
Mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di bandara keluarga Stanley. Mereka turun dan membawa koper yang mereka bawa menuju pesawat pribadi milik keluarga Stanley. Saat mereka masuk ke dalam pesawat di sambut oleh 2 pramugari dan 1 pilot..
"Selamat datang, silahkan duduk dan menikmati " ucap Pramugari dengan sopan dan ramah.
"Iya, makasih" jawab mereka semua tersenyum kecuali Zafano.
"Sayang kamu duduk dengan aku disini" ucap Zafano mengandeng Anel untuk duduk di sampingnya.
"lya, Honey" jawab Anel tersenyum.
"Cle, aku dud.." ucap Clara terpotong.
"Cleo, aku boleh duduk di samping mu " ucap Raka cepat memotong ucapan Clara.
"lya" jawab Cleo. Raka pun duduk di sebelah Cleo membuat Clara kesal.
"Sorry Clara cantik mending kamu duduk saja di samping Daniel" ucap Raka sambil menunjuk ke arah Daniel duduk. Daniel pun mengedipkan matanya dengan genit pada Clara yang sedang manatapnya. Membuat Clara jijik melihatnya dan ingin muntah.
"Sorry ya Cla, kamu duduk aja di samping Kak Daniel dari pada sendirian" ucap Cleo.
"Sini ayang Clara duduk di sebelah babang Daniel" ucap Daniel sambil menupuk kursi kosong di sebelahnya.
Membuat Clara mendengus kesal dengan terpaksa la berjalan dan duduk di samping Daniel daripada duduk sendirian tidak ada temannya.
"Ingat jangan macam-macam, kalau berani aku lempar Kak Daniel dari pesawat ini" ucap Clara.
"Iya iya neng jangan galak-galak napa jadi cewek. Bikin babang Daniel jadi akuut" jawab Daniel dengan muannja.
Anel duduk di sebelah Zafano sambil menyenderkan kepalanya di bahu Zafano.
"Honey, aku ingin tidur" ucap Anel.
"Tidurlah jika kau mengantuk, aku akan membangunkan mu nanti jika sudah sampai" ucap Zafano.
"Apa kamu tak menginginkan ku" ucap Anel menduselkan gunung kembarnya ke lengan Zafano sambil tangannya di buat menyentuh junior Zafano hingga membuatnya terbangun dan tegang.
"Honey, kita mau kemana" ucap Anel.
"Ke kamar kamu harus memuaskan ku karena kamu berani membangunkannya" ucap Zafano.
"Baiklah siap takut" ucap Anel turun dari gendongan Zafano setelah berada di dalam kamar dan tak lupa Zafano mengunci pintu.
Anel langsung mengalungkan tangannya pada leher Zafano dan mencium bibir Zafano dengan buas ciuman itu menjadi ******* yang tak kalah buasnya mereka saling membalas satu sama lain hingga keluar suara *******. Tangan Zafano mulai melepas satu persatu kancing kemeja Anel. Memperlihatkan gunung kembar besar milik Anel yang terbungkus *** merah.
"Sayang, aku ingin menghisapnya" ucap Zafano meremas dada Anel. Membuat Anel mendesis.
" Shhh, cepat lakukan aku sudah tak tahan" ucap Anel.
Kini tubuh mereka sudah sama-sama polos tanpa sehelai benang. Zafano naik ke atas ranjang dan langsung menarik Anel hingga terlentang di sana. la mencium bibir Anel dengan buas, begitu pun dengan Anel la membalas ciuman Zafano dengan tak kalah buasnya. Ciuman Zafano turun ke leher jenjang Anel, memberikan tanda kepemilikan di sana. Anel mendesis saat Zafano menggigit kecil lehernya. Ciuman itu semakin turun ke bawah sampai **** Anel.
"Honey cepat lakukan, aku sudah tidak tahan" ucap Anel mendesah. Zafano mendongakkan kepalanya dan tersenyum melihat Anel. Dengan segera la mengarahkan juniornya ke **** Anel.
Jleb!
Juniornya masuk ke dalam milik Anel, setelah beberapa kali la menghentak kan pinggulnya. Membuat Anel kembali mendesah.
"Honey, kapan kau akan bergerak" ucap Anel kesal. Karena Zafano tak melanjutkan aksinya dan hanya menatapnya dengan senyuman yang mengembang di wajahnya.
"Hahaha aku sangat senang mendengar suara ******* indah mu, sayang" ucap Zafano.
Zafano pun melanjutkan aksinya, la menghentak-hentakkan pinggulnya membuat Anel semakin mendesah nikmat.
"Ah, lebih cepat Honey " ucap Anel mendesah.
Zafano pun menurut dengan ucapan Anel, la mempercepat ritmenya menghentak-hentakkan pinggulnya.
Anel semakin mendesah sudah dua jam mereka melakukan nya. Saat sudah mencapai puncaknya mereka mengerang bersama. Zafano ambruk di atas tubuh Anel, nafas mereka tersenggal-senggal.
Setelah berhasil mengatur nafas mereka, Zafano mencium bibir Anel dan menjatuhkan tubuhnya di samping Anel. Karena kelelahan mereka pun langsung tertidur sambil berpelukan.