The Journey of Love

The Journey of Love
Meisi pingsan



Saat keduanya akan memulai hubungan yang begitu di idamkan oleh pasangan suami istri , tiba - tiba Meisi memegang kepalanya bahkan berteriak kesakitan.


" Meisi ada apa !". Seru kaisar .


" Sakittt !!". Keluh Meisi seraya memegangi kepala .


" Meisi jangan bercanda seperti ini ." ujar kaisar Qi yang tak mempercayai .


" Sakittttt !! Kepalaku sakitttt ". Teriak Meisi semakin kencang .


" Meisi jangan membuatku panik , ada apa denganmu ". kata kaisar Qi .


Beberapa detik kemudian meisi langsung tidak sadarkan diri .


" Meisi ." panggilnya .


Kaisar Qi sangat panik melihat keadaan Meisi saat ini.


Tidak ada pilihan lain selain memanggil wubai untuk membawa tabib ke dalam kamar kaisar .


Selir Yang melihat seorang tabib memasuki kamar kaisar , dia merasa khawatir .


" Mengapa wubai membawa tabib ke kamar yang mulia ?". gumam selir yang .


Dia merasa penasaran dan segera mencari tahu namun penjaga pintu kamar kaisar begitu tegas tidak mengijinkan selir yang masuk .


" Kalian !! biarkan aku masuk ke dalam , aku melihat keadaan yang mulia ". Teriak selir yang.


" Maaf selir yang , anda tidak bisa masuk karena ini adalah tugas kami untuk menjaga pintu kamar yang mulia ". Kata penjaga itu .


" Jika sampai terjadi sesuatu pada yang mulia maka aku akan memberikan perhitungan pada kalian ." ancamnya .


Wubai mendengar ancaman selir yang dari dalam kamar kaisar .


Pada saat kembali ke kamarnya , selir yang melihat selir An mengendap - endap seperti seorang tahanan yang akan melarikan diri .


Dia segera mengikuti kemana arah pergi selir An .


" Hahh !! Apa ini ?". kata selir yang dalam hati .


Hari ini selir yang melihat beberapa pasukan yang sudah di latih oleh pangeran anzi dan selir An pun ikut andil dalam terbentuknya pasukan .


" Aku tidak boleh melewatkan rencana mereka , bagaimana pun ini pasti ada kaitannya dengan negara Qi ". gumam selir yang dalam hati .


" Jika begini , maka pemberontakan besar akan terjadi lagi ". Kata sang Zi .


" Bagaimana pun yang mulia harus mengetahui berita besar ini ." sahut wubai .


" Selir An tidak bisa di percaya bahkan di biarkan untuk tinggal karena dia adalah penghianat ." ujar selir yang .


" Jangan terburu - buru karena kita harus menunggu keputusan yang mulia ." kata Wubai .


" Wubai bagaimana keadaan yang mulia , aku melihat tabib memasuki kamarnya ". tanya selir yang .


Sang Zi langsung terkejut dan menatap ke arah wubai untuk menuntut jawaban .


" Itu hanya , yang mulia merasa kelelahan butuh vitamin dari tabib ." Jawab wubai .


" Namun tabib itu terlihat sangat buru - buru dan sangat panik , apakah yang mulia benar - benar baik ." kata selir yang .


" Untuk saat ini aku belum melihatnya karena aku tidak berani mengganggunya '. Kata Wubai .


Setelah kepergian selir yang barulah sang Zi segera pergi untuk melihat kaisar Qi namun wubai menghadangnya .


" Kau mau kemana ?". kata Wubai .


" Melihat yang mulia ". kata sang Zi.


" Tidak perlu , karena ini adalah perintah yang mulia ." kata Wubai .


" Bagaimana aku bisa tenang jika tidak bisa melihat yang mulia hari ini ?". alasan sang zi .


" Yang mulia tidak apa ". Kata Wubai .


" Sepertinya kau berani menyimpan rahasia dariku , katakan apa yang sedang terjadi ?". Kata sang Zi yang mulai curiga .


Wubai membisiki sang Zi untuk mengatakan jika yang di periksa oleh tabib adalah Meisi bukan kaisar .


" Ada apa dengannya ? ." Tanya sang Zi .


" Tidak tahu , yang mulia memerintahkanku untuk mengawasi istana . Dan yang mulia mengatakan jika kau yang bertanggung mengatur pasukan elit ". Gumam wubai .


" Sepertinya dalam waktu yang dekat pangeran anzi akan datang dengan pasukannya ". Kata sang Zi .