WHEN I FOLLOW MY HEART

WHEN I FOLLOW MY HEART
61. Ingatan Masa Lalu



Javier membawa Luna pergi dari rumah Gabriel untuk mengajaknya pulang,setelah dirinya meminta izin pada sang tuan rumah. Di lain tempat Bryan sedang menyendiri di sebuah taman dengan ditemani sebotol minuman beralkohol,sesekali Bryan menyesap minuman tersebut sambil menatap lurus pada ke arah taman yang tidak jauh dari pemukiman warga. Pandangan mata Bryan sudah mulai tidak fokus sehingga sekelebatan Bryan menangkap siluet seorang wanita yang begitu dikenalnya. 


"Luna…." Gumam Bryan


Tanpa sadar pria itu berjalan mengikuti ke mana arah gadis itu pergi,saat didekat gudang Bryan begitu senang karena sudah menemukan gadis tersebut.  Gadis itu pun berbalik dan begitu terkejut saat menemukan seorang pria yang sedang menatap dirinya begitu tajam dengan senyuman yang begitu mengerikan menurut Claudia. Ya,gadis itu adalah Claudia. (Ingat part dimana Claudia menceritakan kejadian yang sebenarnya malam itu pada Leon di rumah sakit,nah sekarang kita akan tahu kilas cerita versi Bryan,jadi biar para pembaca gak saling menyalahkan Bryan atau Claudia ya 🥰).


"Ma-maaf tuan saya hanya ingin lewat." Ucap Claudia saat Bryan menghalanginya saat ingin lewat. 


"Kamu ingin kemana Luna…. Aku mencintaimu Luna… Aku lebih mencintaimu dan lebih pantas memilikimu dibandingkan pria itu,Luna…" Bryan berteriak di depan Claudia dan membuat gadis itu menunduk dan takut pada pria yang berada di hadapannya itu.


"Ma-maaf tuan,a-anda salah o-orang…" jawab Claudia yang begitu takut,gadis itu bahkan semakin mengeratkan genggaman tali tas yang dikenakannya. Claudia mencoba menghindar dan berjalan ke arah sisi lain,tapi dengan cepat  Bryan menangkap Claudia dan menyeretnya masuk ke dalam gudang yang sudah tidak terpakai itu.


Bryan menghempaskan tubuh Claudia ke lantai tanpa alas apapun dengan cukup kasar. Claudia merintih saat merasakan sakit pada tubuhnya,bahkan tangannya mengeluarkan darah saat terkena serpihan kaca yang banyak sekali berada di lantai gudang tersebut. Tubuh Claudia bergetar saat Bryan sudah membuka jaket yang dikenakannya dan membuangnya asal,lalu pria itu membuka ikat pinggang yang digunakannya dan segera berjalan mendekat ke arah Claudia. 


Claudia berusaha menghindar dengan cara mengesot,entah kenapa kaki-kaki Claudia terasa lemas dan  tidak dapat digerakkan. Claudia masih terus berusaha menghindari Bryan yang terus berjalan ke arahnya dengan menenteng ikat pinggang miliknya. Langkah Bryan semakin cepat,hingga akhirnya Claudia berteriak saat Bryan mendekap dan mencium bibir  Claudia begitu kasar. Claudia terus mendorong dan memberontak agar dapat menghindar dan kabur dari tempat itu,tapi sayang tenaganya sudah habis terkuras karena terus memberontak tambah lagi tenaganya juga kalah dengan tenaga Bryan yang sedang dalam pengaruh minuman beralkohol.


Bryan berhasil merobek pakaian Claudia dan bahkan pria itu juga sudah berhasil merenggut mahkota milik Claudia. Claudia sudah begitu pasrah karena memberontak pun percuma,tubuhnya sudah begitu lemas dan tidak berdaya. Dalam permainannya Bryan terus meracau kan nama Lunara,membuat Claudia begitu membenci nama itu. Bagaimana tidak begitu benci dengan  nama itu,karena orang yang memiliki nama itu membuat Claudia harus kehilangan hal yang paling berharga dalam hidupnya. Airmata Claudia menetes,Claudia hancur,menangis dalam diam bahkan suara isakannya pun tidak dapat terdengar lagi. Bryan masih terus memompa tubuh Claudia tanpa memperdulikan air mata yang mengalir tanpa henti dari sudut mata Claudia.


