ZeeVanya

ZeeVanya
Bab 60 Pembalasan untuk Sabrina



Di tempat lain diwaktu yang sama..


Prankk !!


Ppyyaarr !!


Pprrannkkk !!


Seseorang mengamuk di dalam apartemen, semua benda yang ada di dekatnya di banting sembarangan, meja rias berisi aneka alat make up juga tampak porak poranda.


Sabrina sangat emosi saat ini usai melihat siaran langsung saat seorang teman di akun media sosial Insta gram menayangkan adegan dimana Zee yang masih berstatus pacarnya terang terangan menghampiri Vanya yang diduga sebagai wanita ja lang yang merebut sang pacar.


Dugaan perselingkuhan yang sekali lagi Sabrina saksikan secara langsung. "Belum sempat aku buat perhitungan dengan wanitaa sialan itu eh sekarang malah Zee yang terang terangan menemui si ja lang di kampus. BRENGSEK !!!"


Sabrina kembali mengobrak abrik kamar apartemen nya untuk meluapkan kekesalannya terhadap si Vanya. Ya menurut Sabrina disini semua adalah kesalahannya Vanya yang pasti sudah genit sekali mencari perhatian sang pacar.


Dengan nafas menderu menahan emosi , Sabrina meraih ponselnya dan mencoba menghubungi Zee.


...Nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan, silakan coba beberapa saat lagi....


Gagal terhubung dalam panggilan seluler membuat Sabrina melempar kasar ponselnya ke arah dinding.


Kemudian dengan langkah marah Sabrina menuju dapur untuk mengambil minuman alkohol yang selalu tersedia sewaktu waktu dirinya ingin minum tinggal ambil.


Glek.. Glek .. Glek..


Sabrina menenggak habis sebotol whisky dengan kadar alkohol lebih dari lima puluh persen.


Merasa belum cukup kembali Sabrina mengambil satu botol lainnya dan menenggak kasar sambil duduk bersandar disebuah kursi menghadap jendela .


Saat sedang menikmati fase mabuk karena ulahnya sendiri tiba tiba terdengar suara bell pintu apartemen berbunyi.


Tingg.. Tongg..


Dengan langkah gontai separuh sadar Sabrina membukakan pintu dan ternyata,


Beberapa orang pria tampak memaksa masuk ke dalam kamar apartemen Sabrina tanpa bisa dicegah.


Sabrina yang sempoyongan setengah sadar berusaha mengusir namun gagal.


Beberapa pria itu tampak membagi tugas, dengan sigap satu pria mengunci pintu dan yang lainnya membawa Sabrina secara paksa masuk ke dalam kamar dimana seorang lainnya tampak sibuk memasang beberapa kamera yang mengarah ke atas ranjang.


Brukk !!


Sabrina di dorong paksa hingga terjatuh diatas ranjang dengan posisi tubuh terkunci Sabrina berteriak namun percuma karena saat ini seorang pria tampak berhasil menyuntikkan satu dosis cairan lewat lengan tangan kanan Sabrina yang secara perlahan namun pasti membuat kesadaran Sabrina semakin berkurang hingga..


Tubuh Sabrina terasa lemah tak berdaya sekaligus hor ny tiba tiba. Beberapa kamera tampak menyoroti tubuh seksi Sabrina yang bagai gitar spanyol diatas ranjang mulai gelisah sampai tanpa Sabrina sadari jika satu persatu kain ditubuhnya lolos begitu saja.


Seorang pria tampak masuk ke dalam frame kamera, dengan posisi membelakangi kamera sehingga yang tersorot sepenuhnya hanyalah tubuh polos nan seksi Sabrina yang mulai di jamah oleh pria tersebut.


Jemari tangan pria itu tampak meraba setiap bagian lekuk tubuh Sabrina mulai dari ujung kaki terus naik sampai diantara pangkal paha , memainkan sebentar liang V yang seksi lalu semakin keatas lagi sampai pada dua gundukan payu dara yang mon tok menantang, ujung jemari pria itu tampak mengukir pucuk pu ting bergantian membuat si empunya merasa kepanasan seperti cacing.


"Ssshhh ahh ~" de sah an Sabrina terdengar seksi dan merintih menginginkan lebih.


Kemudian pria itu duduk di tepi ranjang sambil tetap memainkan ujung jemari melukis wajah sayu Sabrina , sentuhan yang sangat membuat merinding dimana saat ujung jemari itu tiba di permukaan bibir Sabrina dengan seksinya Sabrina menahan jemari itu dengan kedua tangan lalu menjilati dan menyesap seperti layaknya menikmati permen lolipop.


