
Bangsawan Chu menghampiri Meisi atau Chu Xia untuk memberitahu jika pada hari ini dia akan memberi restu dan mendoakan putrinya untuk melaksanakan pernikahan .
" Ayah , sebenarnya ada apa ini ? ". Tanya sekali lagi .
" Bukankah aku sudah memberitahumu sebelumnya , hari ini kita akan meresmikannya ." Kata kaisar Qi.
Seketika tubuh Meisi berdesir bahkan tidak menduga jika kaisar benar - benar akan menikahinya walaupun tidak di depan semua menteri namun cukup di hadapan keluarganya .
Tiba - tiba datang seorang pria yang mengejutkan.
Meisi belum mengenal pria itu namun bayang - bayangnya sudah berputar - putar dalam benaknya .
" Siapa lagi pria ini mengapa rasanya sangat tidak asing untukku , bahkan di dalam ingatanku dia adalah yang paling dekat ". Gumam Meisi dalam hatinya .
Meisi memegang kepalanya karena menahan rasa sakit , secepatnya kaisar Qi menyanggah tubuh Meisi .
" Tidak perlu memaksa untuk mengingatnya lagi ". Kata Kaisar Qi .
" Yang mulia , aku merasa dia adalah pria yang paling dekat denganku . Jangan - jangan ". Mulai berprasangka buruk .
Bangsawan Chu segera membawa pria itu untuk mendekati putrinya .
" Lepaskan cadar itu nak ". titah bangsawan Chu pada meisi .
Kaisar Qi membantu Meisi untuk membukanya dan pria yang saat ini bersama bangsawan Chu terperanjat bahkan langsung memeluk Meisi dengan erat .
" Xiaxia , kau masih hidup . Apakah ini benar - benar kau ". lirih pria itu sambil mendekap tubuh Meisi .
Meisi hanya terdiam bahkan tidak tahu bagaimana cara menghadapi pria yang saat ini mendekapnya .
" Dia adalah kakakmu ". Ucap kaisar Qi .
Seketika Meisi langsung menatap penuh haru pada pria yang di sebutkan sebagai kakaknya .
" Chu Xian adalah kakakmu nak , dia paling menjagamu selama ini . Aku bersyukur kalian semua masih hidup ". lirih bangsawan Chu .
" Kakak , dia adalah kakakku ". Ucap Meisi .
" Xiaxia ? Selama ini aku selalu berdoa untukmu dan selalu berharap jika kau masih hidup dan ternyata itu benar adanya , doaku telah di dengar bahkan aku sangat bahagia karena kau telah kembali ". Ujar Chu Xian .
" Namun , aku masih tidak mengingat semuanya kakak ". Ungkap Meisi .
Chu Xian melihat ke arah bangsawan Chu bahkan juga ke arah kaisar Qi.
" Lalu mengapa kau mengingat yang mulia dan ayah ". Chu Xian merasa heran.
" Entahlah , tapi pertama kali melihatmu pun aku merasa sangat dekat dan tidak asing ". Kata Meisi .
" Yang mulia , mengapa harus menikahiku ?". tanya Meisi .
" Karena kalian adalah takdir ". Sambung Chu Xian .
Bangsawan Chu tersenyum penuh dengan kebahagiaan , bahkan menceritakan bagaimana kaisar terdahulu menjodohkan putranya dengan Chu Xia meskipun masih berada di dalam kandungan .
" Xian'er bantu mereka untuk segera menyelesaikan pernikahan ". Titah bangsawan Chu .
Malam ini Meisi sudah resmi menjadi istri kaisar Qi .
" Acara sudah selesai mari kita kembali ke istana , istriku. " ucap kaisar Qi .
" Bukankah pernikahan kita tidak boleh ada yang mengetahuinya , mengapa kau terlalu terang - terangan memanggilku istri ".
" Siapa yang mengatakan itu ? Kau saja yang berpikir seperti itu , mulai malam ini kau adalah istriku bahkan berhak atas segalanya". Kata kaisar Qi .
" Bagaimana jika kedua selirmu mengetahuinya ".
" Itu malah bagus ". Ujar Kaisar Qi.
Meisi benar - benar sudah di buat bingung oleh kaisar Qi .
Saat ini keduanya sedang berjalan menuju istana , tiba - tiba melihat bayangan hitam menuju ke sebuah tempat .
Kaisar Qi meminta Meisi untuk kembali terlebih dahulu namun dia tidak ingin meninggalkan suaminya .
" Aku tidak akan pergi ." kata Meisi .
" Kali ini saja Meisi , kau tidak boleh terluka ".
" Bagiamana denganmu ? Kau pikir aku ini wanita yang lemah ". mulai emosi .
" Keras kepala sekali , baiklah ".
Keduanya pergi untuk menyelidiki bersama bahkan di dalam hati kaisar Qi sangat menghawatirkan Meisi .
" Jika dia masih keras kepala seperti ini maka akan sangat bahaya ". Gumam kaisar Qi di dalam hati .
Kaisar Qi langsung melakukan tindakan untuk membuat meisi pingsan .
" Maafkan aku , karena ini sangat bahaya untukmu ." Kata Kaisar Qi.
Untuk sementara waktu , kaisar Qi meminta pengawal bayangannya membawa Meisi di tempat yang aman karena malam ini dia akan menyelesaikan misinya .