MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
Ngrem dadakan



Kini Anel buru buru turun kelantai bawah untuk pergi kekampus mengingat kini sudah jam 07.00 WlB. Karena telat bangun sejak tadi malam Anel tidak bisa tidur nyenyak selalu memikirkan tentang perjodohannya. Anel sudah berada dilantai bawah untuk pamitan kepada orang tuanya.


"Mah Anel pamit berangkat kuliah dulu" ucap Anel pada Wilna yang sedang membuat susu.


"Kamu tidak sarapan dulu sayang?" tanya Wilna.


"Ngga mah takut keburu telat karena hari ini ada test semesteran mah" ucap Anel sambil mengulurkan tangannya untuk salim pada Wilna.


"Yaudah ini minum dulu susunya biar perutmu ga kosong banget dan maagmu ga kambuh" ucap Wilna sambil menyodorkan segelas susu pada Anel dan diterima Anel lalu meminumnya.


"Test semesterannya sampai kapan?" tanya Wilna.


"Akhir minggu ini mah" jawab Anel sambil meletakkan gelas.


"Bye mah Anel berangkat dulu" ucap Anel buru buru pergi keluar dari dalam rumah menuju garansi untuk mengendarai mobilnya..


"Mah " panggil William pada Wilna.


"Eh papa sini pah duduk sarapan dulu" jawab Wilna sambil mengambilkan makanan untuk William.


"Mah Anel mana kok ga ikut sarapan?" tanya William.


"Dia udah berangkat dulu ga ikut sarapan takut telat, hari ini dia sedang test sementeran sampai akhir minggu ini" jawab Wilna.


"Ayo pah dimakan nanti telat meeting pagi dikantor lho" ucap Wilna pada William.


"lya mah." jawab William.


Di kampus


Mobil Anel kini berpapasan dengan mobil Zafano saat memasuki area parkir kampus. Seperti biasa Anel memakirkan mobilnya disebelah mobil sahabatnya yang sudah berada diluar mobil menunggu Anel.


"Hay guys" sapa Anel


"Eh gue belum terlambat kan dan kelas gue belum masuk?" tanya Anel.


"Belum tapi sebentar lagi mau masuk" jawab Cleo.


"Yaudah yuk kita buruan masuk kelas keburu telat." ucap Clara.


"lya, dan ingat kita harus mengerjakan soalnya nanti dengan cermat biar nilai kita bagus dan tinggi daripada yang lain" ucap Anel sambil berjalan bersama kedua sahabatnya.


Singkat cerita kini Anel, Cleo dan Clara sudah berada dikelas masing masing mengerjakan soal test karena otak mereka berada diatas rata rata temannya mereka menyelesaikan lembar soal test selesai terlebih dahulu lalu menyerahkan kepada dosen pengawas diruangan itu dan mereka keluar dari kelas masing masing secara bersamaan.


"Anel" teriak Clara saat menghampiri Anel sambil menepuk bahunya yang baru keluar dari kelas.


"Woi lo bikin kaget gue aja " ucap Anel


"Sorry, yuk kita samperin Cleo ke kelasnya" jawab Clara.


"Oke let's go" ucap Anel.


Kini Anel dan Clara menuju kelas Cleo yang berada digedung belakang saat sedang menuju kelas Cleo, Clara dan Anel melihat Cleo yang sedang berjalan kearah mereka.


"Cle lo mau kemana?" tanya Clara saat sudah berada didepan Cleo.


"Gue mau nyamperin kalian, eh tau taunya kalian udah ada disini aja" jawab Cleo sambil nyekir.


"Iya nih kita ada disini karena mau nyamperin lo" ucap Anel.


"lhh kalian so sweet banget sih, ga kuat ya kalau ga bareng gue terus" jawab Cleo sambil tertawa.


"ldih kepedean banget lo " ucap Clara ketus.


"Gue nyamperin lo tuh mau minta traktiran sama lo" ucap Anel santai.


"Hmm" jawab Cleo cemberut.


"Kekantin yuk gue laper" ucapnya lagi.


"Gue juga laper sih belum sarapan tadi pagi, but dompetku ketinggalan " ucap Anel sedih.


"Hla dalah ini anak pikun atau gimana ya, punya temen tajir kok kek orang susah aja" ucap Clara.


"Iya nih cuma ga bawa dompet buat makan aja pusing" ucap Cleo.


"Tenang Nel, Clara nanti yang bayarin makan kita dikatin" ucapnya lagi tertawa sambil mengelus bahu Anel.


"Hehe jadi ntar lo ya Cla yang bayarin kita" ucap Anel sambil cengkir kuda lesung pipinya terlihat.


"Lahh kok jadi gue sih" jawab Clara sambil ngegas.


" Katanya lo tajir banget Cla" ucap Anel sambil menyenggol bahu Clara.


"Masih tajiran lo kalek Nel" jawab Clara sambil melihat Anel yang tiba tiba mukanya terlihat sedih.


" Udah dong Nel mukanya jangan kek gitu, yaudah gue yang bayarin deh" ucap Clara yang tak tega sahabatnya sedih.


"Horee, yok kita kekantin." sorak bahagia Anel dan Cleo bersamaan.


Di kantin


"Anel lo tadi malam ga tidur ya, pergi dugem" ucap Clara sembarangan saat melihat jelas kantung panda dimata Anel saat sedang makan bakso.


"Terus kenapa mata lo bisa kek gitu Nel?" tanya Cleo.


"Gue tadi malam ga bisa tidur gara gara mikirin per..." jawab Anel terpotong saat sadar akan perjodohan dirinya tapi dia belum siap memberi tahu sahabatnya.


