
Seorang wanita cantik memasuki ruangan Aldo dengan begitu anggun ya.
"Aldo..." Aldo mengangkat wajahnya dan menemukan mantannya yang lagi-lagi berkunjung untuk kesekian kalinya.
"Apa yang kau lakukan disini Ara?" tanyanya dengan memijat pelipisnya yang berdenyut sakit. Jangan sampai Aileen melihat ini masalahnya mereka baru saja baikan kemarin.
"Tidak ada, hanya rindu denganmu saja." ucap Ara dengan berseri-seri diwajahnya. Baru saja dia hendak mendekat ke arah Aldo pintu ruangannya sudah terbuka dan masuklah wanita cantik.
"Ah ternyata disini kau?" ucap tajam seorang wanita yang berada di balik tubuh Ara. Sontak Ara berbalik dan mendapati seorang wanita.
"Siapa kau?" tanya Ara dengan tidak suka.
"Kau bukan kah mantan Aldo? si buaya itu?" Aldo menghembuskan nafas kasar saat kekasihnya itu kembali memangilnya buaya.
"Siapa kau? sopan sekali omongan mu?" tunjuk Ara didepan wajah Aileen.
"Aku siapa?" tunjuk Aileen ke arah dirinya sendiri.
"Perkenalkan aku adalah ibu dari Arion dan Azura." ucapnya dengan lantang.
Ara terkejut mendengarnya, bukannya ibu kandung sikembar adalah Vero?.
"Kau jangan bercanda gadis kecil. Jelas ibu kandungnya itu Vero." jawab Ara dengan penuh emosi.
"Duh itukan dulu, sekarang ibu kandungnya adalah aku. Mending Tante pergi aja jangan ganggu hubungan orang kalau tidak mau disebut pelakor." Ara mengeram marah mendengar penuturan bocah didepannya ini.
"Heh bocah, mimpi mu terlalu tinggi untuk menggapai Aldo."
Aileen tertawa mendengarnya, "Hahahaha bukankah Anda mimpi anda yang terlalu tinggi?"
"Ara sebaiknya kau pergi, hubungan kita sudah berakhir lama. Jangan ganggu kehidupan ku lagi." Ara mendengus kesal mendengar intrupsi dari Aldo. Jika Aldo sudah begini maka ia tidak dapat melangkah lebih jauh lagi.
terlihat sangat glamor bahkan mengalahkan keglamoran Vero mantan istri Aldo.
Terlihat dari pakaiannya yang terlihat bermerek dari bawah sampai atas. Serta proposal tubuh tubuh kekasih Aldo yang sangat bagus.
Tubuh yang seksi, payudara yang besar dan pantat yang oke, serta nilai plus wajah kekasih Aldo yang tampak dewasa membuat kesan seksi tersendiri. Ia juga dapat merasakan aura tak biasa dari dalam diri kekasih Aldo.
"Ah...sudahlah ini tidak akan berjalan sesuai rencana." Ara menyerah, ia tidak bisa menggapai Aldo lagi. Saingannya sangat kuat untuk ia lengserkan. Walaupun anak-anak tapi sepertinya dia bisa mengimbangi Aldo.
...❤️❤️❤️...
"Wah...sepertinya ruangan mu sering sekali didatangi oleh mantan ya, sayang." ucap ku dengan tersenyum lebar.
"Aileen aku bisa jelaskan dulu." aku menggelengkan kepalaku dan menutup mulutnya dengan telapak tanganku.
"Iya aku tahu kau tidak akan berkhianat dengan ku bukan? terima kasih karena telah memilihku dari sekian banyaknya mantan mu."
"Sepertinya aku harus mengurus mantan-mantanmu yang akan terus berkeliaran disini. Aku akan memberantas mereka tanpa sisa." ucapku dengan penuh tekad.
"Jangan paksakan diri sayang, tidak baik."
"Tidak, aku hanya ingin melindungi milikku dari sentuhan wanita lain."
Aldo menganggukan kepalanya, inilah rasanya menjalin kasih dengan seorang adik mafia dan psychopat seperti rimba.
Pasti Rimba sudah mendidik Aileen untuk menjaga apa yang seharusnya menjadi miliknya agar tidak di ganggu oleh orang lain.
melihat bagaimana dekatnya Rimba dengan Aileen sudah tidak diragukan lagi jika Aileen akan terbawa akan sifat Rimba suatu saat nanti.