
Hari semakin malam, Anel, Cleo dan Clara selesai makan dan keluar dari cafe depan kampus menuju ke kampus mereka untuk pulang dengan mobil masing masing.
"Eh..guys gimana kalau malam ini kita nginep di apartemen milik gue" ucap Cleo.
"Boleh juga tuh" jawab Clara.
"Terus kita pergi ke tempat kak dion gimana? kan besok libur" ucap Anel.
"Yaudah sekarang kita langsung ke apertemen gue buat siap-siap terus ke club" ucap Cleo.
Mereka pun pulang ke apertemen Cleo dengan mengendaari mobil masing masing.
~~
Disisi lain Zafano kini sudah pulang diapertemen milik Raka, karena tadi dia di jemput Raka dan menyuruhnya buat langsung pulang keapertemennya karena tidak membawa mobil sendiri saat ke kampus dan sekaligus ingin pergi ke club.
Anel dan 2 Cl sudah sampai di apertemen Cleo, mereka langsung mandi dan bersiap siap untuk pergi ke club. Setelah sudah siap semua mereka langsung keluar dari dalam apertemen milik Cleo menuju parkiran.
Dari kejauhan ada sepang mata yang melihat Anel dan kedua sahabatnya yang baru keluar dari gedung apertemen yang juga ditempati oleh Raka sedang masuk kedalam mobil Cleo. Dan tak lain orang itu adalah Zafano yang kini juga berada diparkiran gedung apertemen itu.
"Mau kemana tuh cewek, pakai baju mini dan agak kurang bahan malam malam" Batin Zafano penasaran.
Raka yang sedari tadi mengamati Zafano, dia tau kalau pandangan Zafano tidak lepas dari Anel, semakin menambah kecurigaan pada diri Raka.
" Zaf lo kenapa? ayo pergi " ajak Raka kepada Zafano.
" Ayo Rak tapi lo yang nyetir ya, dan ikutin mereka.." Jelas Zafono menyuruh Raka untuk mengikuti ketiga gadis cantik itu.
" Maksud lo ikutin Anel sama teman-temannya..?" tanya Raka tidak percaya.
" Udah cepatan jangan banyak omong" jawab Zafano.
Raka menuruti apa yang diperintahkan Zafano untuk mengikuti mobil Cleo, yang ntah mereka akan menuju kemana, tapi sungguh Raka semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya Zafano sembunyikan darinya.
" Jelasin semuanya Zaf" ucap Raka sambil menyetir.
" Nanti juga lo tau sendiri.." Jawab Zafano singkat.
" Maksud lo?" tanya Raka bingung.
" Maksud gue bentar lagi lo tau" ucap Zafano.
" Baiklah, lo hutang penjelasan sama gue" jawab Raka
Entah kenapa Zafano jadi malas untuk menjelaskan kepada Raka. Dia ingin tau apa yang akan dilakukan oleh calon istrinya itu, karena Anel tidak langsung pulang kerumah malah berada diapertemen ntah milik siapa dan sekarang pergi pakai baju minim agak kurang bahan , padahal hari sudah semakin malam.
Didalam mobil Cleo kini mereka dengan asik mendengarkan sebuah lagu "BTS- Save me" sambil ikut bernyanyi dengan suara indah nan merdu mereka, paras yang sangat cantik, IQ diatas rata rata ditambah suara yang merdu sangat perfect bagi orang yang melihat mereka.
[Jimin] Nan sumswigo sipeo i bami sireo
Ijen kkaego sipeo kkumsogi sireo
Nae ane gathyeoseo nan jugeoisseo
Don't wanna be lonely
Just wanna be yours
[JungKook] Wae iri kkamkkamhan geonji
Niga eoptneun i goseun
Wiheomhajanha manggajin nae moseup
Guhaejwo nal nado nal jabeul su eopseo (su eopseo)
[V] Nae simjangsoril deureobwa
Jemeotdaero neol bureujanha
[Jin] I kkaman eodum sogeseo
Neoneun ireoke bitnanikka
[V] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
I need your love before I fall fall
[Jin] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
I need your love before I fall fall
[JungKook] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
[Jimin] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
[JungKook] Save me save me
[SUGA] Oneulttara dari bitna nae gieok sogui binkan
Nal samkyeobeorin i Lunatic
Please save me tonight
(Please save me tonight
Please save me tonight)
I chigi eorin gwanggi sok nareul guwonhaejul i bam
[J-Hope] Nan aratji neoran guwoni
Nae salmui ilbumyeo apeumeul gamssajul yuilhan songil
The best of me nan neobakke eoptji
Na dasi useul su itdorok deo nopyeojwo ni moksoril Play On
[JungKook] Nae simjangsoril deureobwa
Jemeotdaero neol bureujanha
Neoneun ireoke bitnanikka
[V] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
I need your love before I fall fall
[Jin] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
I need your love before I fall fall
[JungKook] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
[Jimin] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
[Rap Monster] Gomawo naega naige haejwoseo
I naega nalge haejwoseo
Ireon naege nalgael jwoseo
Kkogithadeon nal gae jwoseo
Dapdaphadeon nal kkaejwoseo
Kkum sogeman saldeon nal kkaewojwoseo
Neol saenggakhamyeon nal gaeeoseo
Seulpeum ttawin na gae jwosseo
(Thank you uriga dwae jwoseo)
[Jimin] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
I need your love before I fall fall
[JungKook] Geu soneul naemireojwo Save me Save me
I need your love before I fall fall
" Eh..Nel serius kita mau ketempat kak Dion? " tanya Cleo pada Anel.
