MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
Keinginan



"Sayang, kamu mau pesan apa?" ucap Zafano sambil menyodorkan buku daftar menu.


"Mushroom garlic cheese, Strawberry frappe, Blueberry muffin, Spaghetti mushroom, Macaroni and Cheese" ucap Anel.


"Okay" jawab Zafano singkat. Karena la tahu selama istrinya hamil makannya banyak.


"Mba, pesan Mushroom garlic cheese, Strawberry frappe , Blueberry muffin, Spaghetti mushroom, Macaroni and Cheese, Creamy Carbonara. Cinnamon roll, jeju rose milk tea, air mineral 2" ucap Zafano pada pelayan. Tak lupa pelayan tersebut mencatat semua pesanan Zafano.


"Baik, mohon di tunggu sebentar" jawab pelayan.


Dua menit kemudian pelayan itu membawa makanan dan minuman yang Zafano pesan dengan di bantu temannya.



(Mushroom garlic cheese)



(Spaghetti mushroom)



(Macaroni and cheese)



(Strawberry frappe and blueberry muffin)



(Cremy carbona)



(Cinnammol roll and jeju rose milk tea)


"Permisi ini pesanannya silah kan di nikmati. Jika apa perlu panggil saja saja" ucap Pelayan itu sambil menaruh pesanan yang di pesan Zafano ke atas meja.


"lya, makasih" ucap Anel.


Zafano dan Anel pun segera menyantapnya dengan lahap. Setelah kenyang Zafano membayar semua pesanannya dan pulang ke rumah.


**


Beberapa bulan kemudian kini perut Anel sudah terlihat sedikit membuncit tak membuat Anel malas untuk berkuliah dan beraktivitas. Dan Alern boy sudah mengetahui kalau Anel ternyata istrinya Zafano Stanley dan kini la tengah hamil. Membuat Albert menjauh dari Anel dan mencoba mengubur perasaannya kepada Anel. Hari ini Anel libur kuliah, la pun memilih untuk ikut Zafano pergi ke kantor. Walaupun Anel juga sering datang ke kantor suaminya.


Seperti saat ini kini Zafano dan Anel sudah sampai di kantor Zafano. Mereka berdua masuk ke dalam gedung. Banyak karyawan yang menatap Zafano dan Anel dengan tersenyum ramah dan menyapanya.


"Pagi tuan Zafano...nona Anel.." ucap salah satu karyawan perempuan dengan tersenyum.


"Pagi.." ucap Anel tersenyum. Sedangkan Zafano hanya tersenyum kecil.


Zafano dan Anel masuk ke dalam lift khusus ceo, untuk menuju lantai 10 di mana ruangan Zafano berada.


Ting


Mereka pun telah sampai dan keluar dari dalam lift berjalan ke ruangan Zafano.


"Eh, tuan Zafano Stanley terhomat dan nona Anellyana Larasati Miligan sudah datang"ucap Raka saat melihat Zafano dan Anel berada di depan pintu mau masuk ke dalam ruangan Zafano.


"Ada apa" ucap Zafano.


"Jangan lupa kita ada rapat pagi" ucap Raka mengingatkan.


"lya aku ingat" ucap Zafano.


"Bagus lah, aku akan menyiapkan berkas buat rapat" ucap Raka.


"lya" ucap Zafano singkat.


Menggandeng Anel untuk di ajak masuk ke dalam ruangannya.


Zafano pun langsung duduk di kursinya sambil membuka laptopnya.


"Honey" ucap Anel duduk di pangkuan Zafano sambil mengalungkan tangannya pada leher Zafano.


"Iya, ada apa sayang" ucap Zafano sambil menatap Anel.


"Honey, aku ingin sesuatu dari mu" ucap Anel.


"Emang kamu ingin apa dari ku" ucap Zafano.


"Itu yang panjang besar dan berurat" ucap Anel malu.


"Apaan itu yang, aku tak tahu maksud mu" ucap Zafano berpura-pura tak tahu.


"Ishh, aku ingin punya mu ini. Yang membuat ku merasa nikmat" ucap Anel sambil tangannya meremas junior Zafano.


"Ahh, sayang apa yang kau lakukan" ucap Zafano.


"Aku ingin punya mu itu" ucap Anel.


"Tapi sebentar lagi aku ada meeting,Sayang." ucap Zafano.


"Bukankah tadi malam dan saat pagi bangun tidur kita sudah melakukannya bahkan lama sekali" ucap Zafano.


"lya tapi itu masih kurang lama. Dan aku menginginkan lagi, punya mu sangat enak saat masuk ke dalam milik ku. Uhh Ahhh..Ahh...enak banget" ucap Anel vulgar. Membuat Zafano menggelengkan kepalanya.


"Baiklah tapi nanti setelah aku meeting" ucap Zafano.


"Okay, aku ikut meeting dengan mu ya"ucap Anel.


"Eee..." ucap Zafano.


"Bro, ayo cepat ke ruang meeting karena sudah waktunya untuk segera di mulai"ucap Raka memotong perkataan Zafano dan tak la mengetok pintu terlebih dahulu saat masuk.


"Iya"ucap Zafano.


"Sayang, tolong turun aku mau berdiri dan pergi ke ruang meeting" ucap Zafano.


"Tapi aku ikut" ucap Anel.


"Baiklah" ucap Zafano.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya...


Maaf, kalau cerita bab ini terlalu singkat dan untuk sekarang author jarang up di karena sibuk kerja...