MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
Pergi berlibur bersama



Di kediamaan Stanley


Raka, Daniel, Cleo dan Clara sudah berada di kediadaam Stanley dan sedang berada di meja makan. Ayah Rendi dan Bunda Ratna sudah diberitahu oleh Raka kalau tadi malam Anel terkena obat perangsang, hingga membuat Anel dan Zafano menginap di hotel tempat acara wisuda di adakan tadi malam.


"Selamat pagi semuanya" ucap Anel dan Zafano yang baru datang karena baru pulang dari hotel.


"Eh, anak Bunda yang cantik dan tampan udah pulang" ucap Ratna menghampiri Anel dan Zafano. Lalu Ratna memeluk Anel dan mencium kedua pipi Anel.


"Kamu tidak apa-apa kan sayang, tak ada yang luka pada mu" ucap Ratna melepas pelukaannya lalu memutar tubuh Anel untuk melihat luka apakah ada luka atau tidak.


"Aku tidak apa-apa bun, dan tak ada luka lecet pada tubuh ku" jawab Anel tersenyum.


"Zafano...Anel..mari sarapan bersama" teriak Rendi.


"lshh..bunda jadi lupa untuk mengajak kalian berdua sarapan bareng" ucap Ratna.


"Bunda sih terlalu khawatir" ucap Rendi.


"Iya lah, siapa yang gak khawatir lihat menantu cantik bunda di jahati orang" jawab Ratna.


"Ayo sayang kita duduk untuk sarapan, katanya kamu lapar dan ingin makan masakan bunda" ucap Zafano dan diangguki Anel.


Saat udah duduk di meja makan, Anel cemberut melihat banyaknya hidangan makanan yang tersaji tapi tak ada yang di inginkan.


"Sayang, kenapa kamu tak makan malah cemberut begitu." ucap Zafano.


"Aku tidak berselera" jawab Anel.


"Bukannya tadi kamu ingin makan masakan bunda, ini semua makanan yang masak bunda lho ya walaupun di bantu sama bibi" ucap Ratna.


"Maaf bunda, bukannya Anel tak mau dengan masakan bunda ini. Tapi Anel lagi ingin makan sop iga sapi bikinan bunda" jawab Anel lirih.


"Kenapa kamu tak bilang dari tadi nak, kalau bunda tahu pasti bunda bikinin" ucap Ratna.


"Jadi bunda mau bikinin aku sop iga sapi" jawab Anel dengan mata berbinar bahagia.


"lya, kalau gitu tunggu dulu. Akan bunda bikinkan" ucap Ratna berdiri melangkah ke dapur.


"Aku bantu ya bun" jawab Anel.


"Tidak usah kamu duduk aja di situ biar bunda yang masak" ucap Ratna.


"Baik bunda, terimakasih " jawab Anel.


Setelah beberapa menit lamanya, sop iga sapi bikinan bunda Ratna telah jadi. la pun menuangkan ke dalam mangkok dan di berikan kepada Anel.



"Ini sayang sop iga sapi nya"ucap Ratna.


"Terimakasih banyak bunda ini rasanya pasti enak sekali" jawab Anel tersenyum manis.


"Sama-sama" ucap Ratna.


"Cepat di makan dan di habiskan, setelah itu kita bersiap-siap ke bandara untuk berangkat liburan bareng di Paris" ucap Zafano.


"lya Honey" jawab Anel.


"Rak, semuanya sudah bereskan" tanya Zafano pada Raka.


"Sudah Zaf, dan pilot pesawat pribadi kita sudah berada di bandara keluarga Stanley" jawab Raka.


"Pelaku yang memberi Anel obat perangsang sudah di tangkap. Dia salah satu pelayan di hotel, sudah aku pecat. Setelah aku selidiki lebih lanjut ternyata pelayan itu di bayar oleh seseorang untuk memberi Anel obat perangsang. Kemungkinan orang itu Tuan Alfin Sanjaya menurut petunjuk cctv, sebab waktu orang itu menyuruh pelayan. la menutupi semua tubuhnya dengan pakaian warna hitam setelah itu keluar dari hotel dan masuk ke dalam mobil dengan no plat xxxx itu milik Tuan Alfin Sanjaya" jelas Raka.


