MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
Es krim



Keesokan harinya di rumah keluarga Miligan


Anel kini sudah mandi dan dandan terlihat cantik dengan dress berwarna merah maron dan tidak lupa memakai tas samping, dia berjalan menuju kelantai bawah untuk sarapan bersama keluarganya.


"Hai mah..pah" ucap Anel.


"Hai juga sayang" jawab Wilian dan Wilna barengan.


"Anak papa yang cantik mau pergi kemana?" tanya William.


"Mau pergi kerumah Cleo pah rencananya nanti mau ke mall, boleh ya pah" jawab Anel sambil menunjukan pupil eyesnya.


"Coba tanya mamahmu boleh ngga, kalau mamah bilang boleh bearti papa ngijinin" ucap William sambil makan menoleh pada Wilna.


"Mah Anel mau pergi sama Cleo dan Clara boleh ya" pinta Anel melihatkan pupil eyesnya.


"Sayang kamu kan tahu nanti malam keluarga calon suamimu mau datang, jadi dirumah aja mama ga mau kamu kenapa kenapa" jawab Wilna.


"Tapi kan acaranya nanti malam ga pagi ini mah, boleh ya Anel pergi dulu sebentar aja, nanti pulang lagi" ucap Anel dengan nada sedih dan mata yang sudah berkaca kaca sambil melihat papah mamahnya. Mamahnya karena tidak tega menoleh pada suaminya ingin tau dia mengijinkannya tidak, dan William yang ditatap istrinya itu mengangguk karena tidak tega jika harus melihat anaknya menangis.


"Baik mamah ijinkan tapi dengan satu syarat" jawab Wilna pada putrinya.


"Apa itu mah?" tanya Anel sambil menatap mamahnya.


"Kamu perginya ditemenin satu bodyguard dan pulangnya siang sebelum sore, gimana mau tidak "jawab Wilna.


"Hmm..Anel mau " ucap Anel pasrah daripada tidak jadi pergi bersama kedua temannya.


"Sana pergi" ucap William pada Anel.


"Jadi papah ngusir aku nih" jawab Anel cemberut.


"Ishh siapa yang ngusir katanya mau pergi sama 2 Cl" ucap William.


"2 Cl siapa pah?" tanya Wilna.


"Cleo Clara papa singkat jadi 2Cl" jawab William tertawa diikuti Wilna dan Anel.


"Makasih papah mamah sayang" ucap Anel sambil berjalan menuju orang tuanya untuk dipeluk.


"Sama sama" jawab William dan Wilna bareng.


Di ruang keluarga Stanley


"Ayah ..bunda Zafa ijin keluar ke mall ya?" ucap Zafano yang sedang berada duduk disamping Ratna.


"Ke mall mau beli apa, suruh bibi aja " jawab Ratna.


" Zafa mau beli baju sama parfum, kalau bibi yang beli pasti ga tau dengan yang dimauin Zafa" ucap Zafano.


"Tapi kan kamu tau nanti kita akan kerumah calon istrimu bunda ga mau kenapa kenapa denganmu " jawab Ratna.


"Udah bun biarin aja dia pergi sebentar" ucap Rendi.


"Baiklah yah" ucap Ratna pasrah mendengar perkataan suaminya.


"Jadi Zafa dibolehin keluarkan ?" tanya Zafano.


"lya tapi sebentar aja jangan lama lama siang harus pulang" jawab Ratna.


"Makasih ayah...bunda" ucap Zafano sambil mencium pipi Rendi dan Ratna bergantian.


"Cepat sana pergi sebelum bundamu berubah pikiran" ancam Rendi pada Zafano.


"lya yah" jawab Zafano langsung nyelonong pergi.


"Ishh ayah dari dulu ga pernah berubah jahilnya" ucap Ratna .


"Hahaha... sifat jahil ayah emang ga bisa dihilangin bun" jawab Rendi terkekeh dan diikuti Ratna.


"Bun seserahan yang bakal dibawa kerumah calon besan sudah siap semua?" tanya Rendi.


"Sudah yah" jawab Ratna.


