MY RECTOR MY HUSBAND

MY RECTOR MY HUSBAND
Broken Heart



Mobil Zafano pun sampai di cafe Daniel bersamaan dengan Raka yang baru datang. Anel yang melihat kedua sahabatnya baru mau masuk kedalam cafe. Dia pun segera keluar dari mobil Zafano.


"Honey, aku keluar dulu an ya. Mau bareng sama Cleo dan Clara" ucap Anel sambil nunjuk kearah 2Cl.


"lya" jawab Zafano singkat sambil melepas seatbeltnya.


"Siit..gue lupa ngasih tau Anel kalau lehernya ada bekas kissmark" gerutu Zafano kesal yang lupa ngasih tau Anel kalau dilehernya ada bekas kissmark.


Zafano pun segera turun dari mobil, dengan segera dia berlari menghampiri Anel untuk menyuruh menutupi tanda kissmark di lehernya. Saat Zafano ingin meneriaki Anel dari kejahuan, tiba-tiba ada seseorang yang manggil namanya.


"Zafano"teriak seseorang.


Zafano yang mendengar namanya dipanggil pun berhenti dan melihat kearah orang yang memanggil namanya.


"Lo Rak" ucap Zafano saat tau Raka yang memanggilnya.


"Lo mau masuk ke dalam kan, yaudah ayo bareng"jawab Raka.


"Ada apa Rak, lo manggil gue" tanya Zafano.


"Gak ada apa-apa sih" jawab Raka.


"Shiit.." guman Zafano kesal karena dia baru keingat lagi kalau dia tadi mau meneriaki Anel untuk mengasih tau. Tapi saat dia mau meriaki Anel lagi, Anelnya sudah berada di dalam cafe.


"Kenapa lo Zaf, muka lo kesal kek gitu" tanya Raka.


"Gara-gara lo, gue lupa kalau mau meneriaki Anel untuk kasih tau buat nutup bekas kissmark dilehernya" ucap Zafano keceplosan, Raka yang mendengarnya pun terkejut pasalnya. Yang dia tau Zafano tak pernah macam-macam pada seorang wanita. Bahkan untuk mencium bibir saja dia tak berani saat masih bersama Emelly. Tapi kini Zafano sudah berani sampai membuat tanda kissmark dileher Anel. Dan itu membuat Raka berpikir yang tidak-tidak termasuk berpikir kalau Zafano tadi sudah melakukan sesuatu pada Anel. Ya, walaupun itu memang benar sudah terjadi, tapi Zafano cuma sekedar mencium bibir dan menyusu pada Anel saja, tidak lebih termasuk membuat Anel sudah tak pw.


"Apa Zaf, lo kasih tanda kissmark pada leher Anel. Apa lo udah gituin Anel" tanya Raka pada Zafano. Tapi Zafano tak menjawabnya dan memilih pergi meninggalkan Raka untuk menghampiri Anel sebelum Cleo,Clara dan Daniel melihatnya. Dan itu akan menjadi boomerang baginya.


--


"Hai bebeb Anel cantik" sapa Daniel memeluk Anel.


Anel yang di peluk Daniel pun terkejut, segera memberontak untuk dilepaskan tapi malah Daniel memeluknya semakin erat.


Anel memberi kode kepada dua sahabatnya supaya bantu dia terlepas dari pelukan Daniel, karena dia takut dihilat Zafano.


"Kak, lepasin Anelnya" ucap Cleo.


"lya tuh, kak. Kasihan Anelnya gak bisa nafas karena kak meluknya keeratan" ucap Clara.


"Kalian diam, gue tuh rindu bebeb Anel jadi gue mau peluk dia dulu sampai puas" jawab Daniel santai.


Zafano dan Raka pun sudah berada di dalam cafe, dan ingin menghampiri Anel dkk. Tapi saat ingin menghampirinya, dari kejahuan mereka melihat Daniel memeluk Anel.


