Ropy

Ropy
Makan Siang Berdua di Restauran Jepang



Setiap harinya Ropy selalu sibuk, habis makan malam baru santai, pagi hari sibuk lagi sampai jam tujuh malam begitu terus hampir setiap hari. Walaupun hanya memantau karyawan rumah makannya dan hanya bekerja ringan saja, tapi cukup menyita waktu.


"pah healing yuu ke tempat hijau - hijau" kata Ropy bergelayut manja di tangan suaminya.


"healing kemana sayang" jawab Hartawan sambil mengelus pipi istrinya.


"Kemana aja pah sudah lama kita tidak jalan jalan, terakhir dua bulan lalu nganter abah dan emak ke monas" jawab Ropy.


"ke Taman Mini aja mah di sana juga adem sekarang sudah di buka katanya, waktu kita mau kesana sama abah dan emak masih tutup. Jadi besok kesana aja jangan lupa ajak abah dan emak mereka pasti senang" kata Hartawan


"iya ke taman mini aja yang dekat" jawab Ropy sepakat.


Setelah sepakat hari sabtu besok piknik ke Taman Mini, lalu mereka berangkat ke tempat kerja masing - masing.


-


'


-


Tiba di rumah makan Ropy memarkirkan mobilnya di tempat biasa.


"mak, bah, sabtu besok kita ke taman mini yuk?" setelah duduk Ropy membuka obrolannya.


"hayu memangnya sudah di buka" tanya abah.


"udah katanya bah, baru kemarin di bukanya" jawab Ropy


"iya hayu nyi, emak oge hoyong milu, geus lami teuacan kadinya deui" jawab emak.


"iya ayo semuanya jalan- jalan" kata Ropy


Setelah ngobrol sama emak dan abah, Ropy melanjutkan pekerjaannya meriksa bahan makanan dia mencatan apa saja yang harus dibeli dan di lanjutkan memeriksa makanan yang lagi di olah di dapur.


"Wah pada sibuk nih" kata Ropy menghampiri karyawannya, ada yang mengiri sayuran, mengaduk pasakan di atas kompor, ada yang lagi ngulek, kalau mang Agus sedang melayani pengunjung yang sudah berdatangan tapi belum rame karena masih jam sepuluh tiga puluh.


"iya bu, ibu mau nyiapin makan siang buat bapak?" tanya mereka, karena Ropy sering memasak untuk suaminya.


"hari ini enggak masak buat bapak, bapak mengajak makan siang di restaurant jepang nanti satu jam lagi saya berangkat" jawab Ropy sambil mengambil gelas mau bikin kopi.


"alhamdulillah sekarang rumah tangga ibu bahagia, di sayang si bapak dan selalu romantis. Bibi senang melihat ibu tambah cantik dan ceria setiap hari" kata bi Ijah terharu.


Karena dia tau waktu Ropi masih menikah dengan Wendy. Wendy pulang malam terus dan sikapnya cuek sama Ropy, Ropy selalu kesepian setiap hari untung anak - anaknya sangat sayang mamanya jadi Ropy mencurahkan kasih sayangnya hanya kepada anaknya.


"ampun ibu sekarang pada bucin ya hahaha" kata bi Ijah, bi Sumi dan bi Entin mereka tertawa senang melihat ke bucinan majikannya.


"Iya dong jangan kalah sama anak muda lah" jawab Ropy sambil mengaduk kopi.


Ropy membawa kopi ke meja di depan dia menghampiri abah dan emak yang lagi duduk santai sambil ngeteh.


"mas Hartawan ngajak makan siang di Restaurant Jepang nanti satu jam lagi, emak dan abah mau ikut?" tanya Ropy, kepada orang tuanya dia selalu mengajak orang tuanya kemanapun kalau tidak terlalu jauh. Dia ingin menyenangkan orang tuanya selagi masih ada pikirnya.


"nggak ah nyi emak mah teu bisa nyapitna, mun makan mie ayam di sumpitan oge sok gogolosoran tara beunang hahaha" jawab emak tertawa lucu membayangkan makan pake sumpit yang gak dapat - dapat.


"Iya abah oge moal, bade makan didieuwe jeung sop sapi karesep abah" tembal abah.


"atuh ku sendokwe emamna mak, teu kedah ku sumpit ari teu tiasa mh" kata Ropy.


"nggak mau nyi panas kaluar nage teungah hari mah, disini aja makannya jeung abah emak oge mau sop sapi enak hipu" jawab emak.


"oh iya udah kalau enggak mau mah, mau pesen aoa atuh?" kata Ropy.


"abah mah mau buah belimbing sareng buah naga" kata abah.


"emak mah hoyong buah mangah nu amisnya" kata emak.


Mereka pesan buah - buahan, karena makanan gampang tinggal minta bikinin aja semua karyawannya bisa pikirnya.


"ya udah Ropy siap - siap dulu ke dalam ya" kata Ropy sambil berlalu ke dalam kamar lamanya, dia mau mandi dan ganti baju supaya segar karena kalau siang hari udara Jakarta panas.


Setelah rapi Ropy berangkat ke tempat yang di tuju dengan mengendarai monilnya sendiri


Hartawan tiba di Restaurant Jepang dia langsung memarkirkan mobilnya, setelah parkir di tempatnya dia merogoh sakunya mengambil ponsel untuk menelpon istrinya.


"ko gak di angkat" Hartawan bergumam lalu menelpon ulang dan tetap belum di angkat, dia berjalan menuju pintu masik sambil mengulang menelpon istrinya.


Baru aja mau masuk terlihat mobil istrinya memasuki halaman Restauran itu, dia menghampiri mobil istrinya yang sudah terparkir.


"mamah bikin cemas papa aja, di telpon gak di angkat - angkat" kata Hartawan sambil memeluk dan mencium kening istrinya yang baru keluar dari mobil.


Ropy membuka tasnya meriksa ponsel yang ternya bamyak panggilan tak terjawab dari suaminya.


"maaf pah, mama lupa nggak pake nada. Jadi gak tau ada yang nelpon" jawab Ropy membalas pelukan suaminya.


Mereka masuk ke dalam Restaurant untuk makan siang