MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
Frustasi



Setelah makan malam Zafano dan Anel kembali ke kamar nya. Untuk menyelesai kan pekerjaan kantor dan tugas kuliah. Kini Anel berada di meja belajar dia sibuk berkutit dengan bolpoin dan buku nya, sedang kan Zafano duduk di sofa, dia sibuk dengan beberapa berkas dan laptopnya.


"Sayang, jangan lupa jatah ku malam ini" teriak Zafano saat pekerjaannya hampir selesai.


"Iya..iya setelah tugas kuliah ku selesai" jawab Anel.


"Baiklah"ucap Zafano.


Setelah beberapa menit Zafano selesai dengan pekerjaannya sedangkan Anel masih sibuk mengerjakan tugas kuliah nya. Dipandanginya tubuh Anel yang terbalut dengan gaun malam terlihat begitu seksi dan menggoda. Membuat Zafano tak tahan menahan hasrat nya.


"Sayang, apa sudah selesai" ucap Zafano.


"Belum, masih 2 soal lagi" jawab Anel tertawa.


"Aku sudah tak tahan, sayang" ucap Zafano berat menahan *****.


"Sabar honey sedikit lagi selesai" jawab Anel Anel tertawa dalam hati melihat suami nya tak tahan dengan ***** nya.


" Baiklah, aku tunggu di ranjang. Cepat kamu selesai kan, jangan lama-lama" ucap Zafano.


"lya..lya Honey" jawab Anel.


Akhirnya Anel selesai dengan tugas kuliah nya, dia berjalan mendekati suami nya yang sudah frustasi karena *****nya. Anel naik ke atas ranjang duduk di samping Zafano.


"Honey" ucap Anel.


Zafano yang melihat Anel sudah berada di sampingnya, dia langsung membaringkan nya dan menin**** nya. Zafano mengecup bibir yang sudah jadi candunya ciuman ringan itu berubah menjadi l*m****n kemudian berpindah ke jenjang leher mulus Anel. Anel pun mend***h membuat junior Zafano menegang.


Entah bagaimana kini tubuh mereka sudah tanpa sehelai benang, tubuh mereka benar-benar polos. Banyak tanda merah di tubuh Anel.


"Sayang, aku masukan ya" pinta Zafano dengan nada berat.


"lya Honey"jawab Anel.


Zafano pun memasukkan miliknya pada Anel. Hentakan demi hentakan membuat keduanya men**s**. Setelah berkali-kali Zafano melakukannya. Akhirnya dia pun tumbang di atas tubuh Anel lalu berpindah dan menyelimuti tubuh polos mereka.


"Makasih sayang" ucap Zafano mencium kening Anel.


--


Pagi telah tiba Zafano dan Anel sudah selesai bersiap dan sarapan. Hari ini Anel berangkat ke kampus bareng suami nya.


Setelah melihat pesan dari Raka, yang menyuruh Zafano untuk datang ke kantor karena ada masalah dan membahas pembangunan hotel di NewYork.


"Jadi kamu gak ke kampus" jawab Anel sedikit lesu.


"Aku akan nganterin kamu sampai kampus, lalu pergi ke kantor karena ada masalah dan harus membahas pembangunan hotel di NY. " ucap Zafano.


"Hmm..baiklah" jawab Anel.


"Sekali lagi sorry, dan kemungkinan aku tak bisa jemput kamu saat pulang kampus" ucap Zafano.


"lya gak papa, nanti aku pulangnya bisa bareng Cleo or Clara" ucap Anel.


"Lagian aku tau kok kamu sibuk cari uang banyak buat aku dan masa depan anak kita nanti" jawab Anel.


"Makasih, sayang. Kamu udah mau ngertiin aku" ucap Zafano sambil mencium punggung tangan Anel sambil fokus menyetir.


"Sama-sama Honey" jawab Anel.


Mobil Zafano pun telah sampai di parkiran kampus.


"Sayang, kita sudah sampai di kampus. Belajar yang rajin dan benar, jangan nglirik-nglirik cowok atau deketin cowok lain. Kalau kamu berani nglakuin itu, aku kasih hukaman buat mu yang tak bisa kamu lupain" ucap Zafano.


"lya Honey, kalau boleh tau hukuman nya apa itu" ucap Anel tertawa.


"Serius kamu mau tau" tanya Zafano tersenyum.


"lya" jawab Anel.


"Hukumannya yaitu akan ku buat kamu tidak bisa berjalan dan bangun dari tempat tidur" ucap Zafano tertawa.


"Dasar mesum" jawab Anel.


"Mesum sama istri sendiri boleh dong" ucap Zafano.


"lya..iya..aku pamit keluar dan masuk kelas dulu" ucap Anel mencium bibir Zafano.


"lya hati-hati, ingat jangan centil sama cowok lain" teriak Zafano saat Anel sudah berada di luar mobil Zafano.


"lya Honey..bye" ucap Anel sambil tangannya berdada pada Zafano. Zafano pun melajukan mobilnya menuju kantor nya, setelah mengantarkan istri cantiknya ke kampus.