Remember

Remember
kedatangan Riki



"uncle kita mau kemana?" Tanya Rain dengan heran saat mereka tengah berada di dalam mobil


"Jemput onty cantik.. uncle mau ngajak main.. kamu mau kan?"


Rain menatap Max dengan binar bahagia


"Benarkah uncle? Yeay..." Teriak Rain sambil memeluk bonekanya


Dilain sisi,


"Cocok gak sih ka?" Tanya Alandra sambil menampilkan dirinya dengan menggunakan pakain casual yang begitu cocok di tubuhnya


"Udah yah kak, ini udah 20 baju lo tunjuk ke gue.. dan gue nyesal jadinya kesini ..."


"Ya udh ini cocok atau gak?" Tanya alandra yang tidak puas akan ucapan adiknya


"Oh astaga.. cocok loh cocok... Udah cocok.. lagian lo bilangkan ketaman bermain.. dah cocok ini" ucap Raka membuat Andra menatap dirinya dari bawah


Benarkah yang dikatakan adiknya? Apakah ini pakaian yang sangat cocok untuknya?


"Seperti nya aku harus ganti" ucap Alandra dan kembali ke kamarnya


"SERAH DAH SERAH... CAPEK GUE CAPEK" teriak Raka yang sudah stress akibat kakaknya itu


Alandra kembali menatap pantulan dirinya di cermin kamarnya, yang dikatakan adiknya memanglah benar.. pakaian ini sangat cocok untuknya terutama lagi Max akan mengajaknya kencan di taman bermain


"Sudahlah ini saja, lagian aku sangat capek memilih pakaian yang lain" gumam Alandra dan langsung mengambil tasnya


Alandra membuka pelan pintu kamarnya namun tubuhnya terhenti kala melihat Riki yang sedang duduk bersama dengan Raka


"Untuk apa kak Riki datang ke apartemen ku?" Batin Alandra


"Hei Andra, heum mau pergi yah? Aku kesini karena mau-"


Raka melirik ke arah Riki dan kakaknya. Dapat dirinya lihat kakaknya sangat ingin pergi juga saat ini


"Oh kakak udah siap? Ya udah kak pergi aja.. lagian udah ditunggu kak Max kok" potong Raka membuat Riki menatap kearah Raka dengan heran


"Ah, jadi kamu mau pergi yah?"


"Iya kak, biasalah namanya juga lagi pacaran yakan.. oh iya hati hati yah kak Andra" teriak Raka yang dibalas senyum kikuk Alandra.


Alandra menghela nafasnya dengan lega kala ia berhasil keluar dari apartemen nya. Ntah mengapa ia sangat ingin berterimakasih pada adik kecilnya itu saat ini.


Drt..drt..


"Onty.. cepat yah.. Rain udah nunggu sama Uncle ini" ucap Rain dengan logat lucunya membuat Alandra menarik sudut bibir nya


"Iya sayang, onty lagi turun lift ini.. kamu jagain uncle aja yah, biar dia gak pergi" ucap Alandra dengan kekehan diakhir ucapannya membuat Max tanpa sadar menarik sudut bibirnya.


"Siap onty"


*


*


"Hai rain" teriak Alandra yang langsung memeluk gadis kecil itu


Max menatap ke arah Alandra, gadis didepannya itu tampak cantik dengan pakaian casualnya saat ini.


"Uncle.. udah natap onty cantik nya? Nanti kita telat loh" ucap Rain dengan nada celatnya membuat Max tersadar dan membuat wajah pria itu memerah bagaikan tomat


Alandra terkekeh geli, dapat ia lihat Max tampak begitu salah tingkah akibat ucapan Rain.


Max memasuki mobilnya dengan kesal, bagaimana ia bisa begitu salah tingkah di depan Alandra saat ini.. mau ditaruh dimana wajahnya saat ini?


*


*


Apartemen Alandra


"Kau tau kalau kakakmu pacaran sama bosnya?" Tanya Riki memulai percakapan membuat Raka yang sedang asyik menonton melirik kearah Riki


"Tentu saja tau, bukankah mereka sangat serasi?" Pancing Raka membuat Riki menggenggam tangannya untuk menahan kekesalannya


"Astaga.. kak Andra sekali jomblo.. gak ada yang mau.. sekalinya didekati orang.. langsung sekali dua" batin Raka sembari meminum minumannya


"Ah, kalau begitu aku pergi dulu.. terima kasih telah meminjamkan ini padaku" ucap Riki sembari menunjukkan alat yang dirinya pinjam


"Tidak usah sungkan kak, kembalikan saja kapan kau ada waktu... Bye bye" teriak Raka dengan santai.


Raka menarik sudut bibirnya dengan pelan setelah kepergian Riki, dengan cepat ia langsung mengambil ponsel nya diam diam dan menekan tombol yang ada di ponselnya.


Kumpul di ruang rahasia~ Raka


*


*