The Journey of Love

The Journey of Love
Menikah



Bangsawan Chu menghampiri Meisi atau Chu Xia untuk memberitahu jika pada hari ini dia akan memberi restu dan mendoakan putrinya untuk melaksanakan pernikahan .


" Ayah , sebenarnya ada apa ini ? ". Tanya sekali lagi .


" Bukankah aku sudah memberitahumu sebelumnya , hari ini kita akan meresmikannya ." Kata kaisar Qi.


Seketika tubuh Meisi berdesir bahkan tidak menduga jika kaisar benar - benar akan menikahinya walaupun tidak di depan semua menteri namun cukup di hadapan keluarganya .


Tiba - tiba datang seorang pria yang mengejutkan.


Meisi belum mengenal pria itu namun bayang - bayangnya sudah berputar - putar dalam benaknya .


" Siapa lagi pria ini mengapa rasanya sangat tidak asing untukku , bahkan di dalam ingatanku dia adalah yang paling dekat ". Gumam Meisi dalam hatinya .


Meisi memegang kepalanya karena menahan rasa sakit , secepatnya kaisar Qi menyanggah tubuh Meisi .


" Tidak perlu memaksa untuk mengingatnya lagi ". Kata Kaisar Qi .


" Yang mulia , aku merasa dia adalah pria yang paling dekat denganku . Jangan - jangan ". Mulai berprasangka buruk .


Bangsawan Chu segera membawa pria itu untuk mendekati putrinya .


" Lepaskan cadar itu nak ". titah bangsawan Chu pada meisi .


Kaisar Qi membantu Meisi untuk membukanya dan pria yang saat ini bersama bangsawan Chu terperanjat bahkan langsung memeluk Meisi dengan erat .


" Xiaxia , kau masih hidup . Apakah ini benar - benar kau ". lirih pria itu sambil mendekap tubuh Meisi .


Meisi hanya terdiam bahkan tidak tahu bagaimana cara menghadapi pria yang saat ini mendekapnya .


" Dia adalah kakakmu ". Ucap kaisar Qi .


Seketika Meisi langsung menatap penuh haru pada pria yang di sebutkan sebagai kakaknya .


" Chu Xian adalah kakakmu nak , dia paling menjagamu selama ini . Aku bersyukur kalian semua masih hidup ". lirih bangsawan Chu .


" Kakak , dia adalah kakakku ". Ucap Meisi .


" Xiaxia ? Selama ini aku selalu berdoa untukmu dan selalu berharap jika kau masih hidup dan ternyata itu benar adanya , doaku telah di dengar bahkan aku sangat bahagia karena kau telah kembali ". Ujar Chu Xian .


" Namun , aku masih tidak mengingat semuanya kakak ". Ungkap Meisi .


Chu Xian melihat ke arah bangsawan Chu bahkan juga ke arah kaisar Qi.


" Lalu mengapa kau mengingat yang mulia dan ayah ". Chu Xian merasa heran.


" Entahlah , tapi pertama kali melihatmu pun aku merasa sangat dekat dan tidak asing ". Kata Meisi .


" Yang mulia , mengapa harus menikahiku ?". tanya Meisi .


" Karena kalian adalah takdir ". Sambung Chu Xian .


Bangsawan Chu tersenyum penuh dengan kebahagiaan , bahkan menceritakan bagaimana kaisar terdahulu menjodohkan putranya dengan Chu Xia meskipun masih berada di dalam kandungan .


" Xian'er bantu mereka untuk segera menyelesaikan pernikahan ". Titah bangsawan Chu .


Malam ini Meisi sudah resmi menjadi istri kaisar Qi .


" Acara sudah selesai mari kita kembali ke istana , istriku. " ucap kaisar Qi .


" Bukankah pernikahan kita tidak boleh ada yang mengetahuinya , mengapa kau terlalu terang - terangan memanggilku istri ".


" Siapa yang mengatakan itu ? Kau saja yang berpikir seperti itu , mulai malam ini kau adalah istriku bahkan berhak atas segalanya". Kata kaisar Qi .


" Bagaimana jika kedua selirmu mengetahuinya ".


" Itu malah bagus ". Ujar Kaisar Qi.


Meisi benar - benar sudah di buat bingung oleh kaisar Qi .


Saat ini keduanya sedang berjalan menuju istana , tiba - tiba melihat bayangan hitam menuju ke sebuah tempat .


Kaisar Qi meminta Meisi untuk kembali terlebih dahulu namun dia tidak ingin meninggalkan suaminya .


" Aku tidak akan pergi ." kata Meisi .


" Kali ini saja Meisi , kau tidak boleh terluka ".


" Bagiamana denganmu ? Kau pikir aku ini wanita yang lemah ". mulai emosi .


" Keras kepala sekali , baiklah ".


Keduanya pergi untuk menyelidiki bersama bahkan di dalam hati kaisar Qi sangat menghawatirkan Meisi .


" Jika dia masih keras kepala seperti ini maka akan sangat bahaya ". Gumam kaisar Qi di dalam hati .


Kaisar Qi langsung melakukan tindakan untuk membuat meisi pingsan .


" Maafkan aku , karena ini sangat bahaya untukmu ." Kata Kaisar Qi.


Untuk sementara waktu , kaisar Qi meminta pengawal bayangannya membawa Meisi di tempat yang aman karena malam ini dia akan menyelesaikan misinya .