MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
Club malam



Raka yang melihat Zafano pun mengerti lalu menghampirinya.


" Zaf, lo mau pulang?" tanya Raka.


" Iya, mana kunci mobil lo" jawab Zafano.


"lo pulang kemana" ucap Raka.


"Apartemen gue" jawab Zafano singkat.


Raka pun tanpa banyak bicara menyerahkan kunci mobilnya buat pulang keapartemen Zafano, Zafano juga mempunyai apartemen yang sama seperti Raka tapi tidak berada satu gedung dengan Raka. Diliriknya Anel yang menunduk dengan wajah sendu.


" Lo... bener-bener hutang penjelasan sama gue ." Sambung Raka.


" Okay" jawab Zafano singkat berlalu pergi menggandeng tangan Anel.


"Jangan macem macem lo Zaf, sama anak gadis orang" teriak Raka pada Zafano yang sudah melangkah pergi jauh.


Cleo dan Clara yang capek berjoget pun menuju sofa, mereka menunggu Anel yang dari tadi belum juga kelihatan.


" Eeh Cla..Anel kok lama banget ya di kamar mandi?" tanya Cleo.


" Iya.. dari tadi belum kelihatan tuh anak.." jawab Clara.


" Apa jangan-jangan... , dia pingsan lagi.." sambungnya lagi.


" Kita samperin aja yuk"ajak Cleo.


Belum sempat mereka kekamar mandi sudah dicegah sama Raka.


" Lho kak Raka ada disini" ucap Clara.


" Iya... Kalian pasti nyariin Anel kan?" tanya Raka.


" Kakak tau..?" tanya Cleo.


" Barusan Anel diantar pulang sama Zafano katanya ga enak badan" jawab Raka ceplos bingung nyari alasan.


" Haa...Anel sama pak Zafano..?"tanya Cleo dan Clara tak percaya.


" Iya, ceritanya panjang aman tenang aja.." jawab Raka meyakinkan.


" Ya udah kita cabut aja yuk Cla" ucap Cleo.


" Anel nggak jadi nginep diapartemen lo dong..?" tanya Clara.


" Yaudah, kakak aja yang gantiin Anel buat nginep diapartemen Cleo" jawab Raka cengengesan.


" Nooo.., ngga boleh" ucap Clara mengelengkan kepalanya.


" Becanda.." jawab Raka singkat.


" Kak Raka serius Anel pulang bareng pak Zafano?" tanya Cleo penasaran.


" Ngapain Kakak bohong sih Cle.." jelas Raka.


Terlihat Cleo yang mengangguk-anggukan kepalanya pertanda dia mengerti akan sesuatu.


" Kenapa lo?" tanya Raka.


" Hehehe...ngga pa pa" jawab Cleo cengengesan.


"Yuk Cle pulang" sambung Clara.


" Cle..Cla gue nebeng sama kalian ya, mobil gue dibawa Zafano pulang tadi kesininya bareng Zafano pake mobil gue" ucap Raka.


"Kak Raka tau kalau gue punya apartemen dan berada satu gedung punya kakak" ucap Cleo.


"lya tadi waktu kalian mau pergi, gue lihat lo berada diparkiran. Ayo pulang" jawab Raka.


" Oke..." Jawab Seli.


"Gue semakin curiga sama Anel, apa jangan jangan pak Zafano itu orang yang dijodohkan denganya. Awas aja lo Nel sampai ngumpetin sesuatu dari gue.. "batin Cleo penasaran.


~


Dimobil Anel maupun Zafano sama-sama diam satu sama lain. Anel, yang melihat pemandangan malam ke arah kaca mobil, sedangkan Zafano yang terus menatap kedepan dengan setirnya.


"Ekhemmmm.. "deheman Zafano tapi Anel sama sekali tidak melirik, baru kali ini seorang Zafano dicueki oleh cewek.


" Kita pulang ke apartemen gue.." ucap Zafano.


" Gue mau pulang.." jawab Anel.


" Nggak bisa.." Singkat Zafano lagi.


