One Night Stand With My Uncle

One Night Stand With My Uncle
Bab 7. Pernikahan Xander dan Zeevana



...πŸ€πŸ€πŸ€...


Para orang tua sudah mengambil keputusan setelah musyawarah, akhirnya mereka sepakat untuk segera menikahkan Xander dan Zeevana. Meski mereka tau Xander dan Zeevana tidak saling mencintai.


Javier datang ke ruang keluarga untuk menyampaikan hasil keputusan itu pada Zeevana dan Xander. Tak sengaja Javier mendengar percakapan Zeevana dan Xander.


"Dia memang harus menikahimu, HARUS!" ujar Javier seraya berjalan mendekati Zeevana dan Xander.


"Dad, ini tidak mungkin...uncle adalah uncleku. Aku tidak mungkin menikah dengan pamanku sendiri. Uncle adalah adik Daddy dan aku tidak akan menikah dengannya. Aku akan membesarkan bayi ini sendirian dan--"


"Zee cukup!" sentak Javier memotong ucapan putrinya yang dirasa tidak masuk diakal. "Ada satu hal yang harus kau tau. Xander bukanlah adik kandung Daddy." jelas Javier dan membuat Zeevana tercengang.


"Daddy kau jangan bercanda!" sergah gadis itu tak percaya.


"Daddymu tidak bercanda, aku memang bukan adik kandungnya. Aku di adopsi oleh mama Margaretha saat usiaku 8 tahun." jelas Xander membenarkan.


Zeevana terdiam, dia tidak menyangka bahwa Xander ternyata bukan adik kandung papanya.


"Xander, kau harus menikahi Zee," ujar Javier pada adik angkatnya itu.


"Aku paham kak." sahut Xander paham.


"Tidak dad, uncle punya kekasih dan--"


"Xander, segera putuskan kekasihmu itu.Aku tidak mau menikahkan putriku dengan seseorang yang masih terikat hubungan dengan wanita lain." jelas Javier tegas. Dan lagi-lagi pria itu memotong ucapan Zeevana.


"Dad!" Zeevana menatap Daddynya.


"Baik kak, aku memang akan melakukannya." kata Xander patuh. Namun Zeevana melihat ada keterpaksaan dalam matanya. Gadis itu berpikir bahwa Xander sedih karena putus dengan


"Kau harus jadi ayah yang baik dan suami yang baik untuk Zeevana. Jangan pernah menghianati Zeevana. Aku memperingatkanmu bukan sebagai seorang kakak, namun sebagai seorang ayah yang akan menikahkan putrinya." ucap Javier tajam.


"Iya kak, aku akan menjaga Zee dan anak kami. Aku tidak akan pernah menyakitinya. Kakak bisa membunuhku, bila aku sampai menyakitinya." ujar Xander penuh kesungguhan.


'Ya, aku harus bertanggungjawab. Walaupun aku tidak mencintai Zee sebagai wanita. Mungkin nanti aku bisa mencintainya' batin Xander.


"Dad, tapi uncle--"


Javier mengangkat satu tangannya, ia meminta putrinya untuk diam. "Jangan membantah Daddy! Pernikahanmu dan Xander adalah satu Minggu dari sekarang. Tolong jangan buat Daddy dan mommy kecewa lagi, ini sudah keputusan kami!" kata Javier yang tidak bisa diganggu gugat lagi. Xander dan Zeevana pun tidak bisa berbuat, ataupun berkata apa-apa. Kalau pria itu sudah bicara, maka tidak ada yang bisa membantahnya.


Zeevana juga tidak mau membuat orang tuanya kecewa lagi. Dengan kehamilannya saja pasti sudah membuat syok, apalagi saat mereka tau bahwa Xander pelakunya. Pria yang sudah hidup dengan keluarga Sanderix sebagai anggota keluarga, seorang paman untuk Zeevana Darren dan seorang adik untuk Javier dan Savana. Dan sekarang Xander akan menjadi menantu, juga suami untuk Zeevana. Semuanya akan berubah.


"Uncle, kau mau kemana?" Zeevana melihat Xander beranjak dari tempat duduknya.


"Aku akan bertemu dengan Tessa."


Mata Zeevana menatap pamannya dengan polos, ia merasa bersalah. "Uncle, kalau uncle tidak mau menikah denganku. Tidak apa-apa uncle, aku serius. Kasihan kak Tessa, dia--"


Xander membelai wajah gadis polos yang ia nodai itu. Ditatapnya wanita itu dengan dalam. "Zee, uncle harus bertanggungjawab...kita akan segera punya anak dan anak kita harus memiliki orang tua yang lengkap. Kau tenang saja, tidak perlu merasa bersalah dan khawatir. Ini sudah takdir kita, percayalah padaku."


'Kau terlalu baik untukku Zee, tapi ini takdir kita' batin Xander merasa bersalah.


"Uncle..." lirih gadis bermata abu-abu itu.


"Aku pergi dulu," kata Xander pamit. Ia harus menyelesaikan hubungannya dan Tessa, meski ia masih sangat mencintainya. Beruntung, Tessa sedang ada di Chicago saat ini.