"Bun kita kekamar yok main sebentar" bisik Rendi.


"lhh ayah ini kan masih pagi" ucap Ratna.


"Gpp bun buat nambah stamina, ayah libur nih ga kekantor" jawab Rendi.


"Baiklah tapi 1 ronde aja ya" ucap Ratna tersenyum.


Lalu Rendi dan Ratna masuk kekamar mereka terjadilah penyatuan.


~~


Anel sudah sampai dirumah Cleo bersama bodyguardnya, Anel turun dari mobilnya menghampiri kedua temannya Cleo dan Clara yang sudah duduk ditaman depan rumah Cleo.


"Hai Cle Cla" sapa Anel.


"Hai juga Anel" jawab 2Cl serempak.


"Ayo kita pergi ngmall " ucap Clara.


"Tapi pake mobil gue ya " jawab Anel.


"lya boleh tapi mana mobil lo ga lo bawa masuk" tanya Cleo.


"Mobil gue ada diluar ditungguin bodyguard" jawab Anel santai.


"Lo bawa bodyguard" ucap 2Cl serempak.


"Iya kalau ga ditemeni sama bodyguard gue ga diijinin papah mamah buat pergi, jadi perginya pake mobil gue" jawab Anel.


" Iya gpp kok" ucap 2Cl serempak.


" Yaudah ayo kita masuk mobil terus pergi" ucap Anel.


" Bodyguard lo cewek Nel " tanya Clara.


"lya" jawab Anel singkat.


"Non Anel mau duduk dibelakang atau di depan samping saya" tanya Bodyguard cewek.


"Saya sama Cleo dibelakang Clara didepan sama Mba" jawab Anel.


"Baik non biar saya bukakan pintunya." ucap Bodyguard cewek itu sambil membuka pintu mobil bagian belakang dan kiri depan.


Anel dan 2Cl sudah duduk berada didalam mobil begitu pula dengan bodyguard Anel dia duduk dibagian kemudi jadi sopir.


"Maaf nama mba bodyguard siapa ya?" tanya Clara pada bodyguard.


"Nama saya Jihan non" jawab bodyguard itu.


"Saya Clara" ucap Clara.


"Non Clara bisa panggil saya Jihan saja" ucap Jihan.


"Kalau mba Jihan gimana, kalau manggil Jihan saja kurang sopan tua mba Jihan dibanding saya" jawab Clara.


"Terserah non Clara saja" ucap Jihan sopan.


"Kalau aku namanya Cleo mba Jihan" ucap Cleo memperkenalkan diri.


"Baik non Cleo" jawab Jihan.


Mobil yang ditumpangi Anel,2Cl dan Jihan sudah sampai di sebuah mall tersebar di kota mereka.


"Non kita udah sampai ayo keluar" ucap Jihan masih berada dikursi kemudi.


"Baik mba, mba Jihan ga usah bukain pintunya kita bisa bisa sendiri" jawab Anel.


"Baik non" ucap Jihan lembut.


"Kita mau kemana dulu nih" tanya Cleo.


"Ke toko baju gimana" jawab Anel.


"Boleh" ucap 2Cl.


Kini Anel dan 2Cl sampai di toko baju mereka memutar dan memilih baju yang diinginkan begitu juga Anel memilih dress untuk acara nanti malam, Jihan menunggu mereka di sofa tempat menunggu. Setelah beberapa lamanya mereka memilih baju yang diinginkan mereka langsung kekasir untuk membayar lalu keluar dari toko baju.


"Guys sekarang mau kemana lagi nih?" tanya Clara.


"Nonton film gimana" jawab Cleo.


"Boleh setelah nonton kita ke restoran makan" ucap Anel.


"Yaudah siapa nih yang mau pesan tiket sama minuman" tanya Anel setelah sampai di depan bioskop.


"Biar saya saja non, non tunggu disini sama teman non"jawab Jihan.


"Baik lah ini uangnya buat beli 4 tiket, 4 minuman sama 4 popcorn" ucap Anel sambil mengambil uang 5 lembar berwarna merah dikasih ke Jihan.


