RE: HIGH HUMAN ARTIFICIAL TECHNOLOGY

RE: HIGH HUMAN ARTIFICIAL TECHNOLOGY
#REHHAT [2] – [24] After Rampage (2/2)



Pecahnya perang besar di seluruh Distrik Negara Adidaya Permukaan sampai-sampai melenyapkan Tower Energi Pusat Negara Adidaya [3]. Yang berarti Negara Adidaya tersebut sudah sepenuhnya lenyap dan tidak bisa bangkit kembali.


Keadaan di Daratan Surga Permukaan menjadi sangat mencekam.


Akibat dari lenyapnya Negara - Negara Adidaya Daratan Surga Permukaan, sekarang hanya ada dua faksi yang akan berperang: Faksi Umat Manusia melawan Faksi Iblis.


Namun di Daratan Surga lain—Daratan Surga Bawah—Greatest Kingdom [0], tepatnya di Distrik [0] yang merupakan Distrik Bawah teraman dari serangan para iblis, juga mendapatkan berita menghebohkan lain di mana ternyata ada beberapa NPC Tier.1 dari Daratan Permukaan, yang bisa membantai Pahlawan Nasional—para player.


Memang pada akhirnya para Pahlawan Nasional Daratan Surga Permukaan telah dilenyapkan oleh Kaum Iblis dan Sekte Sesat, namun, peran beberapa NPC Tier.1 tersebut pun tak bisa dianggap enteng.


Tembakan Cannon Ungu dari mulut menganga Great Satan Perempuan, langsung meluluh lantahkan Tower Energi Negara Adidaya [3], dan dengan seketika mengakhiri pertempuran.


Serangan Great Satan itu mengakhiri pertempuran tetapi sekaligus menjadi pertanda pembukaan Perang Besar antar kedua Umat Makhluk Hidup, yang memang sudah saling bermusuhan sejak dulu kala.


Pada tahap permainan ini, memang sangat sulit untuk para player berubah menjadi Kaum Iblis. Jadi Kaum Iblis hanya didominasi oleh para: Pribumi Daratan Surga.


Para player menggunakan idiom tersebut untuk menyindir A.I. (Artificial Intelegence). NPC. Dalam gim yang mereka mainkan. Yangmana Gim Serikat Dunia itu sendiri berbasis A.T. (Artificial Technology).


Semua teknologi buatan yang diimplementasikan ke dalam sebuah Game D-MMORPG yang memang bukanlah hal baru. Namun, hanya Dimension Game ini yang satu-satunya bertahan dari kerasnya perubahan era dan waktu.


Daratan Surga itu sendiri terbagi menjadi tiga bagian:


1.     Daratan Surga Bawah


2.     Daratan Surga Permukaan


3.     Daratan Surga Atas


Masing-masing dari Daratan Surga Bawah dan Permukaan terdiri atas distrik dan wilayah:


1.     Village.0 s.d. Village.3


2.     City.F[actory]0 s.d. Town.0


3.     Town.1 s.d. Central Town


“Mau apa player sepertimu datang ke sini?” tanya seorang pria setinggi Tombak Silver dipegangnya.


Seorang Pria Kapak Merah yang ditanya olehnya melirik NPC - NPC Guardian di belakang Pria Tombak itu dengan tatapan takjub. Dia langsung menghadap pria tersebut, dan menggenggam kepalan tangannya seraya sedikit mencondongkan tubuhnya ke depan dengan hormat.


“Saya mau melaporkan quest, Tuan Muda Tang—permisi,” jawabnya, langsung pergi melewatinya begitu saja.


Pria Kapak Merah terlihat sangat menghormati player bertombak itu, namun dia berlalu begitu saja karena dia terlalu antusias ingin segera menyelesaikan quest-nya. Dia langsung menaiki anak tangga, menuju Bangunan Kuil Utama yang diapit dua Tower Kembar.


Pada saat dia mencapai setengah jalan, dia bisa melihat di samping bawahnya terdapat bangunan-bangunan kota serta beberapa bangunan desa, mengitari Tower Energi Metal Hitam yang menjulang tinggi ke angkasa.


Memang, dua Daratan Surga di dalam Gim Serikat Dunia berbentuk kawah besar dengan Distrik Central Town di tengah-tengah cekungannya. Tetapi hamparan kota dan desa yang mengelilingi Tower Energi Metal Hitam di samping bawah Pria Kapak itu, berkedaulatan: Kerajaan.


Jika para penduduk kerajaan di bawah melihat Wilayah Khusus tempat Pria Kapak Merah itu berdiri, mereka seperti sedang melihat Bangunan Kuil yang terletak di atas tebing tinggi.


Memang, di Daratan Surga Permukaan dalam gim terdiri dari beberapa wilayah berkedaulatan Negara, tetapi hamparan wilayah di samping bawah Pria Kapak Merah itu hanya terdiri dari kerajaan tunggal.


