MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
Olahraga Pagi



Malam berganti pagi, Anel mulai membuka mata nya terbangun dari tidur nyenyak nya karena kelelahan akibat olahraga panas yang dia lakukan bersama suaminya tadi malam. Ia menatap wajah tampan suaminya yang masih tertidur sambil tersenyum.


"I LOVE YOU MY HUSBAND" ucap Anel mencium bibir Zafano.


"I LOVE YOU TOO MY WIFE" jawab Zafano sambil membuka kedua kelopak matanya.


"Honey, kamu udah bangun" ucap Anel.


"Iya, aku tak sabar untuk menerkam mu lagi. Sayang ayo kita olahraga pagi"jawab Zafano. Anel pun mengangguk dan tersenyum malu, ia paham maksut dari perkataan Zafano yang mengajak diri nya olahraga pagi sebenarnya mengajak untuk bercinta lagi.


"Apa aku boleh di atas" ucap Anel.


"Terserah kamu" jawab Zafano.


Anel tersenyum, ia langsung naik ke atas tubuh gagah zafano. la mencium bibir Zafano dan mel*m*tnya. Ciuman itu turun kebawah dan memberikan tanda merah di dada Zafano. Lidahnya menjilat perut sixpack sampai di junior besar dan panjang Zafano yang sudah berdiri.


Anel memasukkan junior Zafano itu ke dalam mul*t.


"Eeuummhhh" Anel ******* junior Zafano dengan **** Membuat pria itu mendesis.


"Ssshhh...Sayang" desis Zafano. Anel mendongakkan kepalanya dan tersenyum saat melihat Zafano yang sudah merem melek.


Lalu Ia duduk di atas perut Zafano. Dan menggosok-gosokkan ***ya di perut sixpack itu.


"Seperti ini juga nikmat" ucap Zafano. Ia memegang bokong Anel. Dan memajukan tubuh Anel. Hingga, **** Anel tepat berada di dekat wajahnya.


"Ah Honey" ucap Anel mendesah. Saat Zafano menjilat ****nya. Ia menumpukan kedua tangan nya pada kepala ranjang. Dan sedikit menggerakkan tubuh nya ke kiri dan kanan.


"Honey, lakukan yang lebih" ucap Anel. Sudah tidak tahan untuk di masuki oleh Zafano.


Zafano menjilat **** Anel dengan cepat. Saat cairan Anel keluar dari sana. Ia sedikit memundurkan tubuh Anel dari wajahnya. Dan melihat wajah Anel yang sudah memerah.


"Sayang, kau ingi aku memasuki mu" ucap Zafano tersenyum pada Anel. Dengan antusias Anel. menganggukkan kepalanya.


"Tapi, aku yang pimpin. Oke?" ucap Anel. Membuat Zafano tersenyum.


"Dengan senang hati Sayang" ucap Zafao. Anel memundurkan tubuh nya. Hingga, junior Zafano yang berdiri di bawah sana menyentuh **** Anel..


Anel menggenggam junior Zafano dan mengarahkannya pada ****nya. Ia menghentak-hentakkan pinggulnya, hingga......


Ah!


Desah keduanya saat junior Zafano menancap di dalam sana.


"Ah ah ah. Honey" ucap Anel mendesah. Sambil bergerak cepat di bawah sana.


"Lebih..... Cepat Sayang" ucap Zafano. Membantu Anel mempercepat gerakannya dengan tangan nya.


"Ah Honey" ucap Anel mendesah. Sambil memajumundurkan pinggulnya dengan cepat.


Di dalam kamar itu hanya ada suara ******* kenikmatan dan milik keduanya yang menyatu di bawah sana. Kini, mereka sudah berganti posisi dengan Zafano yang berada di atas tubuh Anel. Ia menggerakkan tubuh nya dengan cepat. Menghentak-hentkkan pinggulnya dengan begitu cepat. Hingga membuat Anel terus mendesah di bawah kukungan nya.


Keduanya melakukan percintaan panas mereka berjam-jam dan beronde-ronde.


Zafano menggendong Anel dengan ala bridal style menuju kamar mandi. Mereka pun mandi bersama dan segera berganti pakaian untuk berangkat ke kampus.


---


Kini Anel dan Zafano baru saja sampai di kampus. Saat Zafano ingin masuk ke dalam ruangannya tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Zafano.


"Pak Zafano" panggil Amel dari arah belakang. Ya orang itu adalah Amel cewek ganjen yang suka mengganggu Zafano untuk di jadikan kekasih nya tapi Zafano terus bersikap cuek kepada Amel.


"Ada apa" ucap Zafano singkat dengan nada cuek.


