
Anel sudah mulai berangkat kuliah dengan di kawal oleh dua bodygruad untuk menjaganya.
Dan sekarang la sudah selesai dengan mata kuliah nya hari ini.
"Clara.." ucap Anel saat melihat Clara tengah duduk bersama seseorang yang tak lain Nathan.
"Anel" ucap Clara.
"Nathan" ucap Anel saat tahu cowok yang duduk di sebelah Clara adalah Nathan.
"Anel, gimana kabar mu juga anak mu" ucap Nathan.
"Alhamdulillah baik, kamu kok bisa tau kalau aku sedang hamil" ucap Anel.
"Hehe...aku yang beri tahu" ucap Clara menyengir.
"Kok tumben kalian duduk dan mengobrol bersama. Apa kalian jadian ya?" goda Anel.
"Nggak kok nggak aku nggak pacaran sama Nathan. Kita berdua cuma ngobrol biasa saja" ucap Clara.
"Serius" ucap Anel.
"lya Nel, kita gak ada hubungan special. Selera Clara terlalu tinggi gak mungkin dia mau sama aku"ucap Nathan tertawa.
"Iya tuh Clara pilih-pilih kayak cantik saja" ucap Anel tertawa.
"Lah emang aku cantik, Salena Gomez aja lewat" ucap Clara.
"Iya lewat karena dia takut muka jelek mu" ucap Nathan tertawa.
"Jahat banget kamu,Nath. Aku benci sama kamu" ucap Clara.
"Aduhh Sayang jangan merajuk dong. Nanti abang makin cinta sama neng " ucap Nathan.
"Udah deh jangan gombal ntar aku baper" ucap Clara.
"Nggak papa dong biar neng jatuh cinta sama abang" ucap Nathan.
"Woi...ingat ada aku disini jangan romantis-romantisan" ucap Anel.
"Hehe...sekali-kali dong Nel. Biasanya aku yang nglihat kamu sama pak Zafano bermesraan" ucap Clara.
"Nel, tumben kamu di kawal sama bodyguard" ucap Nathan yang baru menyadari kalau ada dua bodyguard cewek yang berdiri di samping Anel.
"Iya, perintah suami biar lebih aman" ucap Anel.
"Permisi.." ucap seorang cowok yang tiba-tiba datang dengan membawa dua temannya.
"Kalian siapa" ucap salah satu bodyguard cewek.
"Maaf sebelumnya kita mengganggu kalian. Okay, kenalin aku Albert, di samping kanan ku Rio dan di samping ku Rino" ucap Albert.
Alern Boy, geng paling terkenal di kampus Anel dkk berkuliah. Yang di isi oleh tiga cowok paling tampan di kampus itu, yaitu Albert, Rio dan Rino. Di ketiga cowok tampan mu itu, Albert lah yang menjadi ketua nya. Selain tampan Albert juga di kenal cerdas, kaya raya dan sombong karena ayah nya juga seorang pembisnis terkenal walaupun masih di bawah Zafano. Tak heran mereka juga di cap sebagai seorang playboy karena sering berganti-ganti pasangan dan bermain dengan wanita seenaknya.
"Kedatangan kita kesini cuma ingin berkenalan sama kalian saja" ucap Albert.
"Betul karena kita lihat kalian sepertinya mahasiswi baru yang cantik di kampus ini" ucap Rio.
"Kalau boleh tahu nama mu siapa" ucap Albert pada Anel, sambil menjulurkan tangannya.
"Anel" ucap Anel tanpa membalas uluran tangan Albert. Albert yang melihat uluran tangannya tak di balas oleh Anel pun langsung menurunkannya.
"Nama yang cantik seperti orangnya" ucap Albert.
"Iya" ucap Anel.
"Hai Anel salam kenal" ucap Rio dan Rino bersama.
"Iya" ucap Anel.
"Kalau kamu siapa namanya"ucap Rio pada Clara.
"Aku Clara" ucap Clara sambil membalas uluran tangan Rio.
"Salam kenal Clara cantik" ucap Rio sambil mengedipkan salah satu matanya. Membuat Clara tersipu malu.
"Anel... Clara.." teriak Cleo yang baru datang.
"Cle, kenapa kamu berlari" ucap Anel.
"Aku nyariin kalian berdua di semua sudut gedung. Eh malah kalian ada di sini" ucap Cleo.
"Salah siapa kamu gak nelfon aku atau Anel" ucap Clara.
"Iya ya kenapa aku lupa" ucap Cleo. Sambil menepuk jidatnya.
"Guys, aku pulang dulu ya" ucap Nathan.
"Ya, hati-hati" ucap Anel dkk.
"Oh ya kalian bertiga siapa" ucap Cleo.
"Aku Rio, yang di samping kanan ku Albert dan di sampingnya Albert itu Rino. Kita kakak tingkat kalian" jelas Rio. Dan diangguki Cleo sebagai tanda mengerti.
"Kalau kamu siapa" tanya Rio.
"Aku Cleo sahabat Anel dan Clara" ucap Cleo. Dan diangguki Rio sebagai tanda mengerti.
"Cle...Cla..ayo pulang" ucap Anel.
"Okay" ucap Cleo dan Clara.
"Kakak-kakak cakep kita pulang dulu ya" ucap Clara sambil kissbye.
"Iya, hati-hati cantik"ucap Rio tersenyum lalu berkissbye.
Anel, Cleo dan Clara berjalan meninggal ketiga cowok tampan itu. Anel dkk berjalan berada di depan sedangkan dua bodygruad berada di belakang kegita gadis cantik itu.
Mereka kini sudah sampai di parkiran di lihatnya mobil Zafano berada di parkiran untuk menjemput Anel. Anel pun menghampiri suaminya.
"Guys, aku dulu an ya. My husband udah standbay" ucap Anel.
"Iya" ucap dua Cl.
Cleo dan Clara pun berjalan ke mobil masing-masing sedangkan Anel berjalan ke arah mobil Zafano dengan dua bodygruad yang setia menjaganya.
"Honey" ucap Anel langsung memeluk Zafano yang sudah keluar dari mobilnya.
"Sayang" ucap Zafano membalas pelukan Anel dan mencium bibir Anel.
"Gimana kuliahnya " tanya Zafano.
"Baik sih, tapi agak risih aja di lihatin yang lain karena di kawal dua bodygruad" ucap Anel.
"Biarin aja mereka mau memandang mu seperti apa. Semua ini demi kebaikan mu dan si baby" ucap Zafano mengelus perut Anel yang masih rata.
"lya daddy" ucap Anel menirukan suara anak kecil.
"Kalian berdua bawa mobil yang kalian bawa tadi pagi. Saya mau semobil dengan istri ku" ucap Zafano datar.
"Baik tuan muda" ucap dua bodyguard itu dengan tegas dan hormat.
"Ayo sayang kita masuk mobil" ucap Zafano sambil membukakan pintu mobil untuk Anel.
"Iya, makasih Honey" ucap Anel.
Setelah Anel masuk dan duduk Zafano pun masuk dan duduk di samping Anel. Mobil Zafano melanju dengan kecepatan sedang yang di kemudikan oleh sopir nya.
Di sepanjang perjalan Zafano mengajak ngobrol Anel dengan kalimat-kalimat romantis. Hingga Anel melihat sebuah cafe baru di buka di tepi jalan raya.
"Honey, aku ingin makan di cafe itu" ucap Anel.
Karena la penasaran dengan rasa makanan yang berada di cafe itu sebab banyak pengunjung yang datang.
"Baiklah, pak sopir tolong berhenti di depan cafe baru itu" ucap Zafano.
"Baik tuan muda"ucap pak sopir dengan sopan.
la pun memberhentikan mobil tepat di depan cafe yang di maksut oleh Zafano dan Anel. Mereka berdua pun keluar dari mobil dan berjalan sambil bergandengan mesra masuk ke dalam cafe itu.