Remember

Remember
Rencana Max (2)



"APA!!!"


"Eh sayang... Jangan marah marah.. nanti bayi kita ikut marah sayang" ucap Alward


Charlotte menatap suaminya dan tersenyum senang. "Siapa yang marah marah.. aku cuman terkejut aja dapat berita wow gini"


"Makasih sayang" ucap Charlotte sembari mencium suaminya itu Dengan senang


"Lagi sayang lagi"


"Muachh... Makasih sayang"


"Hehehe... Terimakasih Max akhirnya gue dapat jatah ciuman gratis dari Charlotte" batin Alward dengan senang


*


*


Malam hari


Max, mengintip Alandra dari balik pintu.. dapat ia lihat gadis itu sedang bersiap siap ntah untuk apa


Cklek..


"Mau kemana?" Tanya Max tiba tiba membuat Alandra menatap terkejut Max yang tiba tiba muncul bagaikan setan


"Ngapain tiba tiba muncul oi... Macam setan baee"


"Bisakah kamu menggunakan bahasa Inggris saja?" Tanya Max membuat Alandra tersenyum setan


"Gak"


Max menghela nafasnya dengan kesal


"Mau kemana?"


"Mau makan"


"Saya juga mau makan" ucap Max membuat Alandra menghentikan beberes nya.


"Lo bisa ngomong bahasa Indonesia yah?" Tanya Alandra dengan Tatapan intimidasi


"Apa yang kamu katakan?" Tanya Max dengan heran


Alandra menghela nafasnya dengan kesal, apa pria bule ini berpura pura tidak mengetahui bahasa dirinya atau pria bule ini hanya tau beberapa kata saja?


"Kenapa kau bisa tau apa yang aku ucapkan tadi?"


"Tentu saja aku tau, waktu kemarin aku makan dengan adik dan papamu.. mereka menyebutkan kata 'makan' dan sekarang aku tau arti kata 'makan' itu" ucap Max menjelaskan panjang lebar


Alandra menghela nafasnya dengan lega.. untung saja pria ini tidak tau bahasa Indonesia kalau tidak.. dirinya harus memaki Max dengan bahasa sunda atau jawa agar pria ini tidak mengetahui artinya


"Eh mau kemana ini?"


"Ikut saja" ucap Max tanpa bantahan.


*


*


"Gimana enak?" Tanya Max saat mereka sedang berjalan sembari memakan burger yang baru saja mereka beli


"Enak banget, apalagi gratis" ucap Alandra dengan senang dan melahap burger tersebut kedalam mulutnya


"Tunggu dulu" ucap Max membuat Alandra menghentikan memakan burgernya


"Ada apa?"


Max mendekat ke arah Alandra, tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya dan menatap gugur pria di depannya ini


"Ada sisa makanan di bibirmu ini" ucap Max yang langsung memegang sudut bibir Alandra


"Ah .. oh.. i-iya makasih" ucap Alandra dan langsung berjalan duluan dengan degup jantung yang berdetak kencang


Max menarik sudut bibirnya dengan lebar, ia memasukkan sapu tangannya kembali ke dalam jas nya dan berlari mengejar Alandra.


"Kenapa kau sangat kencang sekali jalannya" tanya Max saat pria itu sudah berada di samping Alandra


Alandra menatap jalan dengan kosong, saat ini pikirannya ntah sudah ada dimana mana.. bahkan ia sampai lupa dengan burger yang dirinya miliki


"Hei" ucap Max yang menepuk pundak Alandra membuat gadis itu menatap ke arah Max


"Ah iya ada apa?"


"Kenapa burger mu tidak kau habiskan?"


"Ah i-iya akan kuhabiskan" ucap Alandra yang gugup


"Tunggu dulu, kenapa kau sangat gugup seperti ini? Apa karena tadi aku mengelap sudut bibir mu tadi?" Tanya Max  tiba tiba membuat wajah  Alandra memerah


"Hah? Tidak.. jangan mengada yah" ucap Alandra dengan kesal


"Haha.. aku hanya bercanda.. sudahlah, ayo balik ke kantor dan lanjutkan kerja kita yang sudah tertunda" ucap Max yang meninggalkan Alandra membuat gadis itu menatap kepergian Max dengan wajah memerah malu


"Astaga... Alandra sadar ayo sadar"


"Hei tunggu aku hei"


*


*