"Ini Pak, Saya bawakan makanan untuk Bapak. lni saya masak sendiri lho Pak, rasa nya sangat enak karena saya bikin nya pakai resep cinta" ucap Amel tersenyum sambil menyodorkan kontak bekal makanan kepada Zafano.


"Tolong di terima nya Pak, ini special buat Bapak." sambungnya.


"Makanlah sendiri, saya tak mau menerimanya" ucap Zafano menolak dengan nada tegas dan ketus. Lalu la masuk ke dalam ruangannya sambil membating pintu dengan keras supaya Amel takut dan segera pergi dari situ.


"Ihhh...ngeselin banget sih. Kenapa Pak Zafano selalu menolak pemberian dari ku dan tak pernah melirik ku yang jelas sangat cantik dan montok" gerutu Amel. Memang Amel juga cantik dengan kedua gunung kembarnya sangat besar dan berisi. Membuat banyak kaum adam yang meliriknya karena pakaian mini seksinya yang melekat mencetak jelas setiap lekuk tubuhnya. Tak heran banyak pria yang ingin memilikinya dan menjadikan sebagai pemuas ***** saja. Walaupun la dari kalangan keluarga kaya tapi la sudah tak PW lagi karena la selalu menyerahkan tubuhnya kepada para cowok yang di sukainya dengan syarat la di jadikan kekasihnya.


"Sekarang kamu boleh menolak ku tapi suatu saat aku akan memiliki mu dan memisahkan mu dari Anel cewek jelek yang sok cantik" sambungnya sambil berjalan pergi dari depan ruangan Zafano.


Di kantin


Kini Anel,Cleo dan Clara berkumpul di kantin sebagai basecamp nya saat di kampus.


"Anel, gimana kamu jadi buat kuliah di NewYork" tanya Cleo.


"Tidak, Honey tak mengijinkan ku dan menyuruh ku kuliah di dalam negeri saja" jawab Anel yang sudah tak malu menyebut nama Zafano dengan sebutan Honey di depan teman dan keluarganya.


"Baguslah kalau kamu menerima saran suami mu, jadi kamu tak akan kehilangan suami mu karena selalu kamu jaga" ucap Clara.


"lya, tapi aku bingung buat lanjut kuliah di universitas mana" jawab Anel.


"Gimana kalau kamu ikut kuliah dengan kita di Universitas negeri Y" ucap Cleo.


"Boleh juga lagian Universitas itu terkenal juga sangat bagus dan cara pengajarannya juga oke" jawab Anel.


"Baiklah kita akan mendaftar setelah wisuda saja" ucap Cleo.


"Iya, lagian sebentar lagi kita akan lulus dan wisuda" ucap Clara.


"Baiklah, aku ngikut dengan kalian berdua saja" jawab Anel sambil tertawa.


Waktu pulang pun telah tiba, Anel menunggu Zafano seperti biasa. Alfin yang melihat Anel duduk di kursi bawah pohon, hanya bisa memandangi nya dari kejauhan tanpa bisa mendekati dan mengajak nya ngobrol. Dia melakukan itu dengan cara menahan diri nya untuk tidak mendekati Anel termasuk dalam taktik mendapatkan Anel. Dia tak ingin Anel melihat dirinya berantem dengan Zafano karena dia sudah melanggar ucapan Zafano untuk tak mendekati Anel lagi, jika hal itu terjadi dirinya berantem dengan Zafano maka Anel akan merasa ifil dan marah kepada diri nya bahkan tak ingin bertemen dengan dirinya, begitu pikir Alfin.


Zafano yang melihat Alfin tak berani mendekati istri cantik nya pun merasa senang di hati. Ia berfikir bahwa Alfin benar-benar memahami dan menuruti ucapan ancamannya pada hari itu. Apa yang di pikirkan Zafano itu sangat salah, Alfin melakukan itu supaya rencana untuk mendapatkan Anel bisa berjalan dengan baik dan lancar. Walaupun nantinya cara yang dia ambil itu salah.


Jika penasaram dan ingin tau rencana Alfin untuk mendapatkan Anel. Jangan lupa untuk selalu ikutin cerita author terus dan di favoritkan supaya kalian mudah menemukan karya author untuk di baca. Para readers setia author makasih karena sudah mau membaca cerita author dan dukung karya author. Tapi jangan lupa juga untuk memberikan like, coment, vote serta hadiah nya.....biar cerita author banyak yang baca. Maaf, jika author memaksa kalian untuk memberikan like,coment, vote serta hadiah....tapi gimana lagi author sangat membutuh kan untuk mendukung karya cerita author..☹️


Sekali lagi makasih dan maaf...I LOVE YOU ALL😘