****


Tak butuh waktu lama, bagi Xander untuk sampai ke apartemen Tessa. Apartemen yang ia berikan untuk kekasihnya itu. Dengan niat memutuskan hubungan, Xander datang kesana.


Pintu lift apartemen itu terbuka lebar, pria bermata biru itu melangkahkan kakinya keluar dari sana.


Tiba-tiba saja netra dan langkahnya terpaku saat ia melihat Tessa tengah berciuman dengan seorang pria didepan pintu apartemen. Rahang Xander mengeras, matanya menatap tajam bagai kilat pada pasangan itu. Lagi-lagi, Xander dikhianati. Tapi kali ini dengan pria yang dikenal oleh Xander, dia adalah salah satu model pria bernama Dave Satigo.


"Baby, ayo kita masuk." ajak Tessa pada pria itu. Dengan tangannya yang menggenggam si pria yang mungkin seumuran dengan Zeevana.


"Apa tidak apa-apa aku masuk ke dalam apartemen kekasihmu?" tanya Dave ragu.


"Tidak apa-apa, masuk saja. Dia tidak punya kekasih lagi saat ini. Hanya teman ranjang saja." kata Xander yang tiba-tiba saja sudah ada ditengah-tengah mereka berdua.


Raut wajah Tessa seketika memucat saat melihat kekasihnya berada di sana. Dia bergetar dan langsung menjauh dari Dave.


"Sa-sayang."


"Sudah cukup, JALANGG! Jangan bilang kau khilaf lagi! 2 kali itu bukan khilaf. Aku kesini untuk menyampaikan bahwa kita berakhir, SELAMANYA!" ujar Xander tegas. Tidak ada lagi kesempatan tersisa untuk wanita itu.


"Sayang...no! Please..." rengek Tessa tak mau diputuskan.


"Sebagai hadiah perpisahan dariku, apartemen ini aku berikan untukmu. Silahkan kalian teruskan kegiatan kalian." ucap Xander dengan sorot mata dingin.


"Jangan pernah kau ganggu hidupku LAGI." Xander murka, ia menunjuk-nunjuk ke wajah Tessa. Xander sungguh sakit hati pada gadis itu.


Sejak saat itu Tessa tidak ada kabarnya lagi.


****


Satu minggu telah berlalu, hari ini adalah hari yang penting untuk Zeevana dan Xander. Dua insan manusia yang awalnya keponakan dan paman, akan merubah status mereka menjadi suami istri.


Terlihat sosok gadis cantik mengenakan gaun pengantin tengah digandeng tangannya oleh seorang pria tua yang masih terlihat muda dan tampan.


"Dad, jangan menangis." lirih Zeevana saat melihat sosok pria yang menjadi cinta pertamanya yaitu Sang ayah, menangis di hari pernikahannya.


"Daddy tidak menangis..." Javier menyeka air matanya. Dia tidak mau terlihat lemah di mata putrinya. Javier berharap air matanya berhenti, tapi sungguh sulit. Sulit melepaskan princess kesayangannya kepada pria lain. Ya, walaupun Javier tau Xander adalah anak yang baik. Tetap saja seorang ayah menginginkan yang terbaik dari yang terbaik untuk putrinya.


"Daddy, Daddy tenang saja...Aku tidak akan mengecewakan Daddy dan mommy lagi." ucap Zeevana bersungguh-sungguh.


"Tidak, bukan itu yang Daddy dan mommy khawatirkan. Tapi kebahagiaanmu,"


"Aku...aku pasti akan bahagia. Uncle sudah janji padaku."


"Semoga saja dia berkata benar dan bersungguh-sungguh. Daddy harap kau bahagia, sayang. Daddy dan mommy sangat menyayangimu." lirih Javier tulus.


Zeevana tersenyum haru, ia begitu beruntung karena memiliki orang tua dan orang-orang yang mencintainya. Zeevana yakin ia akan bahagia dengan Xander, walaupun tanpa cinta. Karena ia tau dari dulu kalau Xander adalah pria yang baik.


Javier mengantarkan Zeevana sampai ke pelataran, dimana ada pendeta yang akan mengesahkan pernikahan mereka. Dengan hati berdebar, Zeevana dan Xander mengucapkan janji pernikahan tanpa rasa. Namun mereka berdua sama-sama berjanji akan membina rumah tangga. Dan Xander akan mencoba mencintai Zeevana sebagai seorang wanita.


"Sekarang pengantin pria boleh mencium pengantin wanitanya. Sebagai ungkapan bahwa kalian telah sah sebagai pasangan suami-istri." kata pendeta itu yang membuat Zeevana dan Xander menjadi canggung.


"Pak pendeta, kami tidak perlu--"


Tiba-tiba saja Xander meraih tengkuk Zeevana, lalu mencium bibirnya sekilas. Zeevana terkejut karena tindakan Xander. Tubuhnya seperti tersengat listrik, saat bibir Xander dan bibirnya menyatu barusan.


...*****...


Hai Readers 😍😍☺️ bagi yang bingung kenapa lagi hamil bisa nikah....ini latarnya luar negeri dan non is ya πŸ™ˆ


Author up lagi 1 kalau banyak komen 😘 jangan lupa kasih gift atau vote juga dong