
"Bebeb Anel lo panggil Zafano pak maksudnya gimana." tanya Daniel.
"Eeeee kak Zafano kan udah jadi rektor dikampus kita jadi panggilnya ya pak Zafano, iya kan Cle ..Ra ." jelas Anel melototin ereka karena dia merasa gugup dan diangguki Cleo dan Clara.
"Ouh" jawab Daniel.
"Cle ...Ra. pulang yuk, gue udah disuruh pulang mamah."Ajak Anel.
"Yaudah ayo tapi lo pulang kerumah gue dulu ambil mobil lo." Ucap Cleo lalu diangguki Anel.
"Maaf kak ..pak ..kita pamit pulang dulu." ucap Clara.
"Iya hati hati dijalan" ucap Raka.
"Hati hati beb kalo ada apa apa telfon" sambung Daniel lalu diangguki Anel.
~~
"Ting" bunyi pesan dari Nathan
Nathan: "Hai Anel lagi ngapain, ini gue Nathan"
Anel: " Lagi dijalan mau pulang Nath."
Nathan: " Owh jangan lupa no gue disave."
Anel: " Iya"
Nathan: "Yaudah hati hati dijalan."
"Pesan dari siapa sih Nel kok elo sibuk balasnya." tanya Clara.
"Nathan." jawab Anel
"Nathan siapa kok gue ga kenal." tanya Clara
"Temen baru kenalan dikantin." jawab Cleo, yang diangguki Anel.
"Elo juga tahu Nathan Cle kok gue ga dikasih tau" gerutu Clara.
"Ya elo ga nanya terus waktu dikantin ga ada elo lo masih dikelas." ucap Cleo
"Oke tapi besok besok kenalin ke gue ya."pinta Clara
"Iya bawel." jawab Anel.
"Kita udah sampe nih dirumah gue, yok turun." ucap Cleo
"Cle gue pulang dulu ya." ucap Anel
"Gue juga." ucap Clara.
"Jangan lupa besok besok nginep lagi dirumah gue." teriak Cleo pada Anel dan Clara yang udah berada di mobil masing masing.
"Oke." Jawab Clara dan Anel berteriak secara barengan.
Dikediaman Miligan
Mobil sport warna kuning telah masuk diperkarangan rumah mewah milik Miligan.
"Mamah" teriak Anel masuk kedalam rumah.
sambil mencium tangan Wilna.
"Eh sayang kamu baru pulang" tanya mamah Wilna.
"lya mah, Anel kekamar dulu ya sekalian bersih bersih."ucap Anel
"Iya nak bersih bersih dulu nanti mamah panggil kalo makan malam." ucap mamah Wilna.
"Iya mah" pamit Anel pergi menuju kamarnya.
Setelah berada dikamarnya Anel buru buru masuk ke kamar mandi setelah selesai mandi ia beranjak ke atas ranjang lalu tidur.
Dikediaman Stanley
" Bunda" panggil Zafano sambil meluk Ratna yang tengah duduk diruang keluarga
"Kamu baru pulang nak." tanya Bunda Ratna.
"lya bun, ayah belum pulang "ucap Zafano.
"lya, kamu mandi dulu sana ke kamarmu." ucap Ratna
Zafa pun membaringkan badannya diranjang sambil menutup matanya dan terlintas bayang bayang seseorang dipikirannya.
"Ihh kenapa sih kok gue jadi mikirin tuh cewek." batinnya
"Apa gue lagi suka sama dia, ah ga mungkin kan gue baru kenal dia." guman Zafa pada diriya sendiri.
Tak lama terdengengar suara pintu diketok dari luar.
Took..Took....
"Nak apa kamu ada didalam" teriak bunda Ratna dari luar.
"lya bun ada apa." jawab Zafano
"Cepat turun makan malam bersama." ucap Bunda Ratna
"lya bun zafa mau cuci muka dulu." balas Zafano.
