The Journey of Love

The Journey of Love
Menggoda



Kasiar Qi mencoba untuk menenangkan dirinya , selir An datang padanya .


" Yang mulia , apakah ada sedikit waktu untuk kita berbicara ." kata selir An .


" Katakan ".


" Bolehkah aku menjenguk ibu ." gumam selir An .


Kaisar Qi menatap ke arah selir An , dia tidak percaya jika istrinya akan melakukan hal yang tidak bisa di maafkan .


" Di luar sana tidak aman , maka jangan melakukan bepergian kemanapun . Kau adalah istriku maka aku akan menjamin keselamatanmu ". Kata kaisar Qi .


" Tapi aku merindukan ibu yang mulia ".


" Jika kau keluar dari istana maka dengan berat hati terpaksa harus melepaskan gelarmu ". Kata kaisar Qi yang mengejutkan selir An .


Kaisar Qi segera pergi dari hadapan selir An untuk tidak berdebat lagi , dia harus mengatur rencana agar tujuan pangeran anzi tidak berhasil untuk menguasai istana .


Meisi diam - diam menghampiri kaisar qi dan mengejutkannya .


" Meisi !! kau kira aku akan terkejut ". Kata kaisar Qi .


" Ya , yang mulia memang hebat . Aku lihat barusan mengobrol dengan selir An . Sungguh sangat romantis ". Godanya .


Kaisar Qi merasa tidak terima dan segera mendapati tubuh Meisi untuk di peluk .


" Kau sudah berani menggodaku rupanya ".


" Yang mulia , wubai sedang melihat kita ". Kata Meisi .


Seketika wubai berbalik arah dan mengatakan Jika dia tidak melihat keduanya bermesraan .


" Tidak melihat tapi masih bisa mengatakan bermesraan , itu sangat lucu sekali ." gumam Meisi .


" Ada apa wubai ". Tanya kaisar Qi .


" Pangeran anzi sudah mendapatkan prajurit lama yang mulia bahkan melatih mereka ." kata Wubai .


" Baiklah , mari kita bermain - main dengannya ". Ujar kaisar Qi .


" Pangeran anzi melakukan hal sejauh ini. ,apakah karena akan merebut istana atau aku ". gumam Meisi dengan percaya diri .


" Sebelum itu di lakukan maka harusnya saat ini kau ikutlah denganku ." kata kaisar Qi .


Kaisar Qi menarik Meisi dan membawanya ke atas ranjang .


" Ya , aku sudah tidak bisa menahannya . Kau tahu meskipun aku memiliki 2 istri namun tidak pernah melakukan hal yang intim dengan mereka ". Ungkap kaisar Qi .


" Kau saja yang terlalu munafik , untuk apa kau menikahi mereka jika tidak kau sentuh ". tanya meisi .


" Karena dulu aku pernah berjanji pada seseorang , jika yang akan ku sentuh pertama kali ialah orang yang aku cintai ". Kata kaisar Qi .


" Lalu , mengapa kau menarikku kemari dan menaiki ranjang ini ".


" Tidur ". Jawab kaisar Qi .


" Ah , tidur ? Tidak , aku tidak mau tidur disini ". Kata Meisi .


" Kau takut atau ada alasan lain ". Kata kaisar Qi .


" Bukankah kau bilang jika hanya akan menyentuh orang yang kau cintai ".


" Memang aku bilang akan menyentuh mu , kau terlalu percaya diri sekali ." kata kaisar Qi yang mendorong tubuh Meisi dan menghimpitnya .


" Lalu ini apa ".


" Diamlah , biarkan aku tidur di sampingmu ". Kata kaisar Qi .


Jantung Meisi seketika berdetak sangat kencang bahkan nafasnya mulai naik turun .


" Kau kenapa ?". Tanya kaisar Qi .


" Aku -- ahh aku hanya ". Menahan malu .


" Chu Xia , jika kau ingat pada waktu itu maka akan sangat indah untuk kita berdua ". Kata kaisar Qi .


" Waktu apa ? ".


" Dulu kita hampir melakukan hubungan intim karena saking cintanya , untung saja aku bisa menahan rasa nafsuku ". Kata kaisar Qi .


" Bagaimana dengan saat ini ? Apakah kau masih memiliki rasa itu padaku '.


" Iya ".


Keduanya saling berpandangan dengan melempar senyuman , kasiar Qi menangkup wajah Meisi dan segera menautkan bibirnya .


Semakin lama gerakan kaisar Qi semakin nakal bahkan tautan itu berpindah ke jenjang leher .