"lya non" jawab Jihan sambil mengambil uang ditangan Anel lalu menuju loket untuk beli tiket.


"Ini non tiket buat nonton sama minuman dan popcornnya" ucap Jihan sambil membagi tiket, minuman dan popcorn pada Anel dan 2 Cl.


"Makasih" jawab Anel dan 2 Cl serempak.


Mereka pun masuk dan duduk dikursi bagian tengah sebelah kanan, menonton film horor. Saat part hantunya muncul mereka menutup matanya dengan telapak tangan karena takit ditambah lammpu yang ada didalam bioskop dimatikan menambah suasana yang mencekam dan sukses membuat para pengunjung yang menonton film itu ketakutan dan bulu kuduknya merinding.


Film horor yang ditonton sudah selesai lalu mereka pergi menuju ke restoran buat makan. Saat ditengah perjalanan menuju restoran Anel melihat penjual es krim dan ingin membeli.


"Ehhh guys gue mau beli es krim dulu ya disana" ucap Anel sambil menunjuk penjual es krim.


"Iya " ucap 2 Cl barengan.


"Biar saya saja non yang beli" ucap Jihan pada Anel


"Ga usah mba biar saya sendiri saja" jawab Anel.


"Tapi itu antriannya panjang non, ntar non capek berdiri ngantri lama disana non" ucap Jihan karena dia tak tega jika harus melihat anak tuannya mengantri lama dan kakinya akan pegel berdiri terus.


"Gpp mba, mba jihan Clara Cleo kalian mau es krim rasa apa" ucap Anel.


"Aku ga deh Nel gigi gue lagi sakit" jawab Cleo.


"Gue juga ngga lagi diet" ucap Clara.


"Saya lagi ga pengen makan es krim non" ucap Jihan.


"Baiklah kalian nunggu didalam restoron aja dulu nanti gue nyusul" ucap Anel.


"Okay" jawab mereka serempak.


Kini Anel sudah mengantri untuk membeli es krim, karena masih agak lama dia berdiri sambil bermain hp. Tiba tiba ada seorang pria yang sedang ikut mengantri untuk membeli es krim juga dan berada dibelakang Anel sambil tangan kiri memegang 2 paperbag.


"Maaf mba bisa maju ga, sekarang giliran mba" ucap pria itu sambil menepuk bahu Anel dan membuatnya kaget.


"Maaf mas saya ga tahu kalau sudah ga ada antrian" jawab Anel sambil memasukan hpnya ke tas tanpa melihat pria itu dan maju kedepan buat beli es krim.


"Pak saya beli es krim rasa strawberry dicampur rasa green teanya satu" ucap Anel pada penjual es krim lalu penjual es krimnya membuatkan es krim buat Anel.


"Ini non es krimnya 30 ribu" ucap penjual es krim sambil memberikan es krim kepada Anel menerimanya.


"Makasih pak, sebentar saya ambil uangnya dulu" ucap Anel pada penjual eskrim sambil membuka dompet dan uang cashnya habis.


"Maaf pak, uang cash saya habis. Saya akan pinjem dulu keteman saya" ucap Anel lirih.


"Biar saya saja yang bayar pak punya mba itu, sekalian punya saya jadi berapa pak" tanya pria itu pada penjual es krim, Anel yang mendengar perkataan pria itu lalu melihatnya.


"Gue kaya kenal sama tuh cowok tapi siapa ya" batin Anel saat melihat pria itu dari arah samping.


"Semuanya jadi 60 ribu mas" jawab penjual es krim.


"lni pak uangnya kembaliannya buat bapak saja" ucap pria sambil memberi uang berwarnya merah selembar.


"Makasih mas" jawab Penjual es krim.


"Eh kamu mas terimakasih udah bayarin es krim saya" ucap Anel pada pria itu yang ingin pergi.


Mendengar perkataan Anel pria itu lalu membalikan badannya untuk melihat Anel.


Deg


Deg


Bunyi debaran hati kedua orang.


"Pak Zafano" ucap Anel saat melihat pria itu membalikan tubuhnya dan menghadap dirinya, pria itu memang Zafano yang tadi beli es krim mengantri dibelakang Anel setelah membeli beberapa baju dan parfum.