Pria itu memberi kode pada pria lainnya, jika obat telah beraksi dan beberapa pria lainnya ikut masuk ke dalam frame kamera dan memposisikan diri mereka masing masing di bagian tubuh Sabrina Tanpa menghalangi frame kamera.


Satu pria beradu saliva dengan bibir Sabrina yang tipis menggoda, lalu dua pria lainnya tampak menikmati gundukan kenyal disisi kiri dan kanan masing masing pria menghisap dan memainkan pucuk pu ting Sabrina dengan lidah basah mereka.


Sabrina yang dalam pengaruh mabuk di tambah dosis obat perang sang yang disuntikkan membuat dia merespon setiap rang sangan seperti seorang ja lang profesional.


Sabrina membuka kedua kakinya dengan lebar dimana seorang pria lainnya tengah bersiap memainkan liang seng gama dengan lidah.


Slurrp~ slurrp~ slurrp~ pria yang berada di posisi pangkal paha tampak sengaja bermain pelan.


Lidahnya mengobrak abrik celah V dengan sesekali ditambah gerakan ciuman French kiss, me lu mat, menyesap dan menarik pelan memainkan titik kenikmatan setiap wanita.


Tubuh Sabrina menggelinjang mendapatkan pelayanan oleh empat pria asing yang tidak satu pun dia kenal.


Rasa nikmat yang nagih membuat Sabrina meliukk liukkan tubuhnya meminta sentuhan yang lebih basah.


Pria yang satu jarinya dihisap oleh mulut nakal Sabrina kini tengah kembali beradu lidah lewat ciuman french kiss yang liar. Pria itu menahan tengkuk leher Sabrina agar lebih bisa menengguk lebih dalam kenikmatan dalam berciuman.


Sedangkan dua pria lainnya yang masih menikmati masing masing satu payu dara tampak semakin liar membasahi permukaan payu dara Sabrina dengan saliva sambil menyesap kuat menciptakan tanda kemerahan yang tidak cukup hanya satu.


Tangan dua pria itu juga tidak mau tinggal diam, mereka meremas kuat sambil terus memainkan pu ting.


Serangan pada kedua pu Ting membuat sesuatu di bagian bawah terasa semakin gatal. Sabrina sampai mengangkat pinggulnya supaya pria dibawah sana menusuk sesuatu lebih dalam.


Pria di bagian bawah sampai harus menahan kedua kaki Sabrina agar tidak bergerak liar , dan dengan keahlian nya pria itu benar benar menusuk liang V Sabrina dengan lidahnya yang terasa kasar dan panas.


Jless~ jless~ jless~


Setiap tusukan lidah membuat Sabrina menggila, tak cukup sampai disitu pria itu menarik lidahnya kemudian kembali lidah panasnya bermain memanjakan biji kli to ris Sabrina yang semakin terasa kencang sambil dua jemari mengobrak abrik di dalam liang yang semakin terasa basah berlendir.


"Ahh .. iya itu jangan berhenti ahh !!" racau Sabrina di sela aktifitas mesumnya di gempur oleh empat orang pria dewasa bertubuh kekar dan seperti nya stamina mereka juga sangat kuat.


"Akhh i can't take it !! " jerit Sabrina saat mencapai prose pelepasan yang pertama.


Aahhh πŸ’¦πŸ’¦πŸ’¦


Huhh.. huh.. huhh.. nafas Sabrina ngos ngosan saat ini seperti habis lari maraton.


Belum selesai otot rahimnya berkedut menikmati pelepasannya tiba tiba saja salah seorang pria mengarah kan batang tegaknya bersiap untuk memasuki liang berlendir Sabrina.


JLEBB !!


AKKHHH !!


Kembali Sabrina menjerit kaget bercampur enak saat rudal tegak itu memompa pelan liangnya yang basah.


Satu orang pria menghentak bermain di bawah membuat tiga pria lainnya juga terpancing untuk melakukan hal yang sama,


Satu pria meminta Sabrina mengu lum batang tegak ke dalam mulutnya yang sensual .


Mmpphh~ mmpphh~ terasa penuh mulut Sabrina saat benda tegak itu seakan menusuk sampai kerongkongan, pria itu tampak menikmati wajah sa nge Sabrina .


Dua pria yang tadinya menikmati masing masing satu payudara kini keduanya meraih tangan lentik Sabrina agar me ngo cok benda tegak mereka yang sudah sangat ON seperti dua rekan lainnya.


Tersiksa ? ya seharusnya itu yang Sabrina rasakan tapi kenyataannya saat ini dalam rekaman video tampak Sabrina justru seperti sangat menikmati semuanya.


Sabrina seperti nge fly , mungkin jika dirinya tersadar nanti pasti akan merutuki semua yang dia alami.