Remember

Remember
Sarapan buatan Max



"onty cantik" teriak Rain yang langsung berlari ke arah Alandra yang sedang mengunci apartemen nya.


"Rain, sama siapa kamu sayang?" Tanya Alandra dan langsung berjongkok di depan gadis kecil itu


"Tentu saja sama uncle" ucap Rain sembari menunjuk ke arah Max yang sedang berjalan ke arahnya.


"Ehem, Rain menyuruhku untuk menjemputmu pergi kerja" ucap Max sembari merapikan dasinya


"Benarkah itu Rain?" Tanya Alandra yang dibalas anggukan gadis itu.


"Onty ini untuk onty" ucap Rain sembari membuka tas nya dan memberikan sebuah kotak bekal yang berisi roti selai


"Hei, kau tidak pernah memberikan apapun pada uncle" ucap Max yang melihat keponakannya itu


Rain melirik sedikit pamannya namun seperkian detik membuang wajahnya.


Max yang melihat tingkah keponakannya itu langsung membulatkan matanya tidak percaya.. bagaimana bisa keponakannya ini seperti ini padanya?


"Terimakasih yah sayang, ya udh ayo kita pergi" ucap Alandra dan langsung menarik tangan Rain meninggalkan Max membuat pria itu mengelus dadanya sebentar.


"Memang para wanita selalu benar"


*


*


Steven Group


"Ma apakah kita beneran ikut?" Bisik Alexa yang sedikit gugup


"Tenang saja sayang... Mereka tidak akan berani mengusir kita... Bersikap santailah" ucap Alita yang menenangkan menantunya itu.


"Aku tidak menyangka kantor ini begitu buruk dan dengan berani nya ia menuntut putriku" gumam Alita sembari menatap ke sekeliling nya


"Silahkan ikutin saya tuan dan nyonya" ucap sekertaris Steven dengan sopan.


Alan dan Ivan berjalan dengan santai diikuti dengan Alita dan Alexa namun tiba tiba Alita berhenti membuat Alexa mengikuti mama mertuanya itu


"Eh... Ssttt" ucap Alita membuat Alan dan Ivan menghentikan langkahnya dan menatap ke belakang tepatnya ke arah Alita.


"Ada apa sayang?" Tanya Ivan dengan heran


"Sini dulu" ucap Alita membuat Ivan dan Alan saling tatapan dan memutuskan untuk mendekat ke arah Alita.


"kalian ini jalan barengan... mau dikata homo?" Tanya Alita membuat Ivan dan Alan menatap heran Alita


"Maksud mama?" Tanya Alan dengan heran


"Kalian anggap apa kami? Dayang dayang? ... Alan gandeng istrimu.. kamu juga mas.. gandeng tangan aku bukan jalan di samping Alan" ucap Alita dengan kesal membuat Ivan menghela nafasnya sebentar dan mengikuti perintah istrinya.


"Gini dong, baru cocok" ucap Alita dan langsung menggandeng suaminya itu membuat Alan menatap tidak percaya akan mamanya itu.


"Ayo sayang" ucap Alan yang dibalas senyuman tipis Alexa..


Dilain sisi,


Tok..


Tok..


Ckittt..


"Terimakasih Mr. X" ucap Raka dan dengan cepat langsung memasuki mobil Steven


Ia mengatur pernafasannya sebentar dan menatap kamera dashboard mobil.


"Ckkck mobil yang biasa saja" gumam Raka dan langsung mengambil memori kamera tersebut dan dengan cepat meletakkan chip di segala tempat yang tidak nampak.


"Oke sudah siap, sekarang tinggal duduk sambil makan snack mie lidi hehehe"


*


*


Scoat Group


"Enak kan onty?" Tanya Rain saat Alandra memasukkan roti selai tersebut ke dalam mulutnya


"Hmm enak, Rain sangat pandai" puji Alandra sembari tersenyum manis.


"Itu bukan punya Rain Onty, tapi itu punya uncle" ucap Rain dengan polos membuat Max terbatuk dan menatap aneh keponakannya.


"Punya uncle?" Tanya Max yang tidak paham dengan perkataan keponakannya itu.


"Iya, masa sih uncle lupa" ucap Rain membuat Alandra menatap ke arah Max sedangkan pria itu menggelengkan kepalanya sebagai tanda tidak mengerti


"Aduh, uncle sih udah tua.. ingat dulu" ucap Rain dengan kesal


*Flashback on


"Rain, sudah siap semuanya?" Tanya Max yang sedang memberikan selai ke roti.


"Sudah uncle"


"Uncle mau ke kamar dulu, mau siap siap.. kamu jangan lupa makan roti itu, uncle sudah siapin makanan untuk kamu" ucap Max sembari menunjuk meja makan


"Baik uncle" ucap Rain dengan senyum polosnya


Rain melirik ke arah Max, ini kesempatan nya... Ia akan mengikuti apa yang diperintahkan mamanya itu.


Dengan cepat, ia mengambil kotak bekal yang ada di tas nya... Dan memasukkan dua roti selai ke dalam kotak bekal tersebut.


"Tidak sia sia, aku membawamu chiwi" gumam nya pada kotak bekal kesayangannya dan langsung memasukkan kotak bekal tersebut ke dalam tasnya.


*Flashback off


"Kenapa kamu bohong sama uncle kalau roti itu habis kamu makan? Apa jangan jangan kamu berbohong juga pada uncle bahwa kamu tidak makan?" Ucap Max membuat Rain membulatkan matanya dan menggelengkan kepalanya dengan cepat


"Tentu saja Rain makan Uncle... Habis Rain memasukkan roti itu.. Rain langsung membuat roti selai baru untuk Rain" ucap Rain dengan cengengesan.


"Tapi kenapa kamu tidak membuatin uncle?" Tanya Max yang tidak mengerti dengan pemikiran keponakannya ini.


"Yah karena Rain malas, udah yah Uncle.. jangan ribut lagi... Kerja sana" ucap Rain membuat Max membulatkan matanya.


"Astaga, anak ini sama seperti Angela.. membuatku kesal saja" batin Max dengan kesal


*


*


Haiii... Jangan lupa like, komen dan vote