
Usut punya usut , di dalam pasukan yang di latih oleh pangeran anzi terdapat orang sang Zi dan itu segera di temukan oleh beberapa pasukan bahkan melaporkannya pada pangeran Anzi .
" Segera habisi dia jangan diberi ampun lagi , kalian tidak perlu menungguku untuk melakukannya ". kata pangeran anzi .
Diam - diam Meisi mendengar perkataan kejam dari pangeran anzi .
" Siapa yang di maksut oleh mereka , aku tidak akan membiarkan mereka membunuh orang itu ." gumam Meisi dalam hati .
Ternyata yang mereka maksut adalah pria yang semalam berlatih pedang dengan meisi .
" Mereka akan membunuh Huyi , bagaimana mungkin aku membiarkan dia mati begitu saja !!". Kata Meisi .
Ketika Huyi sedang bersantai , tiba - tiba berapa teman hendak menyerangnya .
" Kau penghianat !! ". Teriak salah satu teman Huyi .
Huyi langsung mengerti dengan perkataan itu dan langsung mengambil ancang - ancang untuk melawan .
Mereka semua menyerang Huyi bahkan hampir saja membunuhnya namun beruntung Meisi datang untuk menyelamatkannya .
" Minggir kalian !!". Ketus Meisi .
" Nona Chu , dia adalah penghianatan telah menjual informasi keluar ". Kata salah satu pasukan .
" Memang kenapa ? Apakah ada yang salah , kalian ini adalah teman mengapa mau membunuhnya ". Kata Chu Xia.
" Dia bukan teman kami lagi , dia berhianat !?".
" Namun dia adalah temanku , jika kalian ingin membunuhnya maka hadapi aku dulu . Bagaimana ?". Meisi menantang .
Salah satu pasukan segera melapor pada Pangeran anzi atas tindakan dari Chu Xia .
" apa !! Xiaxia menyelamatkan pria itu ". Pangeran anzi sangat terkejut .
Dengan cepat dia pergi menghampiri kekacauan itu .
" Xiaxia !! Hentikan , kau tidak boleh seperti ini mereka hanya salah paham dan ini sudah biasa ". Kata pangeran anzi .
Chu Xia menatap ke arah pangeran anzi bahkan menyorotnya dengan tajam seakan ada kebencian yang jelas .
" Jangan memandangku seperti itu , percayalah padaku . Kalian bubarlah . Dan kau pergilah karena aku ingin berbicara dengan Xiaxia ". Kata pangeran anzi yang mengusir huli .
" Sudah aku katakan jika hanyalah sebuah salah paham ".
" Jika seperti itu baiklah , dan kau temani aku untuk berlatih lagi ". Ajak Chu Xia dengan sengaja karena ingin melindungi nyawanya .
Pangeran anzi terpaksa harus tetap tenang karena untuk menjaga kepercayaan dari Chu Xia .
Setelah pangeran anzi pergi , barulah Chu Xia menuntut huli untuk menjelaskan yang telah terjadi .
" Mereka mencurigaiku , namun itu memang benar . Aku adalah mata - mata disini ". Kata huli .
" Siapa yang menyuruhmu ." tanya meisi .
" Tuan sang ".
" Apakah itu sang Zi ?". Tebaknya .
" Benar nona Chu , aku sudah memberitahu tuan sang jika anda sudah kembali mengingat identitas anda ". Kata huli .
" Kau , kau tahu aku sebelumnya . Katakan padaku ." kata Meisi yang tidak sabar .
" Namun aku takut ada yang mendengarnya ". kata huli .
" Aku tahu caranya , ayo ikutlah denganku ."
Pangeran anzi memang sedang mengawasi keduanya dengan menaruh mata - mata , agar tidak ketahuan maka memakai cara yang tidak membuat curiga .
Meisi meminta huli untuk menggambar serta memberikan tulisan .
" Wahh jurus ini sepertinya sangat cocok untukku ." kata Meisi yang sengaja untuk mengindari kecurigaan .
Huli sudah menjelaskan secara detail tentang kehidupan Chu Xia menjadi Meisi bahkan sebelum ingatannya kembali .
" Aku sudah mengira jika semua ini adalah tipu daya pangeran ketujuh , aku tidak tahu bagaimana keluargaku saat ini ." gumam Meisi dalam hati .
Saat Meisi akan beristirahat , maka yang lain segera mengincar huli .
Huli tahu jika dia pasti akan mati bagaimana pun juga itu tidak bisa di hindari lagi walaupun Meisi sudah semaksimal mungkin melindungi .
" Aku mendoakanmu nona Chu , semoga kisahmu dengan yang mulia kaisar Qi segera berakhir bahagia ". Kata huli .