
Litong menghampiri kaisar Qi untuk memohon sekali lagi bahkan dengan berani menjelaskan alasannya .
" Jadi , kehamilannya itu tidak menyukai aroma tubuhku . Mengapa kau tidak mengatakannya dari awal ?". Ucap Kaisar Qi yang menyalahkan Litong .
Suasana hati kaisar Qi saat ini sedang buruk , dia tidak ingin di dekati oleh siapapun .
Selir yang yakin pada dirinya sendiri jika malam ini kaisar Qi pasti datang mengunjunginya .
'' Ji Xu apakah yang mulia sudah datang ?". Tanya selir yang .
" Belum selir yang ".
" Kemana yang mulia saat ini , tidak seperti biasanya ". Gumam selir yang .
Kaisar Qi berada di luar kamar Chu Xia untuk melihatnya dari jauh , dia berpikir mungkin selama ini hanya memikirkan dirinya sendiri hingga permaisurinya kurang di perhatikan .
Hampir setiap hari kaisar Qi selalu melakukan hal yang berulang bahkan tidak memikirkan hasratnya lagi .
Selir yang merasa jika kehamilan Permaisuri membawa dampak merugikan untuknya .
" Kenapa dia harus hamil di saat yang mulia sering mengunjungiku , benar - benar pembawa sial ". Kesal selir yang .
Selir An tertawa mendengar fakta jika kaisar sudah berhenti untuk mengunjunginya .
" Aku rasa ini adalah karma karena dia telah sombong , lihatlah sekarang ? pasti dia sangat malu meletakan wajahnya itu ." gumam selir An .
Sudah 6 bulan lamanya , kini permaisuri akan memasuki waktu lahiran .
Kaisar Qi sudah menunggu waktu untuk kembali dekat dengan permaisuri .
" Litong , mengapa sepertinya aku buang air terlalu banyak hari ini ?". Ujar Chu Xia .
Litong segera melihat dan memastikan jika itu adalah tanda - tanda akan melahirkan .
" Permaisuri , aku akan memanggilkan tabib wanita . Bersabarlah ". Kata Litong .
" Tidak ada rasa sakit , bukankah jika akan melahirkan seharusnya merasakan sakit ya ". Gumam Chu Xia .
Tabib wanita itu menghampiri Permaisuri dan melihat keadaannya .
" Permaisuri , anda bersiaplah karena aku akan membantu untuk proses melahirkan ". Kata tabib wanita yang di bawa litong tersebut .
" Apakah harus menunggu rasa sakit ?". tanya Chu Xia .
" Benar , aku akan memberikan ramuan ini untuk di minum permaisuri agar persalinan tidak ada kendala dan di percepat ". Ujar tabib .
Permaisuri mulai meminum ramuan yang di buat secara langsung oleh tabib wanita .
" permaisuri akan melahirkan ." Kejut wubai .
" Iya , cepatnya beritahu yang mulia ". Kata Litong .
Wubai memberitahu kaisar Qi saat dia sedang berbicara dengan perdana menteri yang .
Begitu mendengar informasi dari wubai dengan spontan , kaisar Qi langsung gembira .
" Perdana menteri , untuk kelanjutan masalah ini kau bisa membicarakannya dengan sang Zi karena dia cukup paham ". Ujar Kaisar Qi .
" Tapi yang mulia , ini sangat penting . Bagaimana bisa aku berdiskusi dengan orang lain ?". Gumam perdana menteri yang .
" Itu mudah ".
Kaisar Qi segera pergi meninggalkan obrolan yang penting demi menyaksikan Chu Xia melahirkan .
Mendengar suara Chu Xia mengejan saja , dia tidak tega bahkan ikut menangis karena khawatir .
Suara bayi terdengar sangat nyaring , bayi itu berjenis kelamin laki - laki .
" Ahh wubai , anakku sudah lahir !!". Kata kaisar Qi .
Kaisar Qi segera masuk dan tidak sabar untuk menggendongnya.
" Aduhh kenapa perutku masih terasa sakit , seperti ingin melahirkan lagi ." Kata Chu Xia .
" Permaisuri , aku akan memerisaksanya . Litong kau bersihkan bayi ini dan berikan pada yang mulia ". Titah tabib .
Litong segera membersihkan bayi , begitu kaisar Qi masuk bayi itu di berikan kepadanya .
" Yang mulia , sepertinya Permaisuri akan melahirkan lagi ." Ujar Litong .
" Apa ? bagaimana keadaannya ". Khawatir kaisar Qi .
" Masih dalam pemrosesan , yang mulia berdoa saja ".
Kaisar Qi menggendong bayinya yang berjenis kelamin laki - laki itu .
" Wubai , lihatlah putraku. Begitu tampan sepertiku !." kata kaisar dengan bangga .
Suara bayi ke dua terdengar nyaring juga namun berbeda jenis kelamin , bayi ke dua adalah perempuan .
Chu Xia sangat lemas dan tak berdaya , para pelayan sibuk membersihkan kamar Permaisuri.
Selir yang merasa iri karena selama ini yang sering melakukan hubungan intim dengan kaisar Qi adalah dirinya namun mengapa masih belum mengandung juga.