Ropy

Ropy
Bertemu Teman Semasa SD



Seperti biasa setiap harinya Ropy sibuk di rumah makan, bangunan yang bergaya modern minimalis itu selalu rame pengunjung.


"alhamdulillah pesanannya sudah selesai, tinggal antar" gumam Ropy senang setelah selesai mengepak catering pesanan dari kantor travel untuk acara perpisahan kepala yang lama sekaligus penyambutan kepala yang baru.


"Mang Agus tolong masukin semua pesanan ini ke bagasi mobil saya, kalau ga cukup di bagasi di jok belakang aja jangan lupa di ikat supaya tidak berantakan. Saya mau mandi dulu" ujar Ropy kepada pekerjanya.


"wah ibu sudah cantik seperti gadis remaja lagi sekarang badannya tambah bagus" puji bi Ijah melihat Ropy pake celana jean panjang dipadukan dengan kemeja panjang.


"Bisa aja bibi... Mana ada gadis remaja usianya 47 tahun hahaha..." jawab Ropy sambil pamitan mau mengantarkan pesanan.


"ih ibu gak percaya, orang bener ko ya Sumi ibu cantik kan?" bi ijah keukeuh.


"iya ibu terlihat lebih muda banget" timpal bi Sumi sambil senyum.


Ya memang body Ropy sudah ideal malah cenderung kurus sekarang karena kesibukannya, wajahnya yang memang cantik dan manis dari dulu walaupun dulu gemuk.


Ropy mengendarai mobil dengan perlahan, dia takut makanan yang di dalam kotak berantakan.


Sampai di kantor travel Ropy turun dan menghampiri satpam "permisi pak... saya mengantarkan catering yang dipesan kantor ini tiga hari lalu, di taroh di mana ya pak?" tanya Ropy kepada satpam kantor travel tersebut


"oh itu di aula buk, mari saya bantu" jawab pak satpam.


"terima kasih pak, hati - hati bawanya ya pak" Ropy membuka bagasi mobilnya.


Setelah selesai menyusun catering untuk makan siang di aula, Ropy berjalan ke toilet untuk cuci tangan.


"kamu Ropy kan?" tanya seorang pria tersebut sambil memandang dirinya dari atas sampai bawah.


"eh iya benar... Apa anda mengenal saya?" Tanya balik Ropy...


"aduh maaf aku lupa Wan, ya ya kamu si Awan yang suka jailin aku" setelah menatap muka teman semasa SDnya baru mengingatnya.


"hahaha... Iyaaa habisnya dulu kamu gemesin mukanya putih kemerah merahan dan pipinya cuby, makanya aku suka noel-noel pipi kamu sampai nangis" Hartawan tertawa lepas.


"kamu kerja disini Wan?"


"ya aku baru dipindahkan seminggu yang lalu Rop... Eh ngomong - ngomong kamu kerja juga di sini? Kok aku baru liat ya, dan pakaianmu santai bukan pakaian kantor"


"aku kesini mengantar catering, kebetulan kantor ini langganan setiap ada acara pasti pesan ke rumah makan aku"


"Oh ya di mana alamatnya siapa tau nanti aku mampir numpang makan di sana?"


"Yaaa numpang makan lagi baru aja ketemu, bayarrr dong"


"Iya iya aku bercanda aja kamu malah sewot, jangan khawatir kalau makan di sana aku bayar dua kali lipat, asal minta no telponnya dong"


Lalu mereka bertukar no ponsel


"Eh ngomong - ngomong jam istirahat sudah mau habis, kamu belum makan siang Wan... ayo sana masuk lagi... Aku pulang ya"


"Ya elah baru aja ketemu sebentar udah ngusir, iya deh aku masuk dulu ya eh jangan lupa konpirmasi akun medsos aku... Hati - hati di jalan"


"Siap boss laksanakan"


Mereka menyudahi obrolannya sambil berjalan ke tujuan masing - masing.