
Max berjalan dengan santai menuju apartemen nya namun matanya membelalak kaget saat melihat keponakan kecilnya itu beserta dengan Angela sedang menunggunya.
Dengan cepat Max langsung bersembunyi, bisa gagal rencana nya mengajak Alandra kencan jika keponakan nya itu ikut.
"Uncle kemana yah mommy? Rain rindu"
"Ntahlah sayang, mommy juga tidak tau... Kamu rindu uncle mu kan? Mommy juga sayang"
"Mommy rindu uncle juga?"
"Tidak, mommy rindu quality time bersama Daddy mu nak" ucap Angela membuat Max yang mendengarnya mendengus kesal
Angela melirik ke arah arlojinya, ia benar benar tidak mengerti dimana sepupunya itu saat ini.
Drt..drt...
"Halo Frananda"
Max menajamkan pendengarannya, ia ingin tau apa yang sedang direncanakan ibunya itu bersama dengan sepupunya ini.
"Kau dimana saat ini?"
"Aku sedang di apartemen Max, tapi sepertinya dia tidak ada" ucap Angela sembari melihat kesegala arah
"Apa kau tidak melihat berita pagi ini? Sepupumu itu sedang kencan pagi dengan Alandra"
"W-what? Kau tidak bercanda kan Frananda?"
"Tentu saja tidak, lihatlah foto yang kukirim" ucap Frananda membuat Angela langsung melihat foto yang dikirim tantenya itu
"OMG.. Max"
"Sudah lihat bukan? Kalau tidak kau antar kan saja Rain padaku..biarkan dia bermain disini"
"Baiklah Frananda, sampai ketemu lagi.. bye"
Angela mematikan ponselnya dan menatap putrinya itu kemudia berlutut tepat di depan putrinya
"Sayang, uncle Max tidak ada di dalam.. dia sedang pergi.. jadi kita kerumah grandma Frananda yah" ucap Angela yang dibalas anggukan Rain
Max yang mendengar itu menghela nafas lega, akhirnya kencan yang diinginkannya akan berjalan dengan sesuai rencananya
"Permisi tuan, saya ingin mengambil sampah ini"
"Ah iya baik.. e-eh"
Bugh..
Max menjatuhkan bongkongnya dengan kuat, ia benar benar mengutuk kecerobohan nya saat ini
"Ah tid-"
"Uncle Max" teriak Rain membuat Max menatap kearah Rain dan Angela
"Habislah sudah diriku" batin Max yang menatap datar kearah ibu dan anak tersebut
*
*
"Jadi sedang apa kalian disini?" Tanya Max menatap intens kearah Angel dan Rain
Angel melebarkan senyumannya membuat Max mendengus kesal. Ia sudah tau apa yang akan dilakukan sepupunya ini.
"Jadi-"
"Tidak.. aku tidak mau menjaga Rain ... Kau ibunya dan dia juga punya ayah.. masak Rain aku yang jaga.. serasa aku menjadi ayahnya"
"Ayolah Max, Rain sudah menganggap mu sebagai ayahnya.. iyakan sayang?" Tanya Angela yang dibalas anggukan Rain
"Rain senang main dengan uncle.. terutama dengan onty cantik"
"Ayolah Max"
"Tidak untuk hari ini aku menolak menjaga Rain-"
"Uncle gak sayang Rain lagi?" Rain menatap sendu Max bahkan saat ini air matanya hendak menetes dari pelupuk matanya
"Huwaa... Uncle jahat... Hiks...hikss.."
Rain menangis sejadi jadinya membuat Max menghela nafasnya. Sedangkan Angela, wanita itu berusaha menghentikan tangisan putri kecilnya itu
"Oke.. oke.. Rain jangan menangis .... Uncle akan mengajakmu pergi bermain hari ini ... Jadi jangan menangis" ucap Max namun Rain masih tetap menangis
"Sama onty cantik" sambung Max membuat Rain memberhentikan tangisannya tiba tiba
"Benarkah Uncle? Uncle tidak bercanda kan? Uncle serius kan?"
Max mengangguk cepat membuat Rain senang, sedangkan Angela ia tersenyum misterius melihat sepupu nya itu
"Dasar ibu dan anak.. sama sama pengganggu" batin Max yang langsung meminum air di gelasnya dengan sekali teguk.
*
*
halo jangan lupa like, vote dan komen.. dan juga sayang sayangku maaf sepertinya hari kedepannya aku hiatus bentar karena sedang mengerjakan laporan praktek ku dari setiap mata kuliah:( jadi mohon maaf atas ketidaknyamanan nya💞