The Journey of Love

The Journey of Love
Curiga



Meisi mengikuti semua yang di katakan oleh pangeran anzi , namun tetap saja dia tidak percaya jika keluarganya di bantai oleh kekasihnya .


" Mengapa aku merasa semua ini terasa mengganjal, apa sebenarnya motif pangeran ketujuh ." Gumam Meisi dalam hati .


Seluruh pasukan khusus telah di latih begitu keras , Meisi masih mencari titik kebenaran .


" Kau murid di perguruan ini ." Tanya meisi.


" Benar nona ". Jawab salah satu murid .


" Sudah lama berada disini ."


" Lumayan , mengapa anda berada disini ?". Tanya balik murid itu .


" Hanya ingin berlatih juga karena sepertinya aku merasa jika aku bisa bela diri , maukah kau menemaniku berlatih ." Kata Meisi uang mengajak murid itu .


" Tapi nona , aku takut ."


" Aku yang bertanggung jawab ". Kata Meisi .


Akhirnya pria itu menuruti permintaan Meisi yang berlatih pedang .


" Sebelumnya aku tidak pernah berlatih namun mengapa ketika melihat pedang rasanya ingin sekali memainkannya ." gumam Meisi dalam hati .


*Ting*


*Ting*


*Ting*


Suara dentingan pedang itu mengejutkan bahkan mengundang perhatian seluruh pasukan yang di latih.


" Nona itu sangat hebat dalam memainkan pedang , itu menakjubkan ." puji beberapa pasukan terlatih.


Pangeran anzi bersama pelatih segera melihat yang sedang terjadi .


" Pangeran ? bukankah itu nona Chu Xia , dia begitu menguasai permainan pedang ". Kata pelatih .


" Entahlah , namun dia cukup membanggakan ku . Dia adalah tujuan utamaku , Xiao yi mati maka aku akan tenang bersama dengannya ". Gumam pangeran anzi .


Sementara kasar Qi menemukan titik keberadaan Meisi saat ini dari mata - mata.


" Anzi !! dia menahan meisi disana , tapi ini aneh ." kata kaisar Qi .


" Yang mulia ! sepertinya sedang terjadi sesuatu padanya ". Kata Wubai .


" Kita akan pergi saat ini juga ". Ajak Kaisar Qi .


" Aku tidak bisa membiarkan dia memiliki Meisi , bagaimanapun juga dia adalah hidupku saat ini ." Kata kaisar Qi .


Sang Zi datang dan merasa penasaran dengan obrolan kaisar dengan wubai namun mereka memilih untuk tidak memberitahu .


" Kalian tidak ingin mendengar berita baru rupanya ". Kata sang Zi .


" Tidak ". Jawab kaisar Qi .


" Baiklah yang mulia , namun sungguh sangat di sayangkan jika anda tidak mendengar . Ini tentang nona Chu Xia ". Gumam sang Zi .


Seketika mata kaisar Qi langsung melotot ke arah sang Zi .


" Kau tau dimana dia ?". Kata kaisar , mencekam sang Zi .


" Tadi anda mengatakan tidak ingin tahu berita baru , lalu mengapa sekarang malah memelototiku ". protes sang Zi .


" Tuan sang lebih baik katakan , apa beritanya ." sambung wubai .


" Dia berada di tempat pangeran anzi dan mengingat identitasnya , pengawal bayanganku mengatakan jika pangeran anzi telah menghasutnya untuk membencimu yang mulia ." jelas sang Zi .


*Brak*


Kaisar Qi langsung menendang kursi yang saat ini berada di depannya .


" Anzi !! Sepertinya dia adalah musuh terbesarku saat ini , aku tidak peduli walaupun dia adalah sepupuku maka aku akan membuatnya hilang dari dunia ini agar hidupku dengan meisi tenang ". Kata kaisar Qi .


" Yang mulia , dia bukan Meisi lagi namun nona Chu ". Sang Zi mengingatkan .


" Wubai , kurung selir An !! Jangan sampai dia keluar dari istana ". titah kaisar Qi .


" Baik yang mulia ".


Kaisar Qi tidak sabar lagi untuk menghampiri Chu Xia , sebelumnya dia pergi menemui bangsawan Chu untuk mengatakan keberadaan putrinya .


" Yang mulia , Xiaxia adalah istrimu maka segera jemput dan jangan sampai pangeran anzi menghasutnya lebih lama karena bisa memperburuk hubungan kalian ." ujar bangsawan Chu .


" Besok aku akan menjemputnya ." tegas kaisar Qi .


Segala perlengkapan sudah di persiapkan , sebelum pangeran anzi menyerang maka kaisar Qi lebih berinisiatif menyerang lebih dulu .


Perjalanan cintanya sungguh penuh dengan liku - liku , selama ini dia telah sabar untuk menemani Chu Xia untuk mengingat kembali semua .


Seperti yang telah di katakan oleh sang Zi jika Meisi sudah menjadi Chu Xia karena sudah mengingat kembali .