"Karena apa Nel kok ngomongnya dipotong" tanya Clara.


"lya tuh Nel karena lo mikirin per ...apaan? "sambung Cleo yang merasa sahabatnya sedang menyembunyikan sesuatu dari mereka, Anel pun bingung harus jawab apa.


"Eeee....eeeee" ucap Anel bingung sambil memikir jawaban.


"Apaan Nel lo ga jelas, buruan ngomong" ucap Clara.


"lya karena gue mikirin perlengkapan make up gue yang udah pada habis"jawab Anel bohong.


"Owh kalau make up lo habis tinggal beli, ga usah dipikirin uang lo kan banyak misal habis tinggal minta bokap ditransfer" jawab Clara.


"Lo ga sedang bohongkan Nel" bisik Cleo pada Anel karena ada yang tidak beres dengan sahabatnya itu.


"Ngga kok" jawab Anel berbisik.


"Kita habis ini mau pulang atau pergi kemana" tanya Anel pada kedua sahabatnya..


"Kita pulang aja lagian lo juga kelihatan butuh istirahat tidur Nel"jawab Cleo cepat sebelum Clata yang menjawabnya.


" lya tuh mending pulang terus tidur lo" ucap Clara.


~


Kini mereka bertiga sudah berada diparkiran untuk pulang kerumah masing masing.


" Cle elo pulangnya bareng gue lagi kan?" tanya Clara.


"Sorry gue nebeng Anel aja, ya Nel." ucap Cleo.


Hari ini Cleo ke kampus bareng Clara tadi pagi dia tidak membawa mobil sendiri karena mobilnya sedang berada di bengkel karena rusak kemarin.


"Mending bareng Clara aja kan searah rumah lo" tolak Anel pada Cleo.


"Iya sih, tapi gue sekalian mau ambil mobil gue dibengkel dekat alfamart jalan kerumah lo Anel...please" jawab Cleo karena dia ingin mencari tahu rahasia yang disembunyikan temannya itu.


"Untung mobil gue dibengkel sana jadi bisa buat alasan nebeng Anel dan menggaruk rahasia darinya nanti" batin Cleo.


"Yaudah ayo tapi lo yang nyetir ya" pinta Anel diangguki Cleo.


"Ya udah gue duluan ya" ucap Clara pada kedua sahabatnya masuk ke mobilnya lalu pergi.


Kini Anel dan Cleo berada didalam mobil Anel. Cleo belum berani bertanya pada Anel. Suasa didalam mobil itu sangat hening dan Cleo memecahkan keheningan itu.


"Anel nanti ke bengkel dulu ya dan temani gue nunggu mobil gue selesai diperbaiki." pinta Cleo pada Anel


"Ya " jawab Anel singkat.


"Anel lo gpp kan lagi ga ada masalah yang lo sembunyikan dari kita kan?" tanya Cleo memberanikan bertanya pada Anel.


"lya ga ada kok" jawab Anel dengan pandangan kosong.


"Jangan bohong Nel, lo kelihatan kalau lagi bohong, gue tau lo sedang bohongkan kan dan ada yang lo sembunyikan dari kita" ucap Cleo membuat Anel menoleh kearahnya.


"Kalau lo ada masalah bicara sama gue dan Clara kita sahabat udah lama, jadi jangan ada yang disembunyikan dari kita bertiga. kita sudah menganggapnya sebagai saudara Nel " ucapnya lagi.


"Tapi gue belum siap untuk bercerita dengan kalian berdua" jawab Anel lirih.


"Iya gpp gue bakal dengerin curhatan elo kapan saja " ucap Cleo, karena Cleo yang paling dekat dengan Anel dibanding Clara.


"Thanks Cle" jawab Anel lalu Cleo tersenyum pada Anel.


Kini pandangan Anel dan Cleo mengarah kedepan lagi. Anel yang tak mau mengganggu Cleo yang sedang fokus menyetir memilih melihat kearah luar jendela mobil melamun sambil memikirkan sesuatu. Pikirannya tidak jauh jauh memikirkan perjodohannya.


" Siapa yang jadi calon suami gue? dia ganteng or jelek? baik ga? masih muda atau om om ? apa gue bisa mencintainya? gue takut kalo harus hamil diusia dini? gue juga belum siap kehilangan keperawanan gue? apalagi harus jadi seorang istri dan ibu nantinya...gue belum siap" isi pikiran


"Aakkkrrhhh" teriak Anel dari lamuannya dan dia tidak sadar kalau ada Cleo disebelahnya yang fokus menyetir karena Cleo kaget dengan teriakan Anel lalu mengerem mendadak buat memberhentikan mobil.


"Cciiiit...."


Jidat Anel kepentok dasbor yang ada didepannya sedangankan jidat Cleo kepentok stir karena ulahnya mengerem dadakan.


"Awww jidat gue sakit" ucap Anel sambil meringis kesakitan dan mengelus jidatnya itu begitu pula dengan Cleo.


"Elo sih teriak teriak bikin gue kaget jadi ngerem dadak" ucap Cleo sambil marah.


"Sebenarnya lo kenapa sih, cerita sama gue sekarang ga kalau ngga gue ga mau temenan sama lo lagi" ancam Cleo sudah kesal pada Anel karena ga mau cerita sebenarnya pada dia.


"Jangan gitu dong Cle, iya bakal gue ceritain tapi nanti kalau udah nyampe dicafe depan bengkel mobil lo diperbaiki." jawab Anel lirih.


"Tapi lo beneran ya cerita" ucap Cleo diangguki Anel.


"Sekarang kita ke cafe depan bengkel terus ambil mobil gue" ucapnya lagi.


Jangan lupa like coment and vote...


Makasih....