My Husband Is My Protector

My Husband Is My Protector
Saling memahami



selesai dengan berdandan Sarra menyimpan handuk nya ke tempat cucian kotor lalu kembali ke tempat tidur dan mematikan lampu di meja nakasnya dengan perlahan tak ingin membuat Adam terganggu Sarra mulai memejamkan matanya kembali


Adam yang memang terbangun membuka mata dan melihat Sarra berbaring disampingnya wangi dari tubuh dan rambut Sarra membuat Adam tergoda apalagi dengan lingeri yang Sarra pakai ditubuhnya membuat sesuatu dalam dirinya meronta-ronta yang sedari tadi ia tahan


tanpa bisa ditahan lagi Adam memeluk tubuh Sarra dari belakang salah satu tangannya menyelusup dan meremas salah satu bukit kembar Sarra dan satu tangannya sudah berselancar di bawah sana bermain dengan lihai bibir Adam tak tinggal diam ia menciumi punggung dan leher Sarra dari belakang Sarra yang tertidurpun melenguh dengan sentuhan -sentuhan Adam


''emmh... Mas Adam.... ahhh''


Sarra meremas rambut Adam yang menyesap di lehernya


''Mas menginginkanmu sayang..., kau begitu menggoda... sudah lama kita tak melakukannya Mas merindukanmu ''


lirih Adam ditelinga Sarra yang mengangguk pelan akan permintaan Adam membuat pria itu tersenyum senang dengan anggukan Sarra


dengan posisi menyamping Adam mencumbu Sarra dengan kedua tangan yang menjajah tubuh Sarra


''Mas... ahh.... ahhh... emmmhhh.... aahh''


Sarra mulai mengeluarkan suara-suaranya membuat Adam semakin bersemangat memberikan sentuhan -sentuhannya Sarra menekan kepala Adam agar semakin dalam menyesap kedua bukit kembarnya tanpa sadar keduanya kini sudah dalam keadaan polos Sarra benar-benar dibuat blingsatan dengan apa yang Adam lakukan


Adam memangku tubuh Sarra dan memegangi tubuh istrinya itu yang duduk dipangkuannya dengan tubuh menempel satu sama lain Sarra mengigit bibir bawahnya saat merasakan tubuhnya mulai di dera rasa nikmat Adam ******* bibir Sarra dengan rakusnya


''ahh... sayang... kau semakin membuatku tergila-gila ''


''aahh.... ini sangat sempit kau sungguh nikmat sayang.... ahhh''


racau Adam dengan memeluk pinggang Sarra yang tak kalah meracau dan memjeritkan namanya di atas pangkuan Adam


''emm... aaahh.... ahhh.... Mas.... aahhh''


racau Sarra dengan berpangku pada bahu Adam wanita itu terus memacu tubuhnya membuat Adam semakin menggila dengan cepat Adam membalik tubuh Sarra dan kini Adam yang memimpin permainan di kecupnya punggung Sarra saat Adam merasuki kembali tubuh Sarra dari belakang


Sarra bertumpu pada tempat tidur dimana Adam memegangi pinggangnya memacu tubuhnya Sarra benar -benar di buat tak berdaya malam itu dengan bermacam gaya dan posisi Adam mengexplore tubuh Sarra tanpa rasa lelah


''Mas... aaaahhh.... ''


jerit Sarra kala Adam mengungkung tubuhnya dan mengangkat kaki Sarra ke bahu Adam pria itu semakin menaikan tempo permainannya membuat Sarra melayang dengan rasa nikmat yang ia berikan


Sarra membelitkan kedua kakinya kepunggung Adam saat tubuh Adam melengking dengan hebatnya bersamaan dengan erangan mereka berdua napas keduanya terengah keringat membasahi tubuh juga pelipis mereka Adam mengecup kening Sarra


''terima kasih I love you my wife''


bisik Adam


''I love you too''


balas Sarra keduanya baru benar-benar terlelap saat pagi menjelang dalam keadaan polos keduanya tidur berpelukan dalam satu selimut Sarra tidur di dekapan Adam


pagi menjelang seperti biasa Sarra sudah bangun dan menyiapkan sarapan setelah ia selesai membersihkan diri dan menyiapkan keperluan Adam untuk kekantor


Alex menghampiri Sarra yang tengah sibuk mengoles roti


''Sarra,apa kau sudah baikan ?''jangan terlalu lelah kalau kau masih lemah ''


ucap Alex sembari duduk di kursinya Sarra memberikan roti dan kopi untuk Alex sarapan dan juga salad sayuran


''aku baik-baik saja, Kak Alex jangan cemas''


jawab Sarra dengan tersenyum membuat Alex lega tak lama Adam pun datang menghampiri dengan dasi ditangan dan jasnya


''sayang''


panggil Adam dengan merentangkan kedua tangannya Sarra menghampiri sang suami dengan cepat ia mengambil dasi dari tangan Adam dan memberikan ciuman di bibirnya membuat Alex dan Pak Yhang tersenyum dengan kemesraan mereka


''morning kiss''


ucap Sarra yang dibalas senyum bahagia Adam sang istri memasangkan dasi di leher Adam dengan penuh perhatian Adam menatap Sarra yang tengah memasangkan dasi untuknya itu ia menarik pinggang Sarra agar lebih menempel pada dirinya hal itu membuat wajah Sarra memerah karna malu dimana Alex dan Pak Yhang juga melihat mereka


''Mas... apa yang kau lakukan ? jangan begini malu ada Kak Alex dan Pak Yhang''


ucap Sarra dengan tangan menahan dada Adam


''biarkan saja aku memeluk istriku sendiri, bukan istri orang lain ''


tukas Adam


''ya... ya anggap saja kami ini hanya nyamuk bagi kalian dasar bucin''


ledek Alex membuat Adam melotot dan Sarra tersenyum malu begitu juga Pak Yhang


Adam pun melepaskan Sarra dan memutuskan untuk duduk sarapan Sarra melayani Adam dengan memberikan kopi juga roti isi kesukaan sang suami


Sarra sendiri hanya meminum susu juga salad sayur membuat Adam heran dengan apa yang Sarra makan belakangan yang tidak mengkonsumsi karbohidrat


''sayang, kenapa belakangan ini kulihat makan mu tidak benar hanya makan sayur atau buah , apa kau sedang diet ? kau sudah cukup langsing kenapa kau menyiksa dirimu lagi''


tutur Adam


''aku tidak diet Mas, entahlah beberapa hari ini aku memang tidak mau makan makanan yang berat dari aromanya saja aku sudah mual ''


tukas Sarra membuat Adam , Alex dan Pak Yhang saling pandang satu sama lain dengan pemikiran sama


''lebih baik kau bawa Sarra ke Dokter, Bos biar semua jelas''


ucap Alex


Adam mengangguk semoga saja apa yang ada dalam pikirannya menjadi kenyataan Sarra menatap kedua pria itu tak mengerti namun ia mencoba untuk diam saja karna dia juga merasa ada yang aneh pada dirinya