" Serius dong...lagian dia kan calon kakak ipar gue.." Jawab Anel songong.
Apa yang dikatakan Anel itu benar kalau Dion akan menjadi kakak iparnya, walaupun dia belum tau kalau Emelly tengah mengandung anak Dion dan dia belum bertanggung jawab terhadap Emelly karena belum dikasih tau. Meskipun Dion pacar dari Kakaknya, tapi Anel cukup dekat dengannya, bahkan Dion sudah menganggap Anel seperti adiknya sendiri.
Sekitar 1 jam, mereka sampai disebuah club malam. Anel membuka sabuk pengamannya, begitu pula Cleo dan Clara segera beranjak keluar dari mobil.
" Ayo masuk.." ajak Anel kepada kedua sahabatnya.
"Okay" jawab 2Cl serempak.
Mereka pun langsung masuk dan menghampiri salah satu pegawai disana untuk bertanya ketemu dengan Dion.
"Permisi mba saya mau nanya, kak Dionnya ada?" tanya Anel.
"Mas Dionnya ga ada dia sedang pergi ke luar kota" jawab pegawai itu.
"Maaf kalau boleh tau, nona siapa dan ada keperluaan apa mencari mas Dion" sambungnya.
"Saya adik iparnya dan ga ada apa apa sih, cuma mau bertemu aja" jawab Anel.
"Oh iya mas Dionnya berpesan sama kita jika adik iparnya dan teman temannya datang kesini dilarang buat minum minuman beralkohol dan jika mau ikut joget didepan sana harus ditemani oleh 2bodyguard yang sudah disiapkan mas Dion, yang sedang duduk disana" ucap pegawai itu.
"Joget yuk" ajak Clara pada Anel dan Cleo.
"Sebentar biar saya panggilkan bodyguardnya untuk menjaga nona nona" ucap Pegawai itu saat mendengar perkataan Clara.
"Makasih mba" ucap Anel dan 2 Cl serempak, dan bodyguard pun datang menghampiri mereka yang tengah asik berjoget untuk menjaganya.
~~
" Wah..ternyata dia ke club Zaf..."ucap Raka tidak percaya dengan apa yang di lihat olehnya.
"Dasar gadis nakal... awas aja kalau berani macam macan"batin Zafano mengepalkan tangannya.
" Ayo masuk.." ajak Zafano kepada Raka.
" Tunggu Zaf..lo dari tadi ngikutin Anel, ada apa sama mereka semua sih..? sebenarnya ada hubungan apa lo sama Anel?" tanya Raka penasaran.
" Gue udah bilang nanti lo tau sendiri.. " jawab Zafano yang sudah kesal melihat kelakuan Anel.
Mereka berdua memasuki club yang tadi ketiga gadis cantik itu masuki. Sesampai disana mereka melihat Anel, Cleo dan Clara sedang ikut berjoget dengan erotisnya didepan kerumunan sana sambil ditemani 2 bodyguard.
"Akhhhh.... ini benar benar buat gue lupa sama kejadian tadi siang, rector itu benar benar brengsek" batin Anel.
Anel yang sudah merasa lelah, dia kembali kesofa meninggalkan kedua sahabatnya yang masih asik berjoget ria di depan. Tidak lama Anel menuju kamar mandi untuk mencuci mukanya, tiba-tiba ada seseorang pria yang menghadang Anel dan mengodanya. Zafano yang melihatnya langsung menghampiri dan menjotos pria itu tepat dipipinya membuat pria itu terjatuh dilantai dengan sudut bibir yang berdarah. Anel yang melihat itu lalu menghampur kearah Zafano dan memeluknya sambil menangis.
"Gue ingetin sama lo jangan macam macam lagi sama dia, dia calon istri gue" tegas Zafano pada pria itu lalu membawa Anel pergi dari sana.
"Makasih pak, kenapa bapak bisa disini" ucap Anel tidak percaya dengan keberadaan Zafano.
"Seharusnya saya yang tanya kenapa kamu disini?" tanya Zafano dengan nada menekan.
" Saya..saya ...main disini " jawab Anel gugup.
" Main..?? ditempat seperti ini..?? malam malam begini..??? " tanya Zafano dengan senyum smirknya.
" Biar Gue kasih tau..kalau cewek main ditempat beginian itu sama aja bitchhhh..." jelas Zafano dengan nada tinggi kepada Anel sambil melepas jaketnya dan Anel terdiam dengan kepala tertunduk sambil menangis.
"lni pake jaket saya untuk nutupi tubuh kamu yang terbalut baju kurang bahan"ucap Zafano sambil menyerahkan jaketnya.
" Sekarang kamu pulang dan saya yang antar.." sambung Zafano lagi sambil menahan emosi marahnya yang sudah memuncak.