
Ropy terbangun dengan suara panggilan ibu mertuanya, beliau minta minum karena kehausan. Padahal Ropy baru tertidur satu jam yang lalu.
Sambil menguap Ropy berjalan mendekati mertuanya, setelah di pinggir ranjang lalu membetulkan posisi ranjang supaya mertuanya duduk bersandar untuk minum. "gak terasa sudah jam setengah lima subuh" kata ibu Nenih... "iya bu alhamdulillah ibu tidurnya lumayan nyenyak walau memakai selang oksigen" kata Ropy sambil menaroh cangkir bekas minum mertuanya di meja nakas.
"bu aku tinggal dulu sebentar mau ke toilet, gak tahan nih" kata Ropy kepada ibu mertuanya... "iya sanah, tapi bangunin dulu Wendy ibu mau bicara sebentar" jawab mertuanya... "iya buu" kata Ropy sambil berjalan mendekati ranjang yang di tiduri Wendy
"mas bangun sudah mau jam lima, itu ibu mau bicara katanya... Aku mau ke toilet dulu..." kata Ropy sambil mengguncang - guncang badan suaminya. "iya aku sudah bangun ko dari tadi waktu ibu manggil kamu, cuma mas gak nyamperin aja " jawab Wendi santai.
"Pantas aja layar hp nya menyala, rupanya mas Wendy sudah bangun dari tadi" batin Ropy sambil berlalu ke kamar mandi.
Lima belas menit berlalu, Ropy keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju sofa. Terdengar samar - samar ibu mertua dan suaminya menyebut nama Sarah, karena obrolan mereka sangat pelan jadi kurang jelas apa yang mereka bicarakan.
Ropy semakin bertanya - tanya dalam hatinya... ada apa dengan Sarah??? Dan mengapa mereka terlihat kaget saat menyadari aku sudah berdiri dekat dengan mereka??? Ropy berpikir sambil menatap suami dan mertuanya.
"eh sudah selesai mah? Aku juga gak tahan mau ke toilet" kata Wendy sambil berlari ke toilet tapi sebelumnya dia ngambil hp dulu dari tempat tidurnya.
-
-
-
"bu aku berangkat kerja dulu ya, ada rapat penting yang tidak bisa di wakilkan... nanti pulang kerja kesini lagi... Oh ya mah nanti sebelum ke kantor aku mampir dulu ke rumah untuk ganti baju, dan aku sarapan di kantor aja" kata Wendy pamitan sambil mencium tangan ibunya setelah itu mencium kening Ropy... Lalu berjalan keluar kamar rawat inap untuk pergi ke kantor karena sudah jam tujuh pagi.
-
-
-
Setelah beberapa saat kemudian dokter ngasih resep obat untuk di beli di apotik, Ropy mengambil resep obat ibu mertuanya dari dokter lalu pamitan untuk pergi ke apotik.
...
...
...
Di sebuah rumah makan ada dua orang lagi makan siang sambil mengobrol "mas bagaimana kalau aku hamil, kita sudah sebulan melakukan itu aku tidak mau hamil tanpa suami dan aku tidak mau anaku lahir tanpa ayah di sampingnya. Pokonya mas harus menikahi aku secepatnya!" kata Sarah merengek manja... "memangnya kamu sudah pasti hamil? lagian aku melakukan itu sama kamu cuma sekali gitu juga hanya beberapa menit... Aku gak bisa nikahin kamu sekarang, aku masih punya istri bagai mana kalau ketahuan atasanku aku menikah lagi bisa - bisa aku di pecat" jawab Wendy bingung... dia melakukan itu karena khilaf tergoda dengan tubuh indah Sarah waktu tugas ke luar kota.
"pokonya aku tidak mau tau, kata papah minggu depan kita harus menikah walaupun secara sirih" rengek Sarah lagi- lagi manja sambil bergelayut di tangan Wendy. Padahal itu tempat umum, dan dia tau Wendy punya istri.
-
-
-
"ko seperti mas Wendy dan Sarah... Lagi apa mereka berdua di sini, katanya mau rapat penting" gumam Ropy yang baru masuk ke rumah makan itu... Dia mau makan siang di situ sambil mau beli nasi kotak untuk Juna dan istrinya... Dia berjalan dengan pelan menuju meja yang kosong terletak di belakang meja tempat Wendy dan Sarah duduk. Dia tidak langsung menyapa suaminya karena kesal melihat tingkah sarah yang bersandar di bahu suaminya.
"nanti aku pikirkan dulu deh... Aku pusing dan bingung aku tidak berani bicara sama Ropy... Aku malu sama anak - anak kalau mereka tau ayahnya mau nikah lagi mereka pasti marah kalau tau aku brengsek" terdengar suara Wendi di telinga Ropy walaupun pelan tapi jelas... Deg...dada Ropy terasa sesak, gak terasa air matanya meleleh... Dia tidak jadi makan langsung berlari keluar rumah makan.... "mbak - mbak gimana pesanaanya" kata pelayan sambil berlari keluar menyusul Ropy...