My Husband Is My Protector

My Husband Is My Protector
Terjebak 2



Apa yang diperkirakan Sarra benar-benar terjadi diam-diam Merry datang ke ibu kota tanpa sepengetahuan Damon Draco juga kepolisian yang menjadikannya buronan


Merri datang dengan menyamar dan ia berhasil mengelabui semua orang dibandara dengan menggunakan identitas palsu yang telah dipersiapkan Damon agar Merry aman dalam perlindungannya baik didalam dan luar negeri


dengan bebasnya Merry memasuki kantor Adam dengan tampilan dan nama baru siapapun tak akan mengenali mantan model ternama itu jika melihatnya kini


Merri dengan percaya diri menghampiri meja resepsionis menanyakan keberadaan Adam


''maaf Nona siapa ya? apa anda sudah ada janji dengan CEO kami?''


tanya resepsionis pada Merry


''aku sahabat lamanya , katakan dia ada atau tidak di kantor?''


jawaban Merry membuat kedua resepsionis itu saling pandang mereka merasa seperti mengenal Merry dengan berbisik kedua wanita yang menjaga meja resepsionis pun terus memperhatikan gerak -gerik Merry yang mencurigakan


''baiklah Nona silahkan anda tunggu sebentar , saya akan menghubungi Pak Alex untuk menanyakan keberadaan Tuan Muda''


tukas resepsionis dengan ramah


Merry terpaksa menunggu dilobi dengan memperhatikan sekitar kantor , resepsionis pun menghubungi Alex untuk memberitahukan perihal wanita yang ia curigai itu


mendapat kabar itu bergegas keruangan Adam dan memberitahukan hal itu , Adam tersenyum dengan seringai di wajahnya


''biarkan dia masuk Lex, dan siapkan kejutan untuk menyambutnya , kejutan yang tak akan pernah bisa ia lupakan seumur hidupnya ''


titah Adam


Alex bergegas menghubungi Sarra dan menyuruh Sarra untuk bersiap dan supir juga pengawal sudah Alex siapkan untuk menjemput Sarra ke kantor nantinya


Merry tanpa merasa curiga ia segera menemui Adam di ruangan nya dengan bersemangat Merry tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu memasuki ruangan Adam


''sayang aku datang, aku sangat merindukanmu ''


Merry dengan semangat mendekati Adam yang menatapnya dingin


''untuk apa kau kembali ? bukankah saat ini polisi sedang memburumu sebagai buronan?


tukas Adam sinis


''emm ... memang, tapi tidak semudah itu untuk menangkapku ''


ucap Merry dengan duduk dimeja Adam bertumpang kaki juga membuka wig dan kacamata yang ia kenakan


''menyingkir dari meja kerjaku, aku tidak suka seseorang duduk di hadapanku tanpa seizinku ''


geram Adam


Merry tersenyum dingin dengan pakaian minim yang ia kenakan memperlihatkan paha dan belahan dadanya yang rendah wanita itu mencoba untuk menggoda Adam


''jangan terlalu alim sayang, aku tau kau sama dengan pria lainnya, setelah ku dengar apa yang menimpa istrimu itu kau pasti membutuhkan seseorang untuk memuaskanmukan ?


hahaha... bagaimana dengan apa yang ku lakukan pada istri bodohmu itu dia pasti sangat kesakitan itulah akibatnya jika berani mengambil apa yang bukan miliknya''


tutur Merry setengah berbisik di telinga Adam dengan mulai menggerayangi dada bidang Adam nampak Adam mengepalkan kedua tangannya mendengar kata-kata Merry tentang Sarra amarah mulai menguasai dirinya namun ia mencoba untuk menahannya sebelum kesabarannya habis


''apa yang kau inginkan ? kenapa kau melakukan hal keji itu pada istriku ?''


