The Journey of Love

The Journey of Love
Hamil



Beberapa bulan kemudian , Chu Xia sedang tidak enak badan bahkan hampir setiap detik selalu ingin memuntah.


" Permaisuri ? yang mulia harus tau tentang anda yang seperti ini ". Kata Litong .


" Tidak perlu Litong , aku tidak ingin merepotkanya . Dia saat ini begitu sibuk dengan banyak kasus ." kata Chu Xia .


Banyak kasus yang terjadi baru - baru ini hingga membuat kaisar Qi tidak ada waktu untuk bersantai .


" Wubai , panggil menteri pertahanan dan jenderal He untuk menghadap secepatnya ?." titah kaisar Qi .


Selir An tidak melihat Permaisuri berkeliaran hari ini , dia ingin berkunjung namun pelayannya mengatakan jika permaisuri sedang tidak enak badan .


" Dari mana kau tahu ini Yelan ". Ujar Selir An .


" Aku melihat seorang tabib yang keluar dari kediaman permaisuri , selain itu Litong begitu sibuk bolak - balik mengambil air ". Jelas Yelan , pelayan selir An .


" Apakah penyakit Permaisuri begitu parah ?".


" Kemungkinan besar , selir An anda bisa mengatakan ini pada yang mulia kaisar agar mengambil hatinya ." usul Litong .


" Namun percuma saja , yang mulia begitu benci padaku ". Gumam selir An .


Kemudian selir yang muncul dengan pesona yang memikat .


" Selir An , apakah kau akhir - akhir ini tidur dengan nyenyak ". tanya selir yang.


" Sangat nyenyak sekali ". jawabnya .


" Oh , aku kira tidurmu tidak nyenyak karena mendengar berita panas ". Ujar selir yang .


" Emm , mengapa harus panas ? Harusnya bahagia karena sebentar lagi pangeran kecil akan hadir di rahim Permaisuri ". terang Selir An .


" Apa maksutmu ?". ketus selir yang .


" Karena terlalu sibuk sendiri hingga tidak tahu berita terbaru dan terpanas , ya ampun sungguh tidak menduga . Hm pastikan nanti malam tidurmu sangat nyenyak ya ." Ujar selir An yang memanas - manasi selir yang .


Berita tentang Permaisuri yang tidak enak badan terdengar oleh kaisar Qi .


Dia merasa sangat khawatir dan menyempatkan diri untuk melihat keadaan Chu Xia .


" Xiaxia ? bagaimana keadaanmu ". panik kaisar Qi .


Begitu mencium aroma tubuh kaisar Qi yang tiba - tiba datang seketika itu juga Chu Xia langsung memuntah bahkan semakin parah.


" Oekk , huwekk ".


Litong mulai panik karena tubuh Chu Xia semakin lemas , Kaisar Qi berteriak meminta pengawal istana memanggil tabib .


" Apa yang terjadi sebenarnya dengannya ?". Tanya kaisar Qi pada Litong .


" Hoekk , hoeekkk ".


" Lancang !! ". Marah Kaisar Qi .


" Yu Qin sebaiknya kau pergi saja , aku tidak tahan pada aroma tubuhmu , hoek , Hoek ".


Tabib Istana datang dan segera memeriksa Chu Xia .


" Permaisuri mohon berikan tangan anda ". pinta tabib istana .


Kaisar Qi bingung bagaimana bisa Chu Xia tidak menyukai aroma tubuhnya.


Tabib Istana mulai menjelaskan pada Permaisuri jika saat ini dirinya sedang mengandung dan di perkirakan usia kandungannya menginjak bulan ke 3 .


" Litong !! Aku mengandung ." Katanya heran.


" Iya , selamat permaisuri . Anda harus menjaga kesehatan ". Saran Litong.


" Tabib , mengapa aku tidak menyukai aroma tubuh yang mulia ?". tanya Chu Xia .


" Itu karena pembawaan dari janin yang anda kandung saat ini permaisuri , mohon untuk menjaga diri anda agar janin yang berada dalam kandungan anda stabil hingga lahir ". Jelas tabib .


" Litong , katakan pada kaisar jika aku tidak ingin dia mendekatiku dulu sampai waktu lahiran ". titah permaisuri.


" Hah , lalu bagaimana jika yang mulia menolaknya ." Bingung Litong .


" Aku tidak peduli , daripada harus menyiksaku ". gumam Chu Xia .


Tabib keluar dari kamar dan di tunggu oleh kaisar Qi untuk menjelaskan tentang penyakit yang di derita oleh permaisuri.


" Yang mulia selamat , permaisuri sedang mengandung . Usia kandungannya menginjak bulan ke 3 ". Ujar Tabib .


" Benarkah !?" .


" Benar yang mulia ."


Kaisar Qi segera pergi menghampiri Chu Xia dan ingin memeluknya namun sebelum mendekat , dilarang keras untuk mendekat .


" Yang mulia tolong jangan mendekati permaisuri !". seru litong dengan lancang .


" Beraninya kau !?" . Emosi kaisar Qi .


Litong mulai takut dan segera berlutut , sedangkan kaisar Qi mulai nekat untuk memaksa masuk melihat Chu Xia .


" Hoekk , hoekk , hoekk ". Lagi - lagi rasa mual Chu Xia kembali menyeru .


" Xiaxia ? Ada apa denganmu ??". Tanya Kaisar Qi seraya mendekati Chu Xia .


Namun Chu Xia semakin menjadi bahkan mulai lemas , bahkan ini sangat berbahaya biasa kehilangan cairan karena muntah terlalu banyak .