Greatest Kingdom [0]


Namun untuk Daratan Surga Atas, tak ada satu orang pun yang tahu bagaimana hamparan di atas sana. Para player hanya menduga jika itu hanyalah takhta Tuhan, Malaikat serta jajaran para DewaNya.


Kendatipun NPC – NPC di sekitar Pria Tombak Silver itu tidak sebanding dengannya, dia melihat para NPC itu memancarkan energi dan aura yang sangat menakutkan—itu adalah apa yang dia rasakan saat baru saja memasuki Wilayah Khusus Kuil.


Dia sangat mengenal player yang melatih para NPC tersebut. Player tersebut merupakan Tuan Muda Utama Baru dari Keluarga Konglomerat Tang:


Tang Tang No


Yangmana keluarga tersebut juga merupakan salah satu Keluarga Petarung Garis Depan Umat Manusia saat ini. Pun setelah terjadinya Insiden Besar, mereka mengamuk dan menghabisi seluruh NPC yang selamat, Anggota Sekte Sesat, serta beberapa Kaum Iblis lemah di permukaan sana.


Mereka mengamuk sampai seperti itu sebab Tuan Muda Utama mereka sebelumnya. Xiao Tang No. Telah mati terbunuh oleh Tetua Sekte Sesat.


Kendatipun tidak sebanding dengan Kaum Iblis, amukan Keluarga Konglomerat Tang berhasil menekan Sekte Sesat.


Apa pria tampak lemah itu akan jadi Pahlawan Nasional selanjutnya? Player yang dipanggil Tuan Muda Tang itu menoleh kepadanya, menautkan alis. “Amukan Kaum Iblis diperkirakan akan sampai ke Daratan Surga Bawah ... Aku harus segera menyelesaikan Legendary Quest-ku juga.”


Kedua pria itu saling menatap tajam untuk beberapa saat.


Pria Kapak Merah itu tahu Tang Tang No merupakan Calon Pahlawan Tombak berikutnya, sebab itulah dia tidak berani berbasa-basi, dan lagi, yang dihadapinya adalah seorang Tuan Muda Keluarga Konglomerat Kelas Atas. Dia berbalik, lanjut menapaki anak tangga.


Tak butuh waktu lama untuk dia sampai di hadapan sebuah Bangunan Besar yang sangat tak asing baginya:


Kuil Dewa Perang


Tidak seperti kuil pada umumnya, ia lebih seperti katedral namun lebih besar, dengan lambang kapak silver di pintu masuknya.


Pintu Besar itu terbuka lebar, memperlihatkan aula besar dengan puluhan pilar penopang gedung di kedua sisi karpet merah yang mengarah ke sebuah tangga tiga sisi.


“Akhirnya quest legendary-ku selesai juga!!” serunya, mengepalkan kedua tangan. “Tapi aku harus hati-hati ke para NPC—sekarang—mereka semua sangat berbahaya ... Terutama para NPC yang dilatih Tuan Muda Tang itu.”


Dia berjalan menuju tangga di ujung karpet merah.


Di lantai tiga, Pria Kapak Merah berambut putih itu menghadap seorang NPC berperawakan sepuh—yang tak lain merupakan Pemimpin Kuil Dewa Perang.


“Saya telah menyelesaikan permintaan dari Dewa Perang, Tuan,” lapornya, berlutut seraya mengangkat kristal berwarna biru sampai ke atas kepalanya. “Berikut Kristal Memori—bukti hancurnya Ghost Fang Kingdom!”


“Hebat!" pujinya, bangkit dari kursi takhtanya sembari tersenyum ramah, "Kamu adalah Anak Diberkati Tuhan pertama yang menyelesaikan tugas dari Dewa Perang ... Sekarang, kamu akan dianugrahi gelar Pahlawan Nasional Utama!”


Pemimpin Kuil Dewa Perang mengangkat kedua tangannya, memberi pria berambut putih itu Berkat Dewa Perang.


"Selamat untukmu, Nak!”


"Terimakasih banyak, Tuan."


Kristal Memori ditangannya tiba-tiba menghilang, dan seluruh tubuh pria itu mulai disinari cahaya putih nan transparan.


Akhirnya ... Akhirnya ... akhirnya aku bisa jadi Pahlawan Nasional, demikian pikirnya, mendesah dengan bangga.


Dengan itu, sebuah pemberitahuan muncul di hadapannya:


[Congratulation!]


[You got title: Vanguard Heroes]


“Aku harus segera mengumpulkan para Pahlawan Nasional Baru lainnya!” tekad Pahlawan Pelindung Baru, bangkit seraya mengepalkan tangan kanannya. “Kami—Pahlawan Nasional harus benar-benar waspada. Kalau Kaum Iblis sampai menyerang Greatest Kingdom [0] ini, bukan cuma terjadi Perang Besar lagi .. itu ... itu berarti tidak menutup kemungkinan akan jadi Perang Dunia!!”***