Remember

Remember
Alward dan trio macan



"terimakasih makanan nya calon kakak ipar" ucap Raka dengan bahasa Indonesia membuat Alan dan Ivan menatap terkejut


"Ah.. aku tidak mengerti bahasa Indonesia bisakah kau menggunakan bahasa Inggris saja?" Tanya Max membuat Ivan dan Alan bernafas lega


"Ah maksudku hmmpp-hmmmp" ucap Raka yang langsung saja mulutnya dibekap oleh Alan dan Ivan bersamaan


"Dia cuman bilang terima kasih makanannya.. gitu saja nya" ucap Ivan yang dibalas anggukan Alan


"Tapi kenapa aku mendengar kak ip-"


"Ah itu.. ipas... Maksudnya kipas... Dia selalu berbicara aneh memang hahahaha" ucap Ivan sembari menatap tajam Raka


"Ihh apaan sih pa.. tangannya bau tokek tau" ucap Raka setelah berhasil melepaskan dekapan tangan papa dan kakaknya itu dari mulutnya


"Sekali lagi kamu bilang gitu.. uang bulanan kamu terancam" bisik Alan dan Ivan bersamaan membuat Raka menelan salivanya dengan susah payah.


"Ah ayo lanjutkan makan lagi" ajak Ivan dengan nada santai


*


Dilain sisi,


"Oh astagaaa kak Andra" teriak Charlotte sembari berlari kecil membuat Alward mengigit jarinya dengan takut


"Astaghfirullah.. pelan pelan woii... Lo lagi bunteng woii.. ya Allah.. jadi ngilu kan luka gue" ucap Alandra dengan kesal


Charlotte menampilkan senyum cengirnya, ia hampir saja lupa bahwa dirinya saat ini sedang berbadan dua


"Kok bisa gini kak? Siapa yang nusuk kak?" Tanya Charlotte dengan kepo membuat Alandra menghela nafasnya sebentar


"Satu satu atuh, gue yang dengar lo ngomong sesak napas tau gak"


"Idih.. gaya nya sesak nafas.. memang dari dulu bengek iyee" celutuk Charlotte membuat Alandra hanya bisa mengelus dadanya


"Yah tentu aja bisa lah.. namanya manusia.. kalau kata yovie and nuno 'aku memang manusia biasa' gitu"


"Astaghfirullah.. nak jangan gilak macem onty andra yah nak.. gila kek papa sikit gak papalah asal jangan kek onty andra" ucap Charlotte sembari mengelus perutnya membuat Alward yang mendengar ucapan dari istrinya hanya bisa mengelus dadanya


"Sabar ward sabar.. gitu gitu istri lo sabar"


"Lo tau siapa pelakunya?" Tanya Alward membuat Charlotte langsung mengangguk kepo


"Gak tau, dia pakek topeng power rangers" ucap Alandra dengan asal membuat Charlotte memberengut kesal


Dirinya sudah sangat hapal akan wanita di depannya ini, pasti kakak angkatnya ini tidak akan memberi tahu siapa pun mengenai hal ini


"Boro boro kamu nanyak wat dijawab, lah tante yang enyak nya aja gk dijawab jawabnya" celutuk Alita membuat Alandra memutar bola matanya dengan malas


"SATU LAGI YAH NAK PESAN MAMA.. JANGAN CEM ONTY ANDRA YAH NAK.. GAK TERBUKA.. PANTESAN SIK JOMBLO" ucap Charlotte dengan keras membuat Alandra menatap kesal Charlotte


Baru kali ini dirinya merasa lebih baik untuk tidak dilihat daripada dilihat tetapi mengalami bully.. ckckckc


"Siapa bilang Andra jomblo, orang dia lagi dekat sama Max kok" celutuk Alita membuat Alward yang awalnya sedang minum tanpa sadar memuncratkan minumannya


"Ya Tuhan jorok banget lakik gue" ucap Charlotte dengan malu


"Uhukk..uhukk.. maaf" ucap Alward yang langsung mengambil tisu


"Kenapa wat? Wawat ada info apa? Spill dong" ucap Alita


"Tante namanya Alward bukan wawat atuh.. eneng eneng wae.. nanti gimana kalau anaknya manggil bapak nya wawat"


"Yah gak gimana mana asal jangan dipanggil kawat aja nya.. iyakan xa?"


"Serah dah serah.. eh tapi iya kenap kamu langsung tekejut gitu ada hal apa?" Tanya Charlotte dengam intimidasi


"Gak ada apa apa ko-k" ucap Alward yang langsung mengecilkan suaranya saat melihat para wanita langsung mendekat nya


"Spill atau kamu tante gantung di pohon toge" ucap Alita dengan garang


"Aduh mampus gue dah.. gimana ini.. kalau gue kasih tau gagal dapat cuan.. kalau gk dikasih tau hidup gue berakhir di pohon toge dong" batin Alward sembari menelan salivanya dengam susah payah


"Ah itu jadi-"


*


*


Holaaa jangan lupa like, komen dan vote


btwww my first love udh aku up jugaaaa jangan lupa like, komen dan vote