Bryan kembali berjalan sempoyongan menuju mobilnya,sesekali dirinya memijat pelipisnya karena pusing yang mendera dirinya. Bryan masuk ke dalam mobil dan merebahkan kepalanya ke sandaran kursi mobil  dan kemudian barulah dirinya menyalakan mesin mobil. Bryan mengendarai mobilnya begitu cepat menuju jalan raya,karena Byran mengemudi terlalu cepat sehingga dirinya tidak menyadari kalau lampu lalu lintas menunjukkan warna merah,ia menerobos lampu merah dan fatalnya lagi Bryan tidak menyadari ada sebuah truk melaju begitu cepat sehingga terjadilah tabrakan dengan dentuman begitu keras yang mengakibatkan mobil Bryan berguling dan terpental cukup jauh.


Bryan segera dibawa ke rumah sakit,setelah ambulan datang dan melakukan pertolongan pertama. Wanita paruh baya datang bersama beberapa orang berbadan kekar dengan setelan serba hitam berjalan begitu terburu-buru menuju ruang operasi. Bryan kini sedang dalam penanganan dokter spesialis untuk melakukan operasi. Beberapa jam kemudian operasi berjalan lancar,dokter mengatakan kalau Bryan mengalami cedera otak traumatis yang dimana salah satu cedera yang berbahaya. Cedera ini diakibatkan oleh guncangan atau hantaman keras pada kepala hingga mempengaruhi sel-sel otak seseorang untuk sementara waktu. 


Kondisi ini dapat menyebabkan memar, jaringan robek, perdarahan dan kerusakan fisik lainnya. Cedera otak adalah yang paling ditakuti, karena dapat menimbulkan efek jangka panjang atau komplikasi yang mengancam jiwa. Dokter juga mengatakan beberapa gejala bisa terlihat tak lama setelah kecelakaan terjadi. Namun, gejala lainnya baru akan muncul beberapa hari hingga beberapa minggu kemudian setelah pasien sadar dari komanya. 


Kedua orang tua Bryan tidak tinggal di negara T,Bryan disana tinggal hanya dengan neneknya. Maka dari itu kedua orang tua Bryan meminta putranya itu untuk dipindahkan ke negara S dimana mereka tinggal saat ini dan bukan hanya alasan itu saja Bryan dipindahkan ke negara tersebut, semuanya demi kesembuhan Bryan agar ia mendapatkan pelayanan medis terbaik disana. Kedua orang tua Bryan juga menutup segala akses mengenai Bryan sehingga tidak ada satupun yang mengetahui keberadaan Bryan. 


Leon dan dan teman-temannya mengetahui akan tentang kecelakaan yang dialami oleh Bryan,karena pada saat itu Javier juga berada di rumah sakit tersebut sebagai dokter magang. Tapi,saat mereka ingin menjenguk Bryan,mereka tidak menemukan Bryan di rumah sakit itu karena pria itu sudah dibawa ke rumah sakit negara S oleh kedua orang tuanya. 


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


Hai,kemarin-kemarin aku sempat baca komentar tentang usia Wilona dan Leon. Jadi aku akan memperjelas sedikit disini biar gak bingung lagi. Wilona dan Leon memang berbeda usia bisa dikatakan lebih tua Wilona dua tahun,jadi pada saat Wilona berusia satu tahun,Elsa istri Averus dinyatakan hamil. Kalau nanti ada yang bertanya kenapa bisa hamil sedangkan Averus saja gak cinta sama Elsa,helooo… Averus juga pria normal genks,ibarat kata kucing dikasih daging pasti gak nolak kahn?? Setelah Wilona berusia dua tahun barulah Leon lahir,Leon terlahir dengan kemampuan daya ingat yang luar biasa,maka dari itu dirinya bisa lebih cepat menyelesaikan studinya. Jadi,jangan heran kalau Leon lebih dulu lulus kuliah dari pada Wilona dan sudah menjadi CEO di usia muda. Jadi,dari sini paham ya…. Kalau tidak paham mungkin para reader butuh Le Mineral biar ada sweet sweet nya gitu… Ahaaaaayyyy…. Terus kenapa gak aku revisi ceritanya? untuk revisi kan juga butuh waktu ya... jujur saja Author juga lagi sibuk-sibuknya,jika ada waktu luang nanti akan diperbaiki semua ceritanya.