"Baiklah bunda tunggu kamu dibawah."ucap Bunda Ratna
"Iya bun " teriak Zafa sambil menuju kamar mandi
Kemudian Zafano pergi kelantai bawah untuk makan bersama. Yang sudah ditunggu oleh Bunda Ratna dan ayah Rendi.
"Hai ayah bunda, maaf udah nunggu lama" sapa Zafano kini yang sudah duduk dimeja makan.
"Iya ga pa pa nak ayo makan keburu dingin makanannya." ucap Bunda Ratna
"Zaf gimana kabarmu hari ini jadi rektor lancar." tanya Rendi memecah keheningan.
"Cukup baik yah ga da kendala."jawab Zafano
"Syukurlah kalo gitu kamu harus bisa menjadi pemimpin yang baik dan bertagung jawab." ucap ayah Rendi.
"Itu pasti yah." balas Zafano
"Kalau gitu Zafa pamit pergi kekamar dulu yah bun." pamit Zafano pada orangtuanya. Setelah selesai makan.
"Yah apa perjodohan anak kita dengan anak mas William masih berlanjut." tanya bunda Ratna yg sedang duduk disofa ruangan kerja suaminya.
"Masih bun, tapi ayah belum menanyakannya lagi soal perjodohan anak kita. Soalnya ayah sibuk setiap hari jadi belum sempat bertemu."jawab ayah Rendi.
"Yaudah besok besok bisa dibicarakan lagi dengan mas William jika bertemu."ucap bunda Ratna yang diangguki ayah Rendi.
Kembali dikediaman Miligan
"Took..Tookkk" bunyi pintu diketuk dari luar oleh mamah Wilna. Karena pintunya tidak terkunci mamah Wilna masuk kedalam kamar Anel
"Anel sayang bangun yuk" ucap mamah Wilna membangunkan Anel sambil digoyang goyang.
"Ekkhmmm" Suara Anel khas orang bangun tidur.
"Eh mamah ada apa bangunin Anel."tanya Anel sambil bangun duduk diatas ranjangnya dengan suara yang masih serak karena baru bangun.
"Cuci muka mu dulu habis itu kita turun buat makan malam bersama."jawab mamah Wilna.
"Iya mah." ucap Anel.
"Cepetan Nel jangan duduk terus papahmu udah nunggu dimeja makan." ucap mamaah Wilna yg sudah kesal melihat tingkah putri bungsunya.
"Iya mah, mamah pergi dulu kebawah ntar Anel nyusul. Kasihan papah sendirian disana." ucap Anel sambilbmenuju kekamar mandi. Lalu mamah Wilna turun kebawah menemani papah William yang sedang duduk sendirian dimeja makan.
"Mah, Anelnya mana?" tanya papah Rendi.
"Anel lagi cuci muka pah baru bangun tidur." jawab mamah Wilna.
"Maaf pah nunggu Anelnya kelamaan." ucap Anel pada papahnya tak enak karena udah bikin nunggu lama.
"lya gpp ayo makan." ucap papah Rendi.
"Mah kok kak Emelly ga ikut makan bareng?" tanya Anel
"Kakak kamu udah kembali ke apertemennya." jawab mamah Wilna. Lalu diangguki Anel.
Makan malam bersama dikeluarga Miligan sudah selesai.
Lalu mereka pergi meninggalkan meja makan yang tengah dibersihkan oleh Artnya. Dan Anel pergi menuju kamarnya dilantai atas untuk melanjutkan tidurnya sedangkan papah William dan Mamah Wilna pergi keruang kerja papah William yang berada disebelah kamar mereka dengan ditemani mamah Wilna yang berada disana sambil memberikan cofffe kepada papah William sebelum melanjutkan pekerjaannya.
Jangan lupa like, coment ,vote dan beri hadiah
Maaf jika masih ada typo yang bersebaran. Dan makasih telah mendukung karya saya.♡♡♡