MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
MY RECTOR MY HUSBAND



Zafano bangkit dan merangkak ke atas tubuh istrinya yang sudah polos. Ia kembali mencium bibir istrinya itu dengan buas. Anel pun membalas ciuman Zafano dengan tak kalah buas nya. Satu tangannya menggenggam junior Zafano di bawah sana yang sudah berdiri dengan tegak. Anel memajumundurkan tangannya disana. Membuat Zafano mengerang di balik ciuman mereka.


Anel langsung membalikkan tubuh mereka tanpa aba-aba. Hingga sekarang dirinya lah yang berada di atas tubuh polos Zafano.


"Kamu terlalu lama, honey" ucap Anel kesal. Ia mengarahkan junior Zafano pada ****nya dan memajumundurkan pinggulnya.


Ahhh..


Desah keduanya bersamaan saat junior Zafano sudah menancap di dalam sana dengan sempurna. Anel mulai menggerakkan tubuhnya. Memajumundurkan pinggulnya dengan begitu cepat. Pengaruh obat perangsang itu benar-benar membuat nya semakin liar. Zafano tersenyum melihat Anel yang begitu seksi saat sedang menari-nari di atas nya. Ia memegang bokong berisi Anel dengan kedua tangan nya. Dan membantu Anel untuk bergerak dengan cepat.


"Ah, Honey...ah.." desah Anel nikmat. Ia memejamkan matanya menikmati permainan panas nya dengan liar.


"Ah..sayang.." ucap Zafano mendesah miliknya di jepit oleh milik yang begitu sempit. Ia membalik tubuh mereka. Hingga membuat Anel sekarang berada di bawah kukungan nya.


Zafano mulai menggerakkan tubuh nya. Menghentak-hentakkan pinggulnya dengan cepat. Membuat Anel yang berada di bawah nya mendesah dengan nikmat.


"Ah ah..Honey.. ah...lebih cepat.. ah" ucap Anel Mencengkam bahu Zafano dengan kuat untuk menyalurkan rasa nikmat itu.


"Honey.. ahh.." ucap Anel mendesah.


"Kamu sangat sempit..sayang" ucap Zafano. Sambil mempercepat ritme nya. Memajumundurkan pinggulnya dengan begitu cepat.


Di dalam kamar hotel itu hanya ada suara ******* dari keduanya dan juga suara dari ke****man mereka. Berjam-jam keduanya melakukan kegiatan panas mereka. Saat ronde yang ketujuh, baru lah pengaruh obat itu hilang dari tubuh Anel.


"Uugghh" lenguh Zafano. Saat ia kembali menyemprotkan benih nya ke rahim Anel. Zafano ambruk di atas tubuh polos Anel. Nafas mereka tersenggal-senggal.


"Tidurlah..sayang" ucap Zafano mencium kening Anel. Mengeluarkan junior nya dari **** Anel dan merebahkan tubuh nya di samping Anel. Keduanya pun tertidur dengan saling berpelukaan.


---


Malam berganti pagi, Anel membuka matanya. Di lihat tangan kekar milik suaminya yang memeluk dirinya, membuat Anel tersenyum bahagia. Karena dirinya telah melakukan hal itu bersama suaminya dan bukan dengan pria lain.


Zafano membuka matanya, saat merasakan sentuhan lembut di pipinya dari istrinya itu.


"Good morning too, MY RECTOR MY HUSBAND" Jawab Anel lalu mencium dan ******* sebentar bibir Zafano.


"Aku sudah bukan rector mu lagi" ucap Zafano saat Anel melepas ciuman.


"Hehe..lya tapi kamu tetap menjadi suami ku untuk selamanya" jawab Anel.


"Honey, nanti kita jadi berangkat liburan bersama Kak Raka, Kak Daniel,Cleo dan Clara kan" ucap Anel. Dan diangguki oleh Zafano.


"Honey, lagi yuk...sebelum kita pulang" ucap Anel sambil memegang junior Zafano. Membuat Zafano tersenyum.


"Kenapa sekarang kamu yang agresif dan suka minta bercinta, Sayang" ucap Zafano sambil tertawa.


"Entahlah, mungkin rasanya yang nikmat" jawab Anel.


"Cepat Honey masukin aku"sambungnya.


Dengan senang hati Zafano menarik selimut yang menutupi tubuh polos mereka berdua, dan langsung menindihi tubuh Anel yang sudah menjadi candunya.


Zafano memberikan pemanasan terlebih dahulu pada Anel setelah di rasa cukup Zafano menyatukan miliknya pada milik Anel hingga milik Zafano tertancap dalam di sana. ******* dari mulut milik mereka berdua keluar hingga lahar milik Zafano keluar dan masuk ke dalam rahim Anel.


"Terimakasih, Sayang" ucap Zafano yang masih berada di atas tubuh Anel dan menggigit kecil pu**** milik Anel.


"Shhh, sama-sama Honey" ucap Anel mendesis saat pu**** miliknya gigit oleh Zafano.


"Honey, aku lapar dan ingin makan masakan Bunda " rengek Anel.


"Sekarang kita mandi dulu setelah itu kita pulang. Dan kamu bisa makan masakan Bunda sepuas mu" jawab Zafano tersenyum. la begitu gemas dengan tingkah Anel akhir-akhir ini yang terlihat begitu aneh dan lucu.


"Baiklah" ucap Anel.


Zafano pun menggendong Anel ala bridal style menuju kamar mandi untuk mandi bersama.