Adam mencoba meredam amarahnya dengan mengulur waktu Merry memeluk Adam dari belakang kursi yang diduduki Adam


''kau tau apa yang kuinginkan sayang, aku mencintaimu, aku hanya menginginkanmu itu saja aku ingin hanya aku yang menjadi satu-satunya wanita dalam hidupmu ''


bisik Merry di telinga Adam yang mencoba mengelak dari sentuhan Merry


''dan kau pikir aku akan sudi menerima wanita ****** sepertimu, kau wanita kejam kau tidak pantas bagiku bukankah kau sudah memiliki Damon Draco bagaimana jika dia tau tentang kelakuanmu yang datang ke kantorku dan merayuku seperti ini?''


sinis Adam


Merry hanya tertawa. mendengar apa yang Adam katakan tentang dirinya


''biarlah aku ****** , demi dirimu apapun akan kulakukan Adam, ku mohon jangan menolakku lagi aku sangat menginginkanmu ''


tukas Merry mencoba duduk di pangkuan Adam namun Adam beranjak dan berdiri Merry kembali memeluk Adam dari belakang dengan erat Adam mencoba menepis pelukan erat Merry namun sulit sekali ia untuk melepaskan pelukan Merry hingga Adam harus memaksa Merry dengan kasar hingga Merry jatuh tersungkur ke lantai


''jangan mencoba untuk menyentuh ku lagi , kau wanita ****** aku merasa jijik kau sentuh kau tidak akan pernah bisa memiliki ku hanya istriku yang memiliki hak atas diriku''


Adam dengan kesal ia membuka jas di tubuhnya dan membuangnya ke tong sampah dengan kasar Merry geram dengan apa yang dilakukan Adam pada dirinya


''kau keterlaluan Dam, aku sangat mencintaimu aku mengorbankan segalanya demi kau hidupku hancur karna aku ingin setara dan bisa berdampingan denganmu tapi sekilaspun kau tak pernah melihat ku , tapi wanita sialan itu yang baru saja kau kenal kau bisa tergila-gila padanya apa yang wanita itu miliki dan tidak aku miliki aku lebih dari dia ''


teriak Merry dengan kesal Adam menatap sinis Merry dan senyum terlihat jelas di wajah Adam mendengar perkataan Merry


''jelas kau sangat jauh berbeda istriku suci aku laki-laki pertama dan terahir baginya , dia selalu bisa membuatku bahagia dengan caranya dan satu hal harus kau tau dia cinta pertamaku cinta masa kecilku''


bentak Adam dengan kedua tangannya ia mencengkram wajah Merry amarahnya sudah tak bisa ia tahan lagi Merry mulai ketakutan untuk pertama kalinya ia melihat kemarahan di wajah Adam


''kau telah berani melukai wanitaku , karna ulahmu Sarraku menangis karna kau istriku menderita maka kau harus menanggung akibatnya syukurlah kau datang sendiri jadi aku tidak perlu bersusah payah lagi mencarimu ''


bentak Adam kembali ia mendorong tubuh Merry hingga kembali tersungkur ke lantai Merry mulai meratapi kebodohannya yang datang menemui Adam ia tak mengira Adam akan bersikap kasar padanya


''kau sangat kasar Dam , aku tidak mengira kau bisa sekejam ini ''


tukas Merry sembari kembali berdiri dihadapan Adam


''beruntung aku tidak memukul atau melukaimu karna aku seorang pria , tapi tenang saja seseorang yang akan melakukannya untukku ''


ucap Adam dingin


Merry yang melihat tatapan Adam yang berubah menjadi dingin dan mengerikan membuat nyalinya ikut menciut


tiba-tiba pintu ruangan Adam di ketuk


''masuk''


titah Adam dan beberapa pengawal yang di pimpin Jenny dan Alex memasuki ruangan Adam dengan Sarra berada di tengah -tengah Alex juga Jenny para pengawal


kedatangan Sarra membuat kagum siapapun para stap dan karyawan di buat takjub dengan penampilan baru Sarra saat ini mereka tidak mengenali siapa wanita cantik yang datang ke kantor Adam adalah Sarra