
Dengan cepat Sang Zi menghampiri mereka yang sedang membuat keributan di depan Kediaman Naga.
Jika Kaisar Qi tahu maka dia akan sangat marah dan menyalahkannya.
" Hentikan !! mengapa kalian terus saja seperti ini ". Teriak Sang Zi.
" Ehh kau diamlah jangan berisik , ayo Selir Yang serang dia jangan berikan ampun hajar hajar ". Kata Meisi.
" Cukup hentikan , jika kalian tidak berhen----".
Meisi segera menyeret Sang Zi untuk mejauh dari mereka yang serang beradu kekuatan kata Meisi.
" Kau jangan mengganggu , lihatlah mereka sedang menunjukkan bakatnya masing - masing ". Ucap Meisi.
" Kau !! Wanita penutup wajah mengapa kau menyeretku hahh ". Omel Sang Zi pada Meisi.
Sebelum dia kembali menghampiri selir An dan Selir Yang tiba - tiba Kaisar Qi datang.
" HENTIKAN !!! " . Teriak Kaisar Qi .
Keduanya langsung berhenti seketika karena mendengar teriakan Kaisar Qi.
Meisi dan Sang Zi pun terkejut mendengar teriakan Kaisar Qi yang sepertinyaa begitu emosi.
" Kalian tidak tahu malu , Prajurit bawa mereka ke dalam penjara tahan selama 3 hari agar bisa introspeksi diri ". Kata Kaisar Qi.
" Yang Mulia , yang mulia dengarkan dulu penjelasanku ". Teriak Selir An.
Kaisar Qi tidak bisa mentolerir lagi , Meisi sengaja bersembunyi kala emosi Kaisar Qi meluap - luap.
Sang Zi mematung sambil menyengir kala di tatap tajam oleh Kaisar Qi.
" Mengapa kau membiarkan mereka bikin onar di depan kediamanku !!". Ketus Kaisar Qi.
" Sudah yang mulia tapi ada ----- ". Perkataan Sang Zi terpotong oleh Meisi yang tiba - tiba datang dari arah belakang .
" Yang Mulia ". Sapa Meisi.
" Nah , ini dia yang mempertontonkan Selir An dan Selir Yang seperti seekor ayam ". Ungkap Sang Zi.
" Kau jangan se enaknya berbicara ya ". Kata Meisi.
" Memang itu kau ". Tuduh Sang Zi tak mau kalah.
" Mana ada ". Elak Meisi.
Perdebatan mereka justru membuat Kaisar Qi semakin pusing saja.
Kaisar Qi menarik tangan Meisi untuk masuk ke dalam Kediaman Naga.
Sang Zi di buat tercengang kala mendapati keduanya memasuki kediaman Naga.
" Mengapa wanita itu di bawa masuk oleh Yang Mulia , jangan - jangan wanita itu adalah wubai pasti tahu ." Gumam Sang Zi.
Sang Zi segera mencari keberadaan Wubai untuk mencari tahu identitas dari Wanita yang di bawa oleh Kaisar Qi.
Di dalam Kediaman Naga.
" Meisi , jawab dengan jujur . Apakah ini ada hubungannya denganmu !!". Kata Kaisar yang menekan Meisi untuk berkata jujur.
" Tidak , tapi hanya saja selir An itu sangat sombong yang mulia . Beruntung Selir Yang menyelamatkanku ". Jelas Meisi.
" Buka kain itu , aku ingin menengar kau berbicara langsung tanpa pembatas ". Kata Kaisar Qi.
Meisi membuka kain penutup setengah wajahnya itu atas kehendak Kaisar Qi.
Kebetulan Wubai masuk dengan tiba - tiba ke dalam Kediaman Naga karena ada masalah yang mendadak serius.
Tentu saja Wubai melihat dengan sangat jelas bagaimana rupa asli dari wanita yang selama ini membuatnya kesal.
" No-nona Chu Xia ". Beo Wubai.
Kaisar Qi dan Meisi mengarahkan pandangannya pada Wubai secara bersamaan.
" Wubai ". Panggil Kaisar Qi.
" Yang Mulia maafkan hamba telah lancang namun hari ini sangat mendesak dan tidak bisa lagi menunda ". Ungkap Wubai.
" Ada apa ?". Sahut Meisi.
Wubai mengarahkan pandangannya lagi kepada Meisi.
" Cepat katakan !!". Ketus Kaisar Qi.
" Peng Utara memaksa meminta bantuan yang mulia dan menerobos paksa ke Ibukota untuk bertemu dengan anda ". Kata Wubai.
" Yang Mulia jangan diam saja , ayo kita segera bertindak . Tutup pintu gerbang Ibukota agar akses tidak bisa di tembus ". Saran Meisi.
" Segera lakukan !!". Titah Kaisar Qi.
Meisi tidak menyangka jika sarannya di dengar oleh Kaisar Qi bahkan Wubai pun tidak membantahnya.