"Sabar man jangan emosi, lo tau sendiri kalau Daniel suka calon bini lo udah lama. Dan dia gak tau Anel sekarang jadi calon bini lo. Jadi jangan dihajar dia" bisik Raka menenangkan Zafano, saat mereka melihat Daniel memeluk erat Anel.


"Ekhemm...ekhemm" deheman Zafano keras.


"Pak Zafano ...kak Raka" ucap Cleo dan Clara barengan saat melihat mereka sudah berdiri didekatnya.


"Aduh..mampus gue, pasti honey marah dan cemburu sama gue" batin Anel sambil menepuk jidatnya.


Daniel yang medengar kalau Zafano dan Raka ada disitu pun langsung melepaskan pelukannya pada Anel.


"Huufft" hembusan nafas Anel, setelah dipeluk erat Daniel yang membuatnya sedikit sulit bernafas. Tapi sekarang dia bisa bernafas dengan lega.


"Lo gak papa kan beb" tanya Daniel pada Anel.


"Hmmm" jawab Anel singkat.


" Beb..dileher lo kok ada tanda kissmark. Siapa yang ngasih, apa lo habis dilecehin" tanya Daniel lagi. Membuat Anel terkejut dan cemas sambil teringat kalau dia habis ciuman panas dengan Zafano tadi dan lupa nutupin bekas kissmark yang dikasih oleh Zafano. Sedangkan Zafano mendengar perkataan Daniel merasa marah dan ingin menghajar sahabatnya itu. Raka pun menahan tawanya saat melihat wajah Zafano yang sudah merah.


"Bener tuh Nel, mana tuh kissmark banyak lagi dileher lo" ucap Clara ceplos dan mendapat tatapan tajam dari Zafano. Sedangkan Anelnya kini merasa semakin takut dan bingung harus ngapain.


Kasihan ya guys, Anelnya pasti dia merasa sedih buaangeett..


"Lo bisa diam gak sih, lo gak takut apa sama pak Zafano" bisik Cleo pada Clara saat melihat Zafano masih menatap tajam Clara. Clara yang mendengar perkataan Cleo pun menoleh kearah Zafano. Dan benar saja Zafano menatapnya dengan tajam, membuat Clara melan ludahnya. Karena merasa takut pada Zafano dan dia menggerutuki dirinya dalam hatinya karena tadi bicara seperti itu.


"Beb, siapa yang kasih tanda kissmark dileher lo" bentak Daniel keras sambil kedua tangannya memegang bahu Anel dan menggoyang-goyangkannya.


Zafano yang melihat kekasihnya dibentak oleh Daniel dan merasa takut serta sedih pun. Dia langsung menjawab perkataan Daniel dengan tegas dan lantang.


"Jadi lo yang ngasih" tanya Daniel lirih dan juga merasa sedih.


"lya gue yang udah nyium Anel dan ngasih tanda kissmark dilehernya" ucap Zafano sambil menghampiri Anel dan memeluknya untuk di ajak duduk.


Daniel yang mendengar perkataan Zafano seketika badannya lemas dan terduduk di lantai. Raka yang melihat sahabatnya merasa sedih dan terduduk dilantai pun segera menolongnya dan mengajak duduk bersama, bergabung dengan Zafano, dan Anel dkk.


"Udah bro, jangan sedih dan ikhlaskan saja Anel bersama Zafano ini udah takdirnya" ucap Raka pada Daniel sambil mengangkat tubuh Daniel untuk berdiri dan duduk di kursi bersama.


"Daniel maafin, gue karena sudah bersama Anel" ucap Zafano sambil mengulurkan tangannya pada Daniel sebagai tanda minta maaf.


"Gue juga minta maaf kak, maaf selama ini gue selalu nolak kakak. Dan semoga kak Daniel mendapatkan cewek yang lebih baik dari gue" ucap Anel.


Daniel yang mendengar perkataan minta maaf dari Zafano dan Anel pun menghela nafasnya panjang. Dihatinya merasakan sedih, kecewa, putus asa dan ingin marah.