" Kenapa nggak bisa? lo mau marahin gue lagi" Ketus Anel.


" Terserah kalau lo mau pulang dalam keadaan seperti itu, udah pasti mamah dan papah kecewa banget sama lo.. " jelas Zafano.


Anel hanya diam menuruti apa yang dikatakan Zafano. Sebenarnya dia ingin menolak tapi sepertinya tidak ada pilihan lain, pulang keapartemen Cleo nanti pasti di interogasi oleh mereka berdua, dengan terpaksa Anel menurut.


Anel sudah tidur dengan lelap, hampir satu setengah jam perjalanan mereka sampai digedung menjulang tinggi, sebuah apartemen kawasan elit.


Zafano yang melihat Anel sudah tertidur dikursi sampingnya, jadi tidak tega untuk membangunkannya. Lalu dia membopong Anel keluar dari mobil dan membawanya masuk apartemen. Setelah sampai didepan pintu apartemennya dia menekan beberapa no pin untuk masuk kedalam apartemennya. Dan membaringkan tubuh Anel di ranjang kamar milikinya sambil melepas jaketnya yang dikenakan oleh Anel biar tidak kegerahan saat tidur lalu dia pergi kekamar mandi.


Zafano yang baru selesai mandi menghampiri Anel yang sedang tidur pulas diranjangnya, dan tak tega membangunkannya untuk menyuruh Anel membersihkan diri. Zafano tersenyum melihat pemandangan yang begitu indah menurutnya, meskipun tertidur dengan lelapnya tapi wajah Anel tetap terlihat cantik bahkan begitu menggoda menurut Zafano.


Dilihatnya Anel yang sedang tertidur, dia mengelus pucuk kepala Anel dan menciumnya lalu dia ikut merebahkan tubuhnya disamping Anel sambil memeluknya.


Keesokan paginya waktu menunjukan pukul 06:00 WlB, Zafano terbangun duluan sambil melihat Anel yang masih tidur didalam pelukannya.


"Kamu sangat cantik sayang bahkan menggoda meskipun sedang tidur, apalagi kamu terlihat seksi dengan pakaian seperti ini dan aku ingin menciummu" guman Zafano tersenyum sambil memandangi wajah cantik Anel yang masih tertidur. Zafano pun mencium wajah Anel dibagian kening, pipi dan bibirnya.


"Bibir mu sangat manis untuk dicium dan itu membuatku candu" guman Zafano, sambil tersenyum dan kembali mencium bibir Anel karena terbawa gairah Zafano mencium bibir Anel sambil tangannya meremas salah satu gunung kembar Anel dan membuatnya mendesah dalam tidurnya, ciumannya kini telah turun keleher jenjang milik Anel dan membuka baju Anel untuk memberi tanda pemilikan digunung kembar Anel.


Tok..tok..


Bunyi pintu diketok dari luar Apartemen dan menghentikan perbuataan Zafano pada Anel, tidak lupa juga dia membenarkan baju milik Anel kembali terpasang seperti semula.


Zafano pun keluar dari kamarnya dan membuka pintu apartemennya dan ternyata orang suruhan Zafano untuk membelikan baju serta dalaman yang akan digunakan Anel.


Kini Zafano sudah mandi dan menyiapkan makan untuk sarapan buatnya bersama Anel dengan memasak nasi goreng seafood.


Zafano masuk kedalam kamarnya untuk membangunkan Anel dan saat sudah berada didalam kamarnya dia melihat Anel yang sedang sadar dari tidur.


"Ehh..pak Zafano" ucap Anel sambil duduk bangun dari tidur dengan mengucek matanya.


"Udah bangun kamu" tanya Zafano.


"lya pak" jawab Anel.


"Sekarang kamu mandi pergi kekamar mandi setelah itu sarapan sudah saya buatkan nasi goreng untukmu" ucap Zafano sambil duduk disofa memainkan hpnya.


"Baik pak" ucap Anel beranjak dari ranjang dan pergi ke kamar mandi untuk mandi.


Tolong beri author like, komen dan vote ya, serta dukung karya author terus.. biar semangat upnya