
''emmmhhh... sayang.... aahhh... ahhhh
******* Sarra terdengar memecah keheningan di dalam kamar mandi dalam dekapan Adam di bawah guyuran hangatnya air shower Adam mengulangi kembali ritual malam pertamanya bersama Sarra dengan hasrat rindu yang menggebu keduanya terus berpacu menikmati madu cinta mereka
''ahhkkk... ahhhkkk''
Adam mengerang dengan hebatnya saat ia merasakan sensasi kenikmatan yang membuatnya ingin terus menikmati kebersamaanya dengan sang istri dengan berpegangan pada bahu Adam Sarra menggigit bibir bawahnya merasakan sesuatu di bawah sana memasukinya membuatnya melayang menuju puncak nya
Adam memagut bibir Sarra yang terlihat begitu sexy baginya dan sayang untuk ia lewatkan
Sarra menikmati pagutan Adam di bibirnya dalam keadaan basah kuyup keduanya seolah terlena dengan sensasi itu membuat mereka semakin di buai kenikmatan
Adam mematikan air dengan masih memangku tubuh Sarra yang melingkarkan kakinya di pinggang Adam
''kita lanjutkan di tempat tidur''
bisik Adam dan Sarra mengangguk pelan tanda setuju dengan kembali saling memagut Adam membawa Sarra keluar dari kamar mandi dalam keadaan tubuh keduanya polos Adam merebahkan tubuh Sarra dengan perlahan
Adam mengungkung tubuh Sarra ia menciumi kening Sarra yang memar dengan penuh perasaan cinta dan terluka melihat sang istri terluka Sarra memejamkan kedua matanya merasakan cinta dan ketulusan yang Adam berikan untuknya
tak ingin larut dalam rasa bersalahnya Adam kembali mencumbu Sarra dengan menyusuri leher jenjang Sarra
membuat Sarra melenguh menikmati sentuhan Adam ia meremas rambut Adam dengan napas terengah
Adam terua memberikan sentuhan yang membuat Sarra terbuai rasa nikmat dengan lihainya pria itu meremas menikmati puncak gunung kembar Sarra dengan insten membuat tubuh Sarra blingsatan dan menginginkan lebih
''sayang... emmmm..... aahhh... ''
tak berhenti di situ Adam menyusuri tubuh indah Sarra tanpa terlewat satu inci pun kedua tangan Adam menjelajah kemanapun insting lelakinya menuntun dengan lihainya ia memainkan jari- jarinya di pusat kenikmatan Sarra
''nikmatilah apa yang aku berikan untukmu''
bisik Adam dengan cepat ia memainkan surga dunianya di bawah sana Sarra meremas rambut Adam yang asyik bermain di bawah sana membuat Sarra tak kuasa menahan ******* di bibirnya menjeritkan nama Adam
''aahhh.... Mas... aku ... sudah tidak tahan .. aahh''
Sarra meracau merasakan sesuatu yang menderanya bertubi-tubi tanpa jeda Adam bangkit dari bawah sana sembari mengusap bibirnya dan tersenyum puas pria itu memposisikan dirinya kembali merasuki tubuh Sarra tanpa memberikan jeda membuat Sarra semakin meracau di bawah kungkungannya
''aaahhkkk.... kau sungguh nikmat sayaang .... ahhh''
racau Adam dengan menaikan tempo permainannya
Sarra berpegangan pada bahu Adam dengan mendesah dan meracaukan nama Adam berulang kali membuat Adam tersenyum bahagia
bisik Adam
''aku mencintai mu Mas.... aku sangat mencintaimu''
jawab Sarra membuat Adam senang
''kau suka dengan caraku ini ahh.... ''
racau Adam di tengah kubangan nikmat itu ia meracau menyebut nama Sarra
''aku suka... sangat suka , aku hanya menginginkankanmu mas hanya kau... emmmhhh jangan buat aku tersiksa lagi oleh rasa ini sayang emmm..... ahhh''
Sarra membalik ke adaan kini ia yang memimpin permainan dengan liar ia mencumbu tubuh Adam membuat Adam terkejut namun juga senang Sarra mencumbu dirinya dengan liar dan terlihat begitu sexy di matanya
''aku ingin puas malam ini...kau milikku Adam Mahendra''
lirih Sarra dengan sorot mata sendu penuh damba
''tentu saja Nyonya Mahendra aku milikmu, sampai kapanpun hanya milikmu''
Adam menarik tengkuk Sarra dan memagut bibir mungil penuh candu itu
''I Love You Adam Mahendra suamiku''
Sarra mengulas senyum di bibirnya dan kembali ia mencumbu bibir Adam dengan penuh perasaan dengan liarnya ia menikmati tubuh kekar itu dan meninggalkan beberapa jejak kepemilikannya di tubuh sang suami membuai Adam dengan kenikmatan yang ia berikan
''aahhh.... yess baby... faster... faster ahh''
racau Adam saat Sarra mendera nya dengan kenikmatan tubuh keduanya melengking bersamaan kala rasa itu datang mendera keduanya dengan napas terengah Adam memeluk dan mengelus punggung Sarra yang berada di atas tubuhnya
Adam membenahi rambut Sarra yang jatuh berantakan menutupi wajahnya
''terima kasih sayang''
''I Love You Sarra Lim ''
''I Love You too ''
Sarra menjatuhkan dirinya kedalam pelukan Adam dengan tubuh masih menyatu satu sama lain Adam menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka karna kelelahan keduanya pun tertidur tanpa terasa menuju mimpi indah mereka