The Journey of Love

The Journey of Love
End



Wubai mendengar teriakan linxi yang mulai melemah ,


" Tuan , suara itu ada di arah selatan ". Kata salah satu pasukan .


Mereka segera menuju sumber dari suara linxi .


Wubai melihat linxi yang di gantung di atas pohon tinggi.


Wubai hampir saja tidak bisa mengendalikan diri untuk menghampirinya , beruntung salah satu pasukan yang cerdas mencegah wubai untuk tidak terburu - buru .


" Kita tidak boleh gegabah tuan , lebih baik lihat kondisi ." Kata Lu Jing .


" Aku tidak tahan melihat putri Linxi seperti itu". Ujar wubai .


Lu Jing memanggil seluruh pasukan untuk mengepung tempat yang saat ini menjadi target sasaran.


" Amankan selir yang agar tidak bertindak ". Kata lu Jing.


Kaisar Qi dan Chu Xia menyusul wubai untuk mencari keberadaan linxi , Linqi memohon untuk ikut dengan mereka .


" Biarkan Linqi ikut ". Kata Chu Xia .


" Dia adalah pangeran mahkota , seharusnya tidak boleh keluar untuk saat ini ". Kata kaisar Qi .


" Linqi , ikutlah dengan ibu ". Kata Chu Xia.


" Xiaxia ".


Chu Xia tidak menghiraukan perkataan kaisar Qi , dia pergi dengan putranya .


Saat ini wubai dan lu Jing memasang tali ke atas pohon untuk menyelamatkan linxi , menyelamatkan dari bawah sangat berbahaya karena selir yang pasti sudah merencanakan hal yang tak terduga .


Lu Jing memastikan kepada pasukan untuk tetap berhati - hati di setiap lingkaran tempat karena bisa jadi selir yang memasang jebakan .


Lu Jing sangat berpengalaman bahkan sering kali mendapatkan hal serupa.


" Putri Linxi ." lirih wubai .


" Wubai , aku senang kau datang ". memeluk wubai .


" Jangan seperti ini , ayo pegang yang kuat karena aku akan membawamu ." kata Wubai .


Wubai memotong tali yang menggantung linxi , tali itu seketika mengejutkan selir yang .


" Yelan !! Gu Heng , Hu Yin cepat kejar bedebah itu , sialan si wubai benar - benar menggagalkan rencanaku ". Umpat selir yang .


Ketika para pengawal suruhan selir yang keluar dari lingkaran tempat , seluruh pasukan segera muncul dan menangkap pengawal selir yang .


" Kita di jebak ". Kata gu Heng .


" Kalian telah berhianat . Dasar kau bodoh , keluargamu akan mendapatkan hukuman karena terlibat penculikan Putri linxi ". Ujar salah satu pasukan .


Selir yang mulai frustasi pasalnya tidak ada yang bisa menyelamatkan ayahnya lagi , bahkan dirinya sedang terancam .


Yelan ingin kabur namun selir yang menariknya .


" Kau tidak boleh meninggalkanku Yelan , kita harus menghadapi masalah bersama ." kata selir yang .


" selir , ini adalah salahmu. Aku tidak ingin terlibat ". Kata Yelan .


*Plak*


Selir yang menampar Yelan dengan sangat keras hingga wanita itu terpental ke tanah .


" Beraninya kau mengatakan seperti itu , kau adalah pelayanku ". Ketus selir yang .


Kaisar Qi sudah sampai di tempat , dengan di antar oleh pasukan yang menemani wubai bahkan mengatakan jika jangan mendekati tempat dimana selir yang berada di lingkaran tempat itu.


Para pasukan mencari jebakan di sekeliling lingkaran dan menemukan perangkap tersembunyi.


" Bawa wanita itu ". Kata Kaisar Qi .


Wubai membawa linxi untuk bertemu dengan kaisar Qi dan Chu Xia .


" Pergilah , dia adalah ibumu yang tulus menyayangimu . Dia tidak pernah melakukan kejahatan padamu , jangan ragu ". Nasehat wubai .


Linxi merasa malu , karena selama ini dia selalu membangkang bahkan membandingkan kasih sayang . Kini Linxi menyesalinya dan menangis .


" Linxi ?". Teriak Chu Xia .


" Ibunda ". lirih linxi .


" Ayo pergilah ." titah wubai .


Linxi menghampiri Chu Xia dan memeluknya , dia menangis tersedu - sedu seraya mengucapkan maaf berulang kali .


" Maafkan aku , aku selalu melukai ibu ". Kata Linxi .


" Ibu tidak pernah merasa tersakiti , itu semua karena kau di hasut oleh wanita itu ". Gumam Chu Xia .


" Aku meragukan ibu , itu sungguh dosa besar . Selama ini aku tahu jika , ibulah yang telah melahirkanku dengan mempertaruhkan nyawa ". kata Linxi .


" Hei linxi , kau jangan banyak bicara lagi . Lihatlah ayahanda kau hiraukan ". Sambar Linqi .


" Ayah ". Linxi memeluk kaisar Qi.


" Dengarkan ayah , mulai hari ini patuhlah pada ibumu ." saran kaisar Qi .


" Baik ayah , aku akan mengalahkan Linqi ." kata Linxi .


Selir Yang di tahan bersama Yelan , pelayannya .


Keesokan harinya adalah hukuman perdana menteri yang .


Kaisar Qi memaksa selir yang untuk melihat ayahnya secara langsung bahkan di depan kedua matanya .


*Tak*


Darahnya memuncrat tepat pada wajah selir yang , seketika itu juga wanita itu menjadi tidak waras .


Selir yang sering tertawa dan menangis tiba - tiba .


Kini Linxi sudah menjadi seorang putri yang penurut bahkan tidak menjadi pembangkang lagi .


Chu Xia dan kaisar Qi bangga karena memiliki putra dan putri yang bisa menjadi teladan.


" Xiaxia ? Apakah kau tidak ingin memberikan adik kepada mereka ." goda kaisar Qi.


" Aku sudah hamil , kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan yang mulia ." gumam Chu Xia .


" Kau hamil ?". Terkejut .


" Ya , tapi bercanda . Hahahaha ."


Keduanya saling bergurau bahkan seperti ketika masih muda dulu , Kaisar Qi dan Chu Xia sudah bahagia .


Kisah Perjalanan cinta mereka meski rumit namun sudah di lalui dengan suka dan duka.


Sampai jumpa di judul lainnya ya , author sudah menyiapkan judul baru untuk kalian tentu sangat menarik 👌☺️☺️ terima kasih karena sejauh ini sudah menemani author sampai selesai.


Judul terbaru , silahkan mampir ❤️ terima kasih .