
setelah kejadian dimana Sarra mendapati Adam bersama wanita penggoda yang ingin merebut Adam darinya kini Sarra lebih berhati-hati ia menjadi lebih posesif terhadap Adam
meskipun Adam tak pernah menanggapi wanita-wanita yang ingin merayu atau menggodanya namun naluri Sarra sebagai seorang istri membuatnya memiliki rasa takut sewaktu-waktu wanita -wanita itu akan nekat dan melakukan hal-hal di luar nalar mengingat siapa Adam dan tampannya sang suami
dan demi membuat Sarra tenang Adam mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan pernikahannya bersama Sarra juga pesta resepsi untuk merayakan pernikahan mereka yang sempat tertunda
awalnya Sarra menolak namun Adam berhasil untuk membujuknya bagaimana pun Sarra harus siap dan mau tidak mau ia harus bisa menerimanya mengingat gelar Nyonya Mahendra yang telah ia sandang
Adam menggenggam tangan Sarra di hadapan para wartawan yang berkumpul di ruangan yang telah Alex sediakan
konferensi pers diadakan dengan pengawalan ketat
Adam duduk bersama Sarra ditengah para wartawan yang membidikan kamera ke arah mereka kilatan lampu blit dan suara jepretan kamera membahana di ruangan itu
Prasetyo dan Sinta turut mendampingi Sarra dan Adam juga Vino yang datang bersama Rarra walaupun dengan terpaksa suasana kamera dimanfaatkan Rarra untuk menaikan pamornya sebagai model
''seperti yang kalian lihat aku disini ingin memberitahu kalian bahwa aku sudah menikah dengan seorang wanita yang aku cintai, dan ku harap untuk beberapa pihak agar jangan mengusik kehidupan ku lagi aku sudah hidup bahagia jangan sampai kalian menyesal karna berani mengusik kehidupanku''
tegas Adam sengaja ia berkata demikian yang ia tujukan untuk keluarga besarnya ia tau sang Papa pasti tengah menyaksikan konferensi pers itu
juga Merry yang selalu ingin menikahinya keluarga Merry sangat berambisi ingin memiliki posisi terhormat dengan menikahkan putri mereka dengan Adam seorang keturunan bangsawan
Sarra mengelus tangan Adam yang tak pernah lepas menggenggam tangannya ia mengulas senyumnya terharu akan apa yang dikatakan Adam
''maaf Nona Sarra , anda wanita yang sangat cantik kabarnya anda adalah putri sulung keluarga Lim, Kakak dari model Rarra Lim
juga cucu dari Kakek Surya pemilik perkebunan terkaya di puncak apa itu benar?,
dan kapan kalian melangsungkan pernikahan kalian ?''
salah seorang karyawan memberikan pertanyaan pada Sarra dengan menyorot kameranya secara langsung pada Sarra wartawan pria itu menatap Sarra dengan kagum akan kecantikan yang Sarra miliki
Adam yang sadar akan tatapan sang wartawan sedikit kesal dan sengaja ia berdehem membuat isyarat sang wartawan nampak gelagapan
''itu benar, apa yang kalian dengar memang benar adanya saya putri sulung keluarga Lim dan cucu tunggal dari Kakek Surya
kebetulan Ayah dan Ibu juga hadir seperti yang kalian lihat mereka ada disampingku ''
''dan pernikahanku dilangsungkan sebulan yang lalu, Kakek Surya sebagai wali nikah saya, karna saat ini Kakek sedang masa panen, hingga tak bisa untuk hadir disini tapi kalian bisa mengkomfirmasinya secara langsung dengan Kakekku,Lex....
Sarra meminta Alex menghubungkan vidieo call secara langsung dengan sang Kakek dan menampilkannya di monitor Adam tersenyum bangga
Sarra begitu tenang menjawab semua pertanyaan para wartawan yang awalnya Sarra terlihat gugup kini malah terlihat tenang
konferensi pers pun berahir dengan berjalan lancar dan berlanjut ke acara resepsi pernikahan Adam dan Sarra yang di gelar di Hotel mewah milik Adam
suasana pesta nampak meriah dihadiri rekan bisnis juga kolega Adam dan mendiang sang Kakek Mahendra a
acara resepsi juga disiarkan secara langsung oleh semua stasiun televisi dan menjadi trending topik pemberitaan baik media cetak maupun elektronik
Sarra nampak cantik dengan gaun pengantin sederhana yang ia kenakan bersama Adam ia duduk di singgasana pelaminan menjadi raja dan ratu sehari
senyum bahagia terukir di bibir keduanya dan tangan yang tak pernah terlepas satu sama lain saling menggenggam
ucapan selamat terucap dari mereka yang hadir di pesta itu Prasetyo dan Sinta memperhatikan Adam yang terlihat begitu mencintai Sarra sebagai orang tua melihat putri mereka bahagia ikut bahagia dan terharu
Rarra yang melihat mewah dan megahnya pesta resepi itu semakin geram kepada Sarra rasa iri selalu merasuki dirinya
Vino yang sadar akan kekesalan Rarra hanya bisa mengheula napasnya dengan berat
Sarra Lim
Adam Mahendra
Alexander Satya
''yang penasaran akan sosok Alex ini aku kasih visualnya ππ