
Ropy sampai di rumah pas jam lima sore lalu dia bergegas masuk kamar untuk mandi, setelah mandi dia bersantai di sofa sambil makan buah.
Dia membuka ponselnya dan membaca novel online paforitnya, baru aja tiga episode sudah terdengar adzan magrib. Dia buru - buru melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim.
Setelah itu dia bersantai lagi di ruang keluarga, sambil menunggu suaminya pulang kerja.
Karena bosan sendirian dia terus memainkan ponselnya sambil tiduran di sofa.
"kasian istriku menungguku sampai ketiduran di sofa" gumam Hartawan dia tidak langsung memindahkan istrinya ke kamar karena badannya lengket, kalau belum bersih dia tidak tega menyentuh istrinya takut membawa kuman dari luar.
Hartawan masuk ruang kerja untuk menaruh tas kerjanya, setelah itu dia masuk kamar untuk mandi karena lengket seharian di luar rumah.
Selesai mandi dan memakai piama dia menuju ruang keluarga di lihat istrinya masih terlelap, dia melihat jam dinding menunjukan jam dua belas malam. lalu dia menghampiri istrinya dan mencium kening istrinya terus mengangkatnya dan menggendongnya ke kamar.
Karena di ciumi terus suaminya dan tempat tidurnya bergoyang - goyang karena pergerakan suaminya akhirnya Ropy membuka matanya perlahan. "Eh papah sudah pulang ya" Ropy menguap sambil memeluk suaminya yang terus menggumulinya.
"iya sayang maaf tidurnya terganggu pas papa pulang di suguhi pemandangan indah, jadi papah langsung menikmatinya. Aaahhhk tidak ada duanya, kamu memang luar biasa sayang" jawab Hartawan sambil terus mencium dan bergerak gak ada lelahnya.
Jam dua dini hari mereka baru berhenti dan langsung terlelap tidur sambil berpelukan.
-
-
Tengah hari mereka berdua baru selesai makan siang sekaligus sarapan pagi yang terlewat karena bangun kesiangan, karena akhir pekan Hartawan libur ke kantor dan Ropy juga tidak ke rumah makan. Jadi mereka bersantai di ruang tv.
"Mah papa dapat dua tiket liburan ke eropa dari sponsor, minggu depan jadwalnya kita ambil gak?" kata Hartawan.
"ambil aja pah, mamah belum pernah ke sana" jawab Ropy senang.
"yakin mama mau ke sana? Di sana lagi musim dingin lho suhunya mencapai -2° kata Hartawan
"Iya pah mamah yakin, mama mau lihat salju langsung" Ropy sangat antusias karena seumur - umur belum pernah ke luar negri, jadi dia sangat senang dapat hadiah tiket pp ke eropa.
"iya pah, sayang banget tiketnya cuma dua, coba kalau lima pasti seru berangkat dengan anak - anak" ujar Ropy.
"nanti coba tanya anak - anak, mau ikut ga kira - kira" Hartawan menelpon anaknya.
"kak mau ikut liburan ke eropa gak?, tapi harus bayar sendiri ini papa dapat hadiah tiket ke eropa tapi cuma dua hanya untuk papa dan mama" tanya Hartawan.
"nggak pah kan aku lagi nabung buat pernikahan dan buat mahar, nanti ke eropanya kalau bulan madu aja mudah mudahan dapat tiket gratis seperti papa hehehe" jawab Hartanto
"iya kak aamiin" jawab Hartawan.
Hartawan menelpon Hartono, dia tidak ikut karena lagi nabung buat beli mobil dan dp rumah. Terakhir menelpon Doni, Donipun sama dia lagi nabung mau membeli mobil.
Jadi tetap pada setelan awal, cuma Hartawan dan Ropy yang berangkat sesuah tiket gratisnya.
Seminggu berlalu, sesuai jadwal Hartawan dan Ropy telah sampai di Paris kota romantis. Mereka menginap di hotel bintang lima, Ropy keluar dari kamar hotel menuju balkon dia senang sekali karena lagi turun salju dia berputar sambil menengadahkan tangan ke atas dia terpekik ke girangan.
Hartawan menyusulnya ke balkon dia tersenyum melihat istrinya mandi salju, up Hartawan memeluk istrinya dari belakang lalu dia mengangkat istrinya yang tertawa kegirangan. Persis seperti anak belasan tahun, mereka tidak merasa malu dengan usianya.
"papah lihat ini benar - benar salju pah" Ropy terus menaik turunkan tangannya memainkan salju.
"iya mamah, pas banget ya kita kesini pas turun salju. Besok kita ke ke Jerman dulu hsnya mampir sebentar lanjut ke Belanda untuk jalan - jalan di kebun tulif, lusa ke Swis dan terakhir ke Austria lalu pulang ke rumah ini lagi mah" kata Hartawan.
"oh ya, coba dua minggu ya pa jadi kita bisa lebih banyak negara eropa yang kita jelajahi. Mamah mau ke Kroasia mamah mau ke pantai indah Adriatik Kroasia pah" kata Ropy antusias.
"Mudah mudahan tahun depan bisa ke sana mah" Hartawan membesarkan hati istrinya.
"aamiin pah" jawab Ropy
Hartawan menggendong istrinya masuk ke dalam kamar, kalau di biarkan terlalu lama di luar takut menggigil karena belum terbiasa dengan perubahan cuaca. Dia langsun merebahkan istrinya di tempat tidur dan langsung melakukan pemanasan sampai benar - benar merasa panas.