
Saat-saat yang telah dinantikan pun tiba, dimana hari ini adalah hari pernikahan Anel dan Zafano. Acara pernikahan Zafano dan Anel di adakan di kediamaan Miligan untuk akad nikahnya pada siang hari sedangkan resepsinya di hotel keluarga Stanley nanti malam.
Anel yang dari pagi dirias oleh MUA dan sudah memakai gaun pengantin berwarna putih dengan beberapa aksesoris dirambutnya bisa membuat siapa pun yang melihatnya berdecak kagum. Begitu juga dengan Cleo dan Clara yang sudah cantik dirias oleh MUA juga. Anel benar-benar tampil layaknya seorang putri kerajaan, anggun, cantik dan mempesona. Gaun sederhana yang dipakai Anel membuatnya terlihat lebih elegan. Bahkan membuat Cleo dan Clara melihatnya terpesona pada kecantikan Anel.
"Anel sumpah lo sangat cantik banget" puji Cleo.
"Iya lo lebih cantik dari biasanya, pasti semua orang nglihat lo berdecak kagum. Termasuk pak Zafano yang tak akan mengedipkan matanya" sambung Clara.
"Gue juga, gak percaya kalau ini gue. Gue benar-benar sangat cantik" jawab Anel kagum pada dirinya sendiri.
"Tapi gue merasa nervouse banget" ucap Anel sambil memegang tangan 2Cl.
"Bikin releks aja gausah gugup dan gak usah mikir apa-apa" jawab Cleo.
"Tenang aja kita akan mendampingi lo sampai acara pernikahan lo selesai. Sekarang coba ambil nafas lalu buang biar gak merasa gugup" sambung Clara, Anel pun mengambil nafas lalu membuangnya.
"Makasih Cle..Cla. Kalian selalu ada buat gue" ucapnya sambil tersenyum manis.
"Sama-sama" jawab 2 Cl barengan.
"Kita turun sekarang, pasti semua orang udah nunggu lo" ucap Cleo mengajak sahabatnya itu untuk turun menemui semua orang.
Mereka bertiga turun dari kamar Anel menuju taman belakang. Karena acara akad nikahnya di lakukan disana yang bertema outdoor. Keluarga dan kerabat Zafano, keluarga Anel dan tamu undangan yang lain yang ingin menyaksikan ljab Qobul pernikahan mereka yang sudah menunggunya disana.
Anel didamping kedua sahabatnya, dengan Cleo berada disamping kanan Anel dan Clara di samping kiri Anel. Mereka berdua menggunakan gaun berwarna yang sama yaitu abu-abu dengan model yang berbeda dibagian atasnya.
(gambaran gaun Cleo dan Clara)
Semua orang menyambut mereka bertiga dengan sorakan bahagia dan tepukan tangan yang begitu riuh. Saat memasuki altar akad nikah berlangsung disana. Semua orang menatap Anel begitu terpesona begitu juga dengan Cleo dan Clara. Taman belakang kediaman Miligan disulap menjadi indah dengan ditambah bunga-bunga warna warni yang begitu indah. Menyatu dengan pepohonan dan bunga yang tumbuh disana melihatkan pemandangan yang begitu indah dan sejuk kareba sepoi-sepoi angin.
Ijab Qobul akan segera di mulai, dengan anggun dan perlahan Anel duduk di sebelah Zafano yang tampak terlihat begitu tenang. Dan Anel yang terlihat begitu cantik.
"Sayang, kamu sangat cantik sekali" bisik Zafano, saat Anel sudah duduk disebelahnya dan Anel tersenyum.
"Bagaimana apa semuanya sudah siap" tanya pak penghulu.
"Siap" jawab serempak.
"Iya" jawabnya.
"Baiklah, untuk calon pengantin pria ikuti apa yang akan diucapkan oleh wali calon pengantin Wanita. Dengan sekali tarikan nafas jangan gugup dan coba untuk tenang" nasehat pak penghulu.
"Bissmillahhirrohmanirohim, Zafano Stanley putra dari Rendi Stanley. Saya nikah kan kau dan saya kawinkan kau dengan putri kandung saya Anellyana Larasati Miligan dengan maskawin mas seberat 200 gram dan uang tunai sebesar 7.820.210.000 rupiah di bayar tunai" ucap William.
"Saya terima nikah dan kawinnya Anellyana Larasati Miligan dengan maskawin tersebut dibayar tunai" ucap Zafano.
"SAHH"
Dengan satu tarikan nafas Zafano mengucapkan ljab Qabul tersebut dengan lantang, dan terus mengucap syukur kepada Allah karena bisa menikahi Anel wanita pilihan orang tuanya.
kini Anel dan Zafano saling menghadap dan menyematkan cincin dijari manis masing-masing. Kemudian Anel meraih tangan Zafano untuk dicium sembari berguman di dalam hati mengucapkan do'a. Begitu pula Zafano meraih kepala Anel untuk dicium keningnya dan mengucapkan doa.
"Ciee yang udah gak sedih lagi" ledek Clara pada Daniel.
"Lo bisa diem kagak"bentak Daniel.
"Cielah gitu aja marah" ucap Clara, Daniel memilih pergi meninggalkan Clara yang tadi duduk di sebalah.
Acara akad nikah sudah selesai semua tamu undang dan keluarga serta kerabat Stanley pulang. Kini Anel dan Zafano sudah berada di dalam kamarnya.
"Honey sana mandi dulu terus istirahat" ucap Anel sembari melepaskan aksesoris di kepalanya.
"Nanti aja, aku mau kamu dulu" jawab Zafano sembari memeluk Anel dari belakang.
"Honey, lepasin aku mau melapas gaun ini dulu dan ganti baju" ucap Anel sambil mencoba melepas tangan Zafano yang memeluk tubuhnya. Zafano pun membalikan tubuh Anel menghadap dirinya. Lalu mendekatkan bibirnya untuk menyatu pada bibir Anel kemudian dilumatnya dengan rakus.
Clekk
Pintu dibuka oleh Emelly tiba-tiba membuat Zafano berhenti mencium Anel.
"Upss..sorry, aku telah mengganggu kalian. Mamah menyuruhku kesini untuk memberitahu kalian untuk segera bersih-bersih dan pergi ke hotel sekalian istirahat di sana" ucap Emelly merasa tidak enak hati karena telah mengganggu Anel dan Zafano.
"Baiklah dan lain kali, ketuk pintu dulu saat masuk kamar orang" jawab Zafano ketus merasa kesal pada Emelly telah mengganggunya saat mencumbui Anel.
"Iya dan sekali lagi sorry" ucap Emelly.
"Pergilah kak, kita akan segera kebawah" jawab Anel.
Emelly pun pergi dari kamar Anel dan bergabung pada keluarganya dan Dion yang masih kumpul dibawah. Emelly dan Dion sudah menikah kemarin secara dadakan. Waulaupun acara pernikahan Emelly dan Dion dadakan, acaranya juga dibuat secara cukup mewah dengan didatangi para rekan bisnis, sanak keluarga dan teman-temannya.