
Meisi mengambil langkah yang sangat mengejutkan , dia dengan berani meraih bibir sexy milik kaisar Qi dan sedikit memancingnya agar apa yang di lakukan olehnya dapat terbalaskan .
Namun ternyata kaisar Qi tidak membalas tautan itu , membuat kepercayaan Meisi seketika berubah .
" Kenapa yang mulia tidak membalasnya ? oh benar saja saat ini sudah memiliki 2 orang wanita di sisinya ". Kata Meisi .
" Meisi ?".
" Namaku Chu Xia , ayahku memanggilku dengan nama Xia Xia ". Tegas Meisi .
Kaisar Qi menghela nafasnya lalu menarik tubuh Meisi dan menempelkannya ke tembok .
" Yang mulia ." lirih Meisi .
" Bukankah ini yang kau inginkan ". Kata kaisar Qi .
Lalu mengambil posisi untuk menempelkan bibirnya dengan penuh bersemangat ke arah tepat bibir Meisi atau Chu Xia .
Keduanya saling menautkan dengan penuh gairah , mereka tidak bisa menahan hasrat itu namun lagi - lagi kaisar Qi teringat akan batasannya .
" Maaf , telah memperlakukanmu seperti ini ". Ucap kaisar Qi .
" Aku sama sekali tidak menyesalinya yang mulia , bukankah kau merindukan Xia Xia yang bar - bar dan tidak punya rasa malu jika berada di hadapanmu ". ujar Meisi .
" Kau sudah ingat ." memastikan .
" Tidak , namun perasaan tidak bisa berbohong . Jujur saja ketika pertama kali bertemu denganmu , aku sudah merasa tidak asing namun kau terlalu menyebalkan ". ungkap Meisi .
" Kau akan tetap menjadi Meisi sampai saatnya nama Chu Xia di pulihkan kembali ". Kata kaisar .
" Jangan - jangan yang mulia sengaja mengosongkan posisi permaisuri karena sedang menungguku untuk menempatinya ". Tebak Meisi dengan tidak tahu malunya .
" Kau begitu sangat percaya diri . Posisi itu memang sengaja di kosongkan karena kedua selirku saling berebut untuk mendapatkan posisi permaisuri ".
" Begitu percaya diri ternyata seperti itu alasannya ". Gumam Meisi .
" Untuk saat ini mari kita menjaga jarak dan lakukan apa yang seharusnya di lakukan untuk kedamaian negara ini ."
" Yang mulia tenang saja , tapi bagaimana jika aku merindukanmu dan ingin sekali bercumbu denganmu ". Meisi tidak malu lagi menggoda kaisar Qi .
" Kau ini , sudahlah jangan terus memancingku ".
Kaisar Qi salah tingkah dengan perkataan yang di lontarkan oleh Meisi , hari cukup bahagia karena bisa mencurahkan kerinduan yang lama di dambakannya .
Selir An mencoba untuk memanas - manasi selir yang agar membenci Meisi .
" Apa maksutmu berbicara seperti ini ?". Kata selir yang .
" Takutnya posisi permaisuri di rebut oleh wanita aneh itu " . Ucap selir An .
Selir yang merasa penasaran dengan meisi bahkan ingin sekali mencoba melakukan pendekatan .
" Nona Meisi ." Panggil selir yang pada meisi.
Meisi menoleh ke arah sumber suara yang memanggil namanya .
" Ternyata selir yang , ada apa memanggilku ".
" Aku melihat kau sering keluar masuk kediaman yang mulia , apakah kalian menjalin hubungan di luar tugas ". Kata selir yang .
" Aku hanya menjalankan tugas sesuai dengan pekerjaan , selir yang tidak perlu khawatir ". Kata Meisi .
" Aku mempercayaimu , hanya saja selir An mencoba untuk memperburuk suasana ." Kata selir yang .
" Jika begitu saya pamit undur diri selir yang ". pamitnya .
Meisi sangat tahu bahkan memahami sifat selir yang , saat ini selir yang merasa senang karena telah berhasil mengambil hati Meisi.
Dia akan menggunakan Meisi untuk mendekati kaisar Qi .
" Dasar selir yang , dia pikir aku sebodoh itu dengan menjadikanku bidaknya ". Gumam Meisi .
Selir An akhir - akhir ini terlihat mencurigakan , kaisar Qi sudah mendeteksi hal ini pasti akan terjadi .
Sang Zi berpikir jika perang yang lebih besar akan kembali .
" Mereka berpikir aku sebodoh itu , sang Zi secepatnya atur pasukan khusus untuk melemahkan pasukan yang mereka siapkan ". Titah Kaisar Qi .
" Bukankah kau lebih mempercayai Meisi , emm hehehe ". Goda sang Zi .
" Ini bukan lelucon ". ucap kaisar Qi .
" Hm , perebutan kekuasaan memang akan selalu muncul . Pangeran anzi selain ingin membuatmu berlutut sepertinya berniat meminang Meisi ". Kata Sang Zi .
" Jika dia bisa maka akan ku tunggu secepat mungkin ". Kata Kaisar Qi .
Pangeran Anzi bertambah dekat dengan meisi bahkan selalu bertemu di restoran minxiang .
Selir An buru - buru menyebarkan rumor tentang kedekatan Meisi dengan kakaknya karena di dalam pemikirannya pasti hal itu membuat kaisar Qi emosi dan marah .