
Meisi kerap kali menguji kesabaran Kaisar Qi bahkan selama dalam perjalanan menuju istana tiada henti membuat ulah .
" Yang Mulia sebenarnya itu bukan salahku , karena --- ".
" Cukup !! ayo berangkat lagi . Aku tidak peduli lagi apapun yang akan kau lakukan ". Kata Kaisar Qi.
Mereka kembali berjalan menuju istana , dalam kurun waktu 3 hari pada akhirnya mereka telah sampai di Istana.
" Yang Mulia mengapa wanita ini bersama anda ". tanya Wubai.
" Dia akan menjadi pengawal junior dan kau yang akan membimbingnya ". Kata Kaisar Qi.
Wubai langsung tertegun mendengar penjelasan yang dikatakan oleh kaisar Qi dan mau tidak mau dia harus menuruti perintah dari Kaisar Qi , meskipun itu tidak sesuai dengan keinginannya untuk membimbing Messi hari ini .
Wubai menghampiri Meisi untuk melihat bagaimana persiapannya menjadi pengawal di sisi Kaisar namun ternyata Meisi malah asyik dengan santainya menikmati makanan yang disediakan oleh pelayan istana .
" Hei kau !! mengapa kau masih di sini , cepatlah sedikit ". Kata Wubai seraya menggertak Meisi.
" Kenapa kau menggertakku !! Ahh kau pasti iri ya hahaha sini-sini , kau bisa makan bersamaku dan menikmati sensasi daging sapi yang super empuk . Duduklah kau tunggu apalagi ". Kata Meisi.
" Cepatlah kau selesaikan makannya !! karena sebentar lagi aku akan memberikan pelajaran untukmu ". Ucap Wubai.
" Apa, pelajaran !! aku ini tidak perlu pelajaran lagi karena di sekte tianhua sudah mempelajari semua jurus untuk membasmi musuh ". Jelasnya .
" Masih baru jangan mencoba bersifat angkuh ataupun sombong !! kau tidak tahu bagaimana cara musuh apabila mendekat dengan diam - diam ." Kata Wubau.
" Hei !! kamu meremehkanku ya , jelas-jelas Aku adalah pengawal yang berasal dari sekte Tianhua yang mana di pilih langsung oleh Yang Mulia ". Kata Meisi dengan percaya diri.
" Yang mulia pasti terpaksa memilihmu ." Ejek Wubai.
" Yang Mulia dan aku berguru di tempat yang sama sedangkan kau tidak jelas ". Ejek balik.
" Kau !!! kau jangan berkata sembarangan ". Wubai mulai terpancing emosi.
" Kenapa ? Kau pasti takut ketahuan ya hahaha ." Meisi menertawakan Wubai.
" Kau sangat menyebalkan ". Ungkap Wubai dengan ketus.
" Siapa yang kau sebut menyebalkan , kau yang menyebalkan malah mengataiku sebaliknya ". Kata Meisi yang tidak berhenti melawan Wubai.
" Astaga Jika seperti ini terus , maka aku akan mati berdiri karena kau ". Keluh Wubai sambil memijit ujung keningnya.
" Dasar wanita gila !! Mengapa Yang Mulia memilih wanita gila sepertimu untuk menjadi pengawalnya !!". Ketus Wubai.
" Lalu apa hubungannya denganmu !! seorang pengawal yang tidak jelas dari mana asalnya bisa di pilih yang mulia ". Sindirnya yang semakin membuat Wubai naik pitam.
Wubai tidak ingin terus-terusan berada di dekat Meisi, karena bisa memicu emosi yang bisa membuat wanita itu mati oleh pedangnya.
Karena bagaimanapun juga dia adalah pilihan langsung dari Kaisar Qi, Sang Zi melihat Wubai sedang berjalan dengan wajah yang masam dan kesal.
" Wubai , ada apa denganmu ? Mengapa wajahmu ditekuk seperti itu ". Tanya Sang Zi penasaran.
" Bukan urusan kau !! minggir ". Kesal Wubai.
" Wah wah wah sepertinya ada yang telah menyinggung nya ". Gumam Sang Zi .
Kaisar Qi memanggil Sang Zi untuk menemuinya untuk membahas masalah yang terjadi di istana selama dia meninggalkan Istana .
Sang Zi menceritakan yang terjadi di istana selama beberapa hari tanpa Kaisar Qi .
" Yang mulia , selir yang lagi-lagi berseteru dengan selir An . Namun tidak secara terang-terangan ". Kata Sang Zi.
" Aku tidak ingin mendengarkan hal yang tidak penting ". Jawab Kaisar Qi.
" Tapi , aku merasa jika salah satu dari mereka telah mengetahui sesuatu yang sangat penting ". Gumam Sang Zi dengan lirih.
" Jika seperti itu maka Kaulah Yang bertanggung jawab untuk mencari informasi yang diketahui oleh mereka ". Ucap Kaisar Qi.
" Mengapa harus aku yang mulia ?". Merasa keberatan.
" Karena kau adalah Kasim kekaisaran Qi ". Jelas Kaisar Qi .
" Bukankah masih ada Wubai yang sudah ahli dalam mencari informasi yang akurat bahkan dia sangat cerdas ". Memuji Wubai.
" Tidak bisa , dia akan disibukkan untuk membimbing pengawal baruku ". Ungkap Kaisar Qi.
" Pengawal baru ? kau membawa seorang pengawal baru ke istana . Pasti tadi Wubai emosi karena sedang Disinggung oleh pengawal baru itu ". Lirih Sang Zi .
" Apa yang kau katakan !!". Ucap Kaisar Qi.
" Tadi aku melihat Wubai berjalan dengan wajah yang masam sekali sepertinya di singgung oleh pengawal baru yang kau bawa itu ". Ungkap Sang Zi.