"Ka.." ucap Zafano terpotong saat melihat Anel tersenggol ibu ibu yang berjalan, karena Anel akan terjatih Zafano menghampiri dan memeluknya biar tidak terjatuh es krim Anel mengenai baju Zafano membuat kotor.


Deg


Deg


Bunyi debaran hati kedua orang itu lagi.


"Kenapa hati gue deg degan ya saat dipeluk pak Zafano dan pelukannya membuat gue nyaman" batin Anel.


"Kok hati gue berdebar terus sih saat meluk nih cewek, dan dia lebih cantik kalau dilihat dari dekat" batin Zafano.


Mereka saling pandang manik manik mata Anel menatap mata Zafano dan sebaliknya membuat hati mereka semakin berdebar. Karena Zafano sudah sadar lalu melepas pelukannya membuat Anel berdiri tidak jadi terjatuh.


"Sorry gue meluk lo karena tadi ada ibu ibu yang jalan nyenggol lo dan mau jatuh jadi reflek gue meluk lo" ucap Zafano pada Anel dengan lembut.


"Tumben tuh orang ngomongnya lembut banget dan ga dingin bikin hati gue leleh" batin Anel masih menatap teduh pada Zafano.


"Iya gpp, seharusnya aku yang minta maaf karena nolongin saya baju bapak kena es krim saya . Mari kita duduk dikursi sana dulu biar saya bersihkan noda es krim dibaju bapak" jawab Anel pada Zafano sambil menunjuk kearah kursi, lalu Zafano pergi dan duduk diikuti Anel.


"Maaf ya pak ,saya bersihin dulu pake tisu basah" ucap Anel mendekat ke Zafano sambil memegang tisu dibersihkan ke baju Zafano dihingga bersih walaupun masih sedikit terlihat ada noda tapi bisa hilang dicuci pake detergen.


"Ku rasa ini sudah cukup bersih, dicuci pake deterjen bisa hilang" ucap Zafano.


"Makasih udah dibersihan saya pamit" sambungnya lagi.


"Iya sama sama" jawab Anel.


Lalu Zafano pergi meninggalkan Anel yang masih duduk, Anel masih setia menatap kepergian Zafano, lalu Anel buru buru bersihin tisu yang tadi dipake untuk dibuang ke tempat sampah setelah itu pergi menuju restoron duduk dimeja yang sudah dipesan sahabatnya.


"Sorry lama nunggunya " ucap Anel.


"Tadi non Anel ga kenapa kenapa kan ga da yang jahat dama non?" tanya Jihan.


"Ga ada kok mba jihan" jawab Anel membuat Jihan bernafas lega.


"Lo kemana aja tadi kok lama banget" tanya Cleo.


"Tadi waktu mau bayar uang cash gue habis, mau pinjem lo rencananya tapi ada cowok yang bayarin gue terus waktu gue ngucapin makasih cowok itu balik badan kearah gue dan ternyata itu pak Zafano dan nolongin gue waktu mau jatuh disenggol ibu ibu yang lagi jalan" ucap Anel.


"Tapi pak Zafano ga lo maki maki seperti biasanya kan" ucap Clara.


"Ngga kok orang tadi dia ngomongnya lembut banget dan ga dingin jadi ga gue maki maki deh tuh orang" jawab Anel tersenyum sambil membayangkan Zafano.


"Eh lo ngapa senyum senyum sendiri lo suka ya sama pak Zafano" goda Cleo.


"Ayo makan terus pulang kalau kelamaan ntar mama marah sama gue" ucap Anel mengalihkan pembicaraan karena dia bingung antaran suka Zafano atau tidak.


Setelah selesai makan mereka menumpuk piringnya lalu mengelap meja hingga bersih sambil menunggu Cleo membayar baru keluar dari restoran menuju parkiran untuk pulang terlebih dulu mengantar pulang Cleo Clara ke rumah Cleo dulu baru pulang kerumah Anel.


Jangan lupa like coment vote


makasih .....