"Ayah, menyuruh Raka melepaskan mereka cukup di beri pelajaran saja." ucap Rendi.


"Tapi Yah, itu tak adil. Bagaimana jika la mengganggu Anel lagi" ucap Zafano.


"Dia tak akan berani jika dia berani mengganggu menantu cantik Ayah, akan aku buat miskin. Lagian ayah nglakuin itu supaya kita tak punya musuh" ucap Rendi.


"Terserah ayah" ucap Zafano sedikit kesal. Karena la tak ingin Alfin datang dan merusak rumah tangganya dengan cara mengambil Anel darinya.


"Sayang, ayo ke kamar untuk bersiap-siap sebelum berangkat " ucap Zafano.


"lya, Honey" jawab Anel menyusul Zafano yang sudah jalan terlebih dahulu.


Kini mereka berenam sudah bersiap untuk pergi ke bandara. Dengan diantar oleh sopir keluarga Stanley, semua koper di masukan di bagasi mobil.


"Ayah...Bunda...kita pamit berangkat untuk liburan sekalian honeymoon ku dengan istriku yang cantik" ucap Zafano tertawa renyah sambil merangkul Anel.


"Iya, pulang honeymoon nanti harus sudah ada cucu bunda di perut Anel" jawab Ratna.


"Udah bun, jangan di paksakan kita doakan saja yang terbaik semoga Anelnya cepat hamil" ucap Rendi.


"Benar tuh bun kata ayah kasihan istri ku ini memikirkan supaya cepat hamil" ucap Zafano.


"Iya..iya bunda minta maaf" ucap Ratna.


"Bunda, gak perlu minta maaf. Bunda tidak bersalah, insya allah setelah honeymoon di perut Anel nanti akan ada cucu bunda. Kita akan berusaha keras untuk menghadirkan cucu buat bunda" ucap Anel sambil menatap Zafano.


"Iya bun, aku akan berusaha lebih keras lagi. Supaya Anel cepat hamil" ucap Zafano.


"Ayah, titip pekerjaan ku selama aku berlibur" ucap Zafano.


"Raka, juga ya Yah" ucap Raka tersenyum manis.


"Iya..setelah liburan kalian harus bekerja lagi. Dan untuk Zafano setelah libur honeymoon, semua tanggung jawab perusahan berada di tangan mu. Ayah ingin menikmati masa tua ayah bersama bunda. Semua aset ayah, ayah berikan pada mu begitu pula Raka, ayah kasih beberapa aset milik ayah"ucap Rendi.


"Baik Yah" jawab Zafano.


"Baik Yah dan makasih" jawab Raka.


"Kalau gitu kita pamit berangkat dulu ya, Yah..Bun." ucap Zafano.


"Jangan lupa jagain menantu cantik bunda, Zaf" jawab Ratna.


"Iya Bunda cantik" ucap Zafano gemas.


"Untuk Raka juga jangan lupa jagain Cleo dan Daniel juga jagain Clara" ucap Ratna.


"Siap Bun" jawab Raka dan Daniel barengan.


"Kalau gitu kita pamit bun" ucap Anel mencium punggung tangan Ratna dan Rendi. Di ikuti oleh Zafano, Raka, Cleo, Clara dan Daniel.


"Maaf, bunda dan ayah tak bisa ikut mengantar kalian ke bandara" ucap Ratna.


"Iya, tak apa-apa bun"


"Bye..ayah ..bunda" ucap mereka berenam setelah masuk ke dalam mobil.


"Hati-hati di jalan" jawab Ratna.


"Jangan ngebut-ngebut, pak sopir" ucap Rendi.


"Iya Tuan besar" jawab pak sopir.