Tempat romantis yang pasti Vanya sukai.


Zee membawa Vanya ke sebuah tempat di mana background menara Eiffel sangat terlihat jelas.


Sengaja Zee memesan sebuah rooftop kafe agar bisa menikmati sisa malam bersama sang istri.


Masih mengenakan gaun hasil rancangannya , dan Zee yang mengenakan setelan jas berwarna senada. Mereka tampak seperti pasangan couple yang serasi.


"Apa masih jauh Zee ? aku gak bisa lihat apapun nih." ucap Vanya saat Zee menutup matanya dengan kedua tangan.


"Sebentar lagi sampai, kamu percaya kan sama aku baby .." Zee menuntun dengan hati hati hingga ,


Saat tiba di rooftop yang dimaksud, Zee membuka mata sambil berkata,


"Surprise !!" ucapan Zee membuat Vanya terkagum.


Sebuah rooftop yang di desain dengan konsep romantis dengan banyak lampu warna warni serta sebuah meja dengan cahaya lilin yang temaram.


Latar belakang menara Eiffel yang menambah kesan manis membuat Vanya tak henti hentinya berdecak kagum .


"Ini sangat indah Zee, aku suka banget !" senyum manis terukir di bibir Vanya.


"Aku sendiri yang menyiapkan ini, untuk merayakan keberhasilan kamu hari ini. Mari kita duduk.." Zee menarik lembut tangan Vanya untuk duduk bersebelahan di sebuah sofa yang menghadap menara Eiffel.


Setelah keduanya duduk, tampak pelayan mulai menyiapkan makan malam romantis ala candle light dinner. Pasangan suami istri tersebut menikmati hidangan dengan sesekali melempar senyum dan sedikit mengobrol.


Tepat saat waktu menunjuk lewat tengah malam, Zee meraih kedua tangan Vanya dan berdiri berhadapan dengan sorot mata intens penuh rasa.


"Vanya, maaf untuk semua kesalahan yang pernah aku lakukan dulu. Aku bersumpah akan menjaga kamu seumur hidupku, aku akan menggantikan posisi mendiang ayah dan ibumu. Aku janji tidak akan pernah membuat kamu bersedih apalagi menangis. Please forgive me baby~"


Cup~


Zee mencium punggung tangan Vanya dengan lembut, hal ini membuat Vanya tersentuh. Banyak hal yang harus Vanya lewati untuk bisa sampai di fase ikhlas menerima semuanya.


"Zee, aku sudah bisa menerima semua yang terjadi pada hidup ku, aku sudah mengikhlaskan mendiang ayah dan ibu pergi untuk selamanya. Aku sudah maafin kamu kok ." ucap Vanya sambil tersenyum manis.


"Mari kita hidup bersama kedepannya kita ciptakan setiap momen bahagia, mari menua bersama ." ucap Zee terdengar lembut.


"Sure, mulai malam ini dan seterusnya mari kita hidup selayaknya pasangan suami istri yang bahagia sampai tua, kakek nenek bahkan sampai maut memisahkan." Vanya menarik Zee agar mendekatkan tubuh keduanya hingga menempel sempurna.


Tatapan keduanya sama sama penuh binar bahagia, lalu Zee tampak menjentikkan jarinya ke atas dan,


SYYUUTTT DHUARR !!


Rangkaian kembang api mulai meluncur menari di atas langit , "Satu lagi surprise untuk kamu istriku yang manis~" Zee dan Vanya menatap keindahan kembang api yang terus mewarnai langit Paris selama hampir setengah jam.


Malam itu menara Eiffel tampak semakin cantik kala rangkaian kembang api terus menari tiada henti, langit Paris di malam hari menjadi saksi dua insan yang berjanji akan memulai semuanya dari awal sebagai pasangan suami istri yang bahagia.


Alih alih menikmati pertunjukan kembang api, Zee dab Vanya justru semakin asik larut dalam cumbuan manis diatas sofa. Ciuman yang lembut membuai mengiringi pertukaran salive yang semakin membuat keduanya hanyut dalam suasana.


Baik Zee maupun Vanya menghabiskan malam romantis diatas rooftop dengan aktivitas yang lebih panas dari sekedar ciuman .


Tubuh mereka berdua ikut menggelora seiring waktu yang menunjukkan dini hari, sebuah percintaan manis di bawah langit yang bertabur bintang disertai semilir angin malam nan sejuk.


Kali ini keduanya benar benar merasakan nikmatnya bercinta berlandaskan perasaan yang sama, setiap gerakan dan gaya menjadi lebih nikmat dan candu seakan malam ini tidak ingin usai.


...--------TAMAT--------...