
Setelah mengaktifkan modus mengamuk, penampilan Claude berubah secara drastis. Rambut yang semula rapi, berdiri tidak beraturan. Mata cokelatnya pun berubah warna menjadi merah. Seluruh tubuhnya tiba-tiba diselimuti oleh aura energi sihir yang tidak wajar untuk ukuran manusia normal.
Claude dengan cepat berlari menerjang ke arah 2 ekor Chaos Dragon yang mengapit 40 orang prajurit. Itu tampak menonjol dengan kemarahan yang mendominasi diri, tampak seperti tenggelam dalam kesenangan akan pertarungan. Kemudian dia melakukan lompatan tinggi, dan memotong mengayunkan pedangnya menghasilkan tebasan diagonal-lintas turun pada bagian dada targetnya.
Chaos Dragon bahkan tidak merasakan damage yang berarti, serangan seperti tadi hanya terasa seperti menggelitik saja. Mengetahui serangannya tidak berhasil, Claude menggertakkan giginya.
"Cih! Kulitmu itu keras sekali!"
Mendarat tidak jauh dari kerumunan pasukan prajurit, Claude berteriak, "Kalian semua, dengar. Saat ada celah, menjauhlah dari sini!"
"Baik!" balas mereka secara serempak.
Mendengar apa yang dikatakan oleh sang kapten, para prajurit mengerti dan semakin bersiaga. Karena ketika mendapatkan celah, mereka harus memanfaatkan timing tersebut untuk segera pergi menjauh dari sana. Mereka semua mengetahui, jikalau Claude sudah mengaktifkan << Berserk Mode >>, saat ini dia benar-benar menjadi sangat serius untuk bertarung.
Claude kembali menyerang, kali ini dia memotong mengayunkan pedangnya secara beruntun dengan menghasilkan tebasan yang sama seperti sebelumnya, namun dari semua arah mata angin. Tapi tetap saja, serangan yang dilancarkan itu masih tidak mampu menggores kulit Chaos Dragon tersebut, meski sedikit.
Tidak hanya pasrah menerima serangan, Chaos Dragon berputar mengibaskan ekornya tepat ke arah Claude mendarat. Itu berhasil ditangkis, meski dia harus terpental sejauh beberapa meter. Lalu satu ekor Chaos Dragon yang lain, memanfaatkan kondisi tersebut untuk menghabisi para prajurit dengan menghembuskan napas api.
"Sial, celaka!"
Claude yang melihat serangan berbahaya itu, langsung berlari untuk menjadi tameng bagi pasukannya ...
<< Swordsman Art - Tornado Spin >>
... lalu memutar pedangnya secepat pusaran angin tornado untuk menghalau kobaran api yang datang menyerang. Itu berhasil dilakukan!
"Cih!"
Chaos Dragon berteriak merasa kegirangan, mereka benar-benar mempermainkan Claude. Dengan memojokkannya ke dalam situasi yang cukup rumit, sudah pasti dia akan kesulitan untuk melindungi dirinya sendiri. Terlebih, seraya melindungi semua prajurit di sekitar.
Sontak itu justru membuat Claude menjadi sangat marah. Kemudian dia memasang kuda-kuda tengah. Yang mana itu sangat optimal baik dari segi menyerang maupun bertahan. Dengan begitu, dia akan mudah untuk beralih di antara dua modus pertarungan.
___
Sementara Haru yang menyaksikan Claude bertempur, dia memberikan tepuk tangan. "Paman itu, boleh juga. Aku pun tidak boleh kalah darinya!" ucapnya menjadi bersemangat.
Itu benar, karena 4 ekor Chaos Dragon mengudara tepat di hadapan Haru saat ini. Setelah dia berhasil melancarkan serangan mematikan sebelumnya, mereka segera mengubah target sasaran. Karena merasakan tekanan energi sihir yang abnormal dari serangan sang pemuda, lantas menjadikannya sebagai mangsa berbahaya yang harus segera dilenyapkan.
"Haru, bagaimana? Perlu kubantu?" tanya Erythia yang juga bersiaga di sebelah Haru.
"Serahkan yang di sini padaku. Ery, tolong urus 3 ekor lainnya di bawah, aku tidak ingin melihat para prajurit itu mati konyol. Terutama paman itu," balas Haru.
"Baiklah kalau begitu." Erythia mengangguk setuju.
"Ery, jangan segan. Berikan kejutan salam perkenalan untuk reptil di bawah sana, gunakanlah skill serangan pamungkas milikmu."
"Tentu saja!"
Haru menjentikkan jarinya, portal perpindahan ruang dimensi pun muncul tepat di belakang Erythia. Itu terhubung langsung dengan tempat di mana pasukan prajurit sedang terpojok.
Erythia yang mengerti maksud dari ucapan Haru, berbalik badan. Dia segera melancarkan serangan ...
"Mengamuklah, << Lightning Sphere >>"
... dan mengarahkan serangannya tepat ke arah portal dimensi tersebut.
Petir yang menyerupai bola kasti melesat dengan sangat cepat secara bertubi-tubi dari lingkaran sihir milik Erythia. Serangannya itu ditujukan langsung ke arah satu ekor Chaos Dragon yang menghadang puluhan prajurit di bawah sana.
"Good job, Ery. Pergilah."
"Um!" Lalu Erythia menghentikan serangannya, dan bergegas masuk ke dalam portal dimensi tersebut untuk memastikan keadaan di bawah sana.
___
Haru yang kini berhadapan dengan 4 ekor Chaos Dragon sekaligus, tidak merasa gentar sama sekali. Dia benar-benar tenang dengan situasi yang sedang dihadapinya saat ini.
"Baiklah, sekarang apa yang akan kalian berempat lakukan padaku?" gumam Haru.
2 ekor Chaos Dragon tanpa ragu melesat ke arah Haru, mengepung dari kedua sisi. Mendekat dengan sangat cepat, kemudian mereka berputar mengibaskan ekornya.
Haru berhasil menghindari serangan telak, dia berselancar ke bawah seperti sedang melakukan tekel. Itu membuatnya cukup terkejut, karena dia mendapati serangan brutal tersebut secara langsung.
"Woah ... hampir saja," gumam Haru seraya kembali bangkit. "Woy, reptil sialan! Bisa-bisanya kalian langsung menyerangku seperti itu!" lanjutnya menggerutu sambil menunjuk ke arah Chaos Dragon yang terlebih dahulu menyerang.
Sedangkan untuk 2 ekor lainnya, mereka menunggu timing seperti ini untuk menghembuskan napas apinya. Serangan pun dilancarkan, hawa panas mulai terasa menyelimuti.
Haru yang sadar dengan adanya serangan lanjutan, segera memunculkan portal perpindahan ruang dimensi di belakangnya, bertujuan mengirimkan serangan tersebut pada 2 ekor Chaos Dragon yang berada dalam jarak pandangnya.
WHUSSS
Beberapa ekor Chaos Dragon di hadapan Haru benar-benar terbakar, karena menerima serangan dari rekan sendiri. Lalu mereka terbang lebih tinggi guna meredakan hawa panas yang dirasakan.
"Hou ... cukup pintar. Baiklah, kita lanjutkan permainannya!" gumam Haru.
Sihir adalah tentang gambaran, tidak perlu khawatir ... "Jadi, serangan seperti apa pun yang tergambar dalam pikiranku akan menjadi nyata!" lanjutnya dan berteriak ...
<< Chaos Binding >>
Lingkaran sihir berpola rumit muncul di depan dan belakang Haru, lalu mengeluarkan rantai berukuran sangat besar dari dalamnya.
"Ikat mereka semua!" Dengan perintah Haru, rantai tersebut pun langsung mengikat 4 ekor Chaos Dragon yang menjadi lawannya. Kemudian mengumpulkan mereka semua dalam satu tempat dan menguncinya.
Nice position, baby~
"Oy, kalian reptil brengsek. Sekarang giliranku yang menyerang." Haru tersenyum tengil, lalu menatap dengan tatapan sadis. "Kuperintahkan pada kekuatan yang bersemayan di dalam tubuhku. Bangkitlah!" lanjutnya.
Tidak lama setelah itu, kekuatan yang sangat besar bergejolak di dalam tubuh Haru. Memacu kapasitas energi sihirnya menjadi sangat abnormal dan beresonansi dengan mata bagian sebelah kanannya. Membuat mata beriris emas itu mengeluarkan kobaran api yang sewarna.
Haru merasakan kekuatan tersebut telah bangkit merespon perintahnya. Aura energi sihir pun ikut menyelimuti seluruh tubuhnya, hingga menghilang. Pada kondisi saat ini, 'bisa dikatakan' status atau perwujudan diri sang pemuda benar-benar meningkat secara drastis.
Haru mengambil kembali busur miliknya. Memposisikan tubuh pada posisi siap untuk menembak. Kali ini menggunakan tiga buah anak panah yang terbuat dari energi sihir. Setelah siap, segera dia mengarahkan ketiga anak panah tersebut ke atas langit.
"Dengan ini SEKAKMAT!" ucap Haru ...
<< Ultimate Skill - Meteor Flames >>
... lalu dia pun melepaskan tembakannya dengan tegas.
Pada jarak beberapa meter tepat di atas 4 ekor Chaos Dragon yang terbelenggu, lingkaran sihir berpola sangat rumit muncul dengan ukuran besar. Tidak berselang lama, puluhan anak panah yang diselimuti oleh kobaran api ke luar dari dalam lingkaran sihir menghujani para reptil bersayap tersebut.
Melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi, layaknya meteorid yang memasuki atmosfer Bumi. Chaos Dragon yang menjadi target pun merintih dan berteriak menerima damage yang sangat besar dari serangan Haru. Satu serangan brutal yang dilancarkan, hanya membutuhkan beberapa detik saja untuk membinasakan 4 ekor Chaos Dragon sekaligus.
^^^To be continued ...^^^