"Iya gue maafin kalian, walaupun gue harus broken heart separah dan sesakit ini" ucap Daniel dengan sedih dan menerima uluran tangan Zafano dan dan Anel sebagai permintaan minta maaf. Dan tak ada gunanya jika Daniel merasa sedih dan putus asa selamanya dalam hidupnya cuma karena cintanya tak terbalaskan karena Anel tak akan pernnah menjadi miliknya.


"Makasih bro" ucap Zafano.


"Makasih kak" ucap Anel.


"sama-sama" jawab Daniel.


"Akhirnya lo merelakan Anel dengan orang lain juga,kak." ucap Cleo sambil tertawa renyah.


"Ya tuh, tak ku sangka dengan cepatnya kak Daniel merelakan Anel. Padahal udah lama dia ngejarnya dan bilang tak akan pernah buat lepas Anel pada cowok lain tapi sekarang....haha" ucap Clara sambil tertawa dan di ikuti yang lain.


" Kalian semua jahat ya sama gue, teganya-teganya kalian terhadap gue" ucap Daniel.


"Bahagia tertawa diatas kesediah penderitaan gue" sambungnya dengan nada sedih.


"Yaelah bro, cuma gitu aja sedih. Diluaran sana masih ada cewek cantik yang mau menerima lo" jawab Raka.


"Ya tuh kak, cari cewek sono pengganti Anel" ucap Clara.


"Yaudah kalau gitu, lo mau jadi pacar gue gak" tanya Daniel pada Clara. Sebenarnya Daniel juga mau sama Clara jika Clara orangnya tak bar-bar dan cerewet, tapi untuk itu juga bisa dipikirkan.


"Sorry ya kak, gue tuh gak suka cowok yang modelan kek lo"jawab Clara.


"Emang gue kenapa Cla" tanya lagi.


"Ya, kakak gak tipe cowok idaman gue" jawab Clara santai.


"Kalau gitu kasih gue kesempatan, buat jadi cowok idaman lo dan dapetin hati lo buat jadi pasangan lo" ucap Daniel.


"Hmm, terserah lo kak" jawab Clara malas untuk meladeni Daniel karena dia juga merasa bodoamat jika perkataan Daniel tadi itu seriusan atau sekedar bercandaan doang.


"Hmm..bro gue juga mau ngasih tau buat lo, 3 hari lagi gue dan Anel nikah. Jadi jangan lupa lo datang ke acara nikah kita nanti" ucap Zafano.


"What...lo dan Anel mau nikah secepat itu, apa lo udah bikin Anel gak pw lagi" jawab Daniel.


"Sembarangan lo kalau ngomong, Anel masih pw" ucap Zafano sedikit ketus karena dia tak suka dituduh Daniel sudah memperawani Anel sebelum menikah.


"Ya terus kenapa" tanya Daniel.


"Karena kita di jodohin sama orang tua" jelas Zafano santai dan dia juga menceritakan kalau dirinya dijodohkan dengan Anel secara detail dan kalau Anel juga adik dari mantan kekasihnya yaitu Emelly.


"Ouh ternyata gitu" ucap Daniel.


"Ya, jadi kak Daniel jangan lupa datang " jawab Anel.


"Okay, kalian mau kado apa dari gue" tanya Daniel.


"Kita gak minta kalian buat ngasih kado, tapi kita cuma minta buat kalian semua datang ke acara pernikahan kita. Iya kan kak Zaf" ucap Anel.


"Tentu sayang, karena kita gak butuh hadiah. Lagian kita udah punya segalanya" jawab Zafano sambil mencium bibi Anel dan memeluknya.


"Woi...kalau mau mesra-mesraan jangan di depan para jomblo" ucap Raka,Daniel,Cleo dan Clara barengan.


"Kalian berempatkan sama-sama jomblo ya tinggal pacaraan aja, biar bisa ciuman" jawab Anel santai dan tertawa.