Remember

Remember
Terselamatkan nya Alward



Alandra menatap makanan yang dipegangnya. Ntah mengapa ia sangat yakin Max pasti belum makan apapun saat ini dan pasti pria itu saat ini sedang bergelut dengan komputer nya.


Tok..


Tok..


Cklek..


"Alandra" teriak Alward dengan wajah bahagia membuat Alandra menatap terkejut sahabat kembarannya itu


"Alward? Kenapa disini? Kau udah makan?" Tanya Alandra


"Bel- aww"


Alward menatap tajam Max, pria itu tanpa segan segan langsung menginjak kakinya begitu saja


"Loh kau kenapa?" Tanya Alandra dengan heran


"Dia sudah makan, bentar lagi pergi.. iyakan?" Tanya Max dengan tersenyum iblis membuat Alward menghela nafasnya.


"Iya, aku udah makan.. ini mau pergi.. kalau gitu aku pergi dulu" ucap Alward yang langsung berjalan ke arah pintu


"Kirim salam sama Charlotte" ucap Alandra yang dibalas anggukan Alward


Max berdeham kecil membuat Alandra langsung menatap pria itu.


"Ah iya ini makanan untukmu, sudah kuduga kau pasti belum makan"


Alandra meletakkan beberapa makanan yang baru saja ia beli ke atas meja membuat Max menatap gadis itu dalam diam.


"Okay, aku akan kembali bekerja"


"Tunggu"


Alandra membalikkan tubuhnya, ia menatap heran Max.


"Ada apa?"


"Temani aku makan sebentar" ucap Max membuat Alandra memutar bola matanya dengan malas.


Mengapa pria itu sangat aneh? Makan saja perlu ia temani.. apa karena pria ini kelamaan bermain bersama dengan Rain, sifatnya juga berubah menjadi anak anak.


"Apa kau tidak bisa makan sendiri?"


"Tidak"


"Oh astaga.. dasar anak kecil" ucap Alandra yang tidak perduli dan hendak membuka pintu


"Aku akan menambahkan gajimu" ucap Max membuat Alandra menghentikan kegiatannya


"Benarkah? Baiklah" ucap Alandra dengan riang dan langsung duduk di sofa membuat Max tersenyum senang


Max berjalan ke arah sofa dimana Alandra berada, ia menatap makanan yang ada di depannya dengan tatapan lapar


"Tunggu" ucap Alandra membuat Max menatap heran gadis di depannya ini


"Ada apa?"


"Ah tidak apa apa, hanya tadi tidak sengaja terkena air panas saat menyeduh kopi" ucap Max membuat Alandra menatap tidak percaya Max


"Tunggu sebentar" ucap Alandra dan langsung mencari kotak obat


"Ternyata kau bisa ceroboh juga" ucap Alandra yang langsung mengambil tangan Max dan mengobatinya dengan pelan


"Sakit?"


"Enggak" ucap Max membuat Alandra menekan sedikit membuat Max meringis kesakitan


"Eh maaf.." ucap Alandra dan mengembus tangan Max dengan pelan


"Lain kali hati hati jangan ceroboh lagi" ucap Alandra dan menyimpan kotak obat setelah ia mengobati luka di tangan Max


"Aku lapar"


"Yah makanlah"


"Kau tidak lihat tanganku sakit.. suapin aku" ucap Max membuat Alandra menghentikan kegiatannya dalam menyusun obat di kotak obat


Ia menatap dalam Max, apa karena luka di tangannya ini pria ini menjadi tidak waras?


"Tidak demam, tapi apa dia salah minum obat tadi pagi?" Gumam Alandra saat gadis itu meletakkan tangannya di kening Max


"Cepatlah, aku sudah lapar" ucap Max membuat Alandra dengan malas langsung mengambil makanan nya.


"Baiklah, buka mulutmu"


"Aaa~"


*


*


Alward berjalan dengan lega saat dirinya tengah keluar dari ruangan pria itu.


"Untung saja Alandra datang tepat waktu kalau tidak, gue harus mengorbankan nama Edward"


Drt ..drt..drt..


My wife is calling..


"Iya sayang?"


"..."


"Oke sayang, aku akan datang" ucap Alward dan langsung memasukkan ponselnya ke dalam saku saat istrinya itu mematikan ponselnya dengan sepihak


*


*


halo semua, maaf banget author baru update 🥺karena ada sesuatu masalah pada author 🙂🙏kepada kalian semua jangan lupa tetap dukung author yah .. i love u guys 💕