
Selir yang memanggil tabib untuk di periksa apakah dirinya memiliki masalah pada rahimnya .
" Selir yang , apakah anda selalu memakai herbal berlebihan ." tanya tabib .
" Maksutmu ?". bingung.
" Ini rahim anda sedang bermasalah , kemungkinan karena penggunaan herbal berlebihan ". Jelas Tabib .
Setelah tabib pergi , selir yang masih tidak mengerti dengan perkataan tabib .
Yelan menjelaskan jika selama ini selir yang memang terlalu aktif perawatan tubuh bahkan sering meminum ramuan herbal untuk memiliki tenaga yang super aktif .
" Yelan , apakah karena itu aku tidak bisa hamil ?". panik selir yang .
" Kurang tahu selir , namun berdasarkan penjelasan dari tabib jika penggunaan herbal berlebihan adalah sebab utama ". terang Yelan .
" Lalu bagaimana ?"
" Selir jangan mengkonsumi lagi agar tidak memicu hal yang bisa menghambat kehamilan ". Kata Yelan.
" Mengapa aku selalu sial ". Ujar selir yang .
Selir An berniat untuk berkunjung dan memberi selamat pada permaisuri atas kelahirannya .
Namun kaisar Qi selalu bersamanya , kebetulan selir An bertemu dengan selir yang .
" Sepertinya ada yang kekurangan belaian setiap malam ". Sindir selir An pada selir yang .
" Yah , daripada tidak tersentuh sama sekali dan selalu berharap ". Balasnya .
" Hahaha , lebih baik seperti itu daripada di sentuh tapi tak kunjung jadi ".
Selir yang benar - benar tidak bisa menahan sindiran itu , dia segera menyerang selir An .
Sang Zi berniat ingin menemui kaisar Qi malah bertemu selir yang lagi saling menyerang.
" Astaga , ini ke berapa kalinya aku melihat mereka saling baku hantam ". Kata sang Zi .
Sang Zi menghampiri kedua selir itu dan berusaha untuk melerai namun malah terjadi hal yang tak terduga .
" Aaaaaa ". Teriak selir An seraya menghapus bibirnya .
Wubai melihat kejadian dimana selir An mencium sang Zi .
Selir An merasa jengkel dan kembali menyerang selir yang .
Wubai segera memanggil kaisar Qi untuk menghentikan mereka .
" Apa ! Mereka bertengkar lagi ." kata kaisar Qi.
" Ada apa ? Siapa yang bertengkar ." tanya Chu Xia .
" Selir An dan selir yang ". Jawab wubai .
" Mereka memang tidak bisa akur lagi , aku tidak tahan melihatnya ." kata kaisar Qi.
Wubai membisikan tentang selir An yang mencium sang Zi .
Kaisar Qi segera pergi menghampiri untuk memberhentikan pertengkaran itu .
" Hentikan !!!". Teriak kaisar Qi .
" Selir yang , kau di hukum tidak boleh keluar kamar selama 1 bulan . Kembalilah ." kata kaisar Qi .
Sedangkan selir An merasa bingung mengapa dia tak mendapatkan hukuman.
" Dan kau anxing , karena kau adalah keturunan kekaisaran bahkan masih memiliki gelar seorang putri , dengan ini aku menceraikanmu ". Terang Kaisar Qi .
Selir An sangat terkejut bahkan seperti tersambar petir di siang bolong .
" Yang mulia ". Lirih selir An .
" Sang Zi , anxing adalah selirku yang masih suci . Karena dia telah menyentuhmu maka aku akan menikahkan kalian ". Kata kaisar Qi .
" Apa !! Yang mulia , ini ". Sang Zi masih tidak bisa berkata - kata .
" Anxing adalah seorang putri , dia masih suci . Aku ingin kau menikahinya ". Kata kaisar Qi .
" Aku tidak mau ". Tolak selir An .
" Kau pikir aku juga mau ". Kata sang Zi .
" Yang mulia aku tidak mau ". Kompak sang Zi dan selir An .
" Jika kalian tidak mau , maka terpaksa akan di hukum mati ." tegas kaisar Qi .
Selir An tidak bisa lagi menolak perintah dari kaisar Qi sedangkan sang Zi masih terlihat bingung karena harus menikahi selir An secara mendadak .
" Ini semua karena kau menciumku tadi ". kata sang Zi .
" Hei , itu salahmu ikut campur ". Ketus selir An .
Keesokan harinya , Selir An kembali menjadi seorang putri namun kaisar Qi melepaskan posisinya sebagai selir .
" Selir An mulai sekarang bukan lagi selir ku , dia masih suci dan aku tidak pernah menyentuhnya karena menganggap adikku sendiri . Dengan ini kembali mengukuhkan gelarnya yakni Putri Anxing ". Ujar kaisar Qi di depan para menteri.
Putri Anxing sangat cantik dan menawan namun karena dia adalah keturunan kaisar sebelumnya , para menteri tidak ada yang berminat untuk menjadikannya istri maupun selir .
" Aku Sang Zi , ingin menikahi tuan putri anxing ". Kata sang Zi .
Seluruh menteri terkejut atas perkataan sang Zi .
" Aku akan merestui pernikahan kalian , karena kau akan menikahi putri anxing maka kau mendapatkan gelar bangsawan ". Kata Kaisar Qi .
Chu Xia meminta penjelasan kepada kaisar Qi terkait selir An dan sang Zi yang akan melakukan pernikahan .
" Ini adalah demi kebaikannya , dia adalah saudaraku mana mungkin aku bisa menyentuh adik sendiri ". Alasan Kaisar Qi.
" Jangan sampai kau menyesalinya , namun mereka cukup cocok juga ". kata Chu Xia .
" Tadi malam mereka tidak sengaja berciuman , untuk itu aku melindungi reputasi nya ". Kata kaisar Qi .
" Bisa di mengerti , ternyata kau cukup paham akan konsekuensi itu ". Puji Chu Xia.
" Aku senang karena kau tak lagi menjauhiku ," Gumam kaisar Qi.
" Entahlah , itu hanya pembawaan saja ketika semasa hamil ".
Pernikahan putri anxing dan sang Zi segera di laksanakan , selir yang tidak bisa menyaksikan . Namun dia tampak senang karena tidak ada lagi yang membuat masalah dengannya .