
Rain berlari dengan semangat saat dirinya sudah sampai di sebuah taman.
"Hati hati Rain, kamu baru siap makan" teriak Andra mengingati gadis kecil itu.
Alandra mendudukkan tubuhnya di sebuah kursi taman, diikuti dengan Max yang juga duduk di sampingnya.
"Astaghfirullah apa gue sakit jantung yak.. napa debar-debar gak karuan trus ini jantung" batin Alandra sembari memainkan ponselnya.
"Alandra, ada yang mau saya bicarakan sama kamu" ucap Max tiba tiba membuat Alandra menoleh ke arah bosnya itu dan menatap pria itu dengan tatapan tidak mengerti
Max yang ditatap Alandra, ntah mengapa langsung merasa gugup dan menarik nafasnya sebentar.
"Mau ngomong apa?" Tanya Alandra dengan heran.
"Uncle, onty... Ayo main" ucap Rain yang tiba tiba datang dan langsung menarik tangan Alandra dan Max membuat Max mengurungkan niatnya untuk meminta maaf pada gadis itu.
"Mau main apa sayang?" Tanya Alandra saat gadis itu menarik dirinya dan Max tepat berada di depan dua buah ayunan.
"Maim ayunan onty.. uncle Max yang dorong ayunannya" ucap Rain dan langsung mengajak Alandra untuk duduk di ayunan yang tepat berada di samping Rain.
"Uncle, ayoo dorong" perintah Rain tanpa debat membuat Max menghela nafasnya dan memutuskan untuk mendorong ayunan kedua gadis itu.
Tanpa sadar Alandra tersenyum senang, ntah mengapa ia menyukai ini... Apa karena ia sudah lama tidak bermain ayunan?
"Onty suka kan?" Tanya Rain
"Tentu saja" ucap Alandra
"Uncle.. dorong yang kuat dong..." Ucap Rain dengan kesal.
Alandra tertawa kecil saat melihat gadis kecil yang begitu cerewet. Ia tidak paham mengapa gadis ini begitu bawel dan berbanding terbalik dengan pamannya yang bagaikan kulkas 24 pintu.
"Uncle, Rain haus" ucap Rain tiba tiba membuat Max menghela nafasnya dan menatap keponakannya ini dengan tatapan kesal
"Terus?"
"Beliin minuman dong Uncle.. onty cantik pasti haus juga.. iyakan onty?" Tanya Rain membuat Alandra ingin menggelengkan kepalanya namun dicegat oleh Rain
"Ah, iya.." ucap Alandra membuat Rain tersenyum puas
"Baiklah nona kecil, Uncle beli minuman dulu" ucap Max dengan terpaksa dan langsung meninggalkan Alandra dan Rain berdua di taman.
"Onty, mau Rain kasih tau satu rahasia gak?" Tanya Rain membuat Alandra langsung menoleh ke arah Rain
"Sebenarnya onty, Uncle itu suka sama onty.. tapi yah gimana yah Uncle itu malu malu kucing" ucap Rain dengan polos
"Hah? Hahaha.. kamu ini.. masih kecil tau darimana suka sukaan sih sayang" ucap Alandra yang tertawa kecil saat mendengar ucapan gadis kecil di sampingnya ini.
"Ini yah onty... Semenjak Uncle ditinggal onty Alexa... Uncle itu sering diam kek patung.. bahkan Rain sampai bosan lihat Uncle.. tapi pas Uncle ketemu Onty.. ntah kenapa Uncle bisa tersenyum tiba tiba... Berarti itu Uncle suka sama Onty dong" ucap Rain dengan pd nya membuat Alandra menatap tidak percaya akan pendengaran nya ini.
Anak umur 5 tahun, mengatakan seperti itu... Apa ia tau tentang arti cinta?
"Bisa gila aku lama lama" batin Alandra dan menggelengkan kepalanya dengan cepat.
*
*
"Kau sudah membereskan semuanya?" Tanya seseorang sembari menggoyang kan gelasnya yang berisi wine.
"Sudah tuan, saya sudah membereskan semuanya" ucap seorang pria tersebut dengan menunduk
"Apa yang Airin katakan pada wanita itu?"
"Nona Airin tidak perduli tuan, karena nona Airin percaya pada kakak laki lakinya tuan"
"Baiklah, kau boleh keluar"
"Kalau begitu saya permisi tuan"
"Kau begitu bodoh sayang, tapi tidak apa apa.. aku akan membuatmu berlutut padaku dan tidak akan membuatmu berlutut di depan kakak laki lakimu yang tidak berguna itu" gumam seseorang itu dengan senyuman devilnya.
*
*
Wayo.. wayo siapa yang nungguin author update?
Wakkaka
Maaf yahh author baru up karna author hiatus tiba tiba wakakak..karena ada alasan pribadi yee..
Jadi